PENDIDIKAN

Saksikan Perekaman KTP–El di SMAN 1 Baubau, Pj Walikota Dr Rasman Terus Dorong Baubau Jadi Kota Smart City

BAUBAU, DT-Fungsi KTP selain sebagai dokumen dasar kependudukan, juga sangat berguna bagi pembangunan Kota Baubau. Mulai dari identifikasi penduduk, hingga nanti sudah sampai pada level Smart City. Smart City itu artinya semua transaksi semua interaksi menuju ke arah digitalisasi.“Saksikan Perekaman KTP–El di SMAN 1 Baubau, Pj Walikota Dr Rasman Terus Dorong Baubau Jadi Kota Smart City.”

Saksikan Perekaman KTP--El di SMAN 1 Baubau, Pj Walikota Dr Rasman Terus Dorong Baubau Jadi Kota Smart City
Saksikan Perekaman KTP–El di SMAN 1 Baubau, Pj Walikota Dr Rasman Terus Dorong Baubau Jadi Kota Smart City

Demikian dikatakan Pj Wali Kota Baubau Dr Muh Rasman Manafi, SP, M.Si saat mewakili Pj Gubernur Sultra dalam proses perekaman KTP-el pemilih pemula anak usia 17 tahun ke atas di aula SMAN 1 Baubau Senin (16/10/2023).
Baubau menurut Dr Muh Rasman, merupakan daerah yang sangat tua, daerah yang berkembang sudah 482 tahun dan secara otonom berusia 22 tahun serta daerah ini sudah lama berkembang sejak zaman Kesultanan Buton. Artinya, Baubau sudah memiliki banyak pengalaman dalam mengelola penduduknya.

“Hari ini kita sudah masuk untuk mengidentifikasi sekaligus merekam KTP penduduk kita dimulai dari masyarakat hingga sekolah-sekolah. Saya sangat berharap apa yang yang sudah dilakukan oleh SMAN1 Baubau ini itu juga dilaksanakan oleh sekolah-sekolah yang lain. Jadi untuk menjadi perhatian kepala sekolah, Kadis pendidikan segera melakukan percepatan penyelesaian perekaman ini.. Kalau perlu akhir bulan ini sudah selesai,”,ungkapnya.

baca juga:

Dr Muh Rasman menyampaikan terima kasih kepada Provinsi Sultra yang telah menjemput bola melaksanakan rekam KTP langsung ke sekolah-sekolah di Baubau.

“Jadi total DP4 Dapodik siswa dan siswi Kota Baubau itu jumlahnya 2.479 orang dan yang merekam itu baru 705 orang berarti masih ada 1.774 orang yang harus melakukan perekaman dan tahun ini harus sudah selesai semua. Ini merupakan kerja sama kita juga bersama pemerintah Provinsi Sultra,”tegasnya.(*)

Berita Lainnya:

Festival Mewarnai 2023 di Mako Dandim 1413/Buton Ajang Melatih Fokus dan Kreatifitas Anak Sekolah TK di Baubau

BAUBAU, BP-Dalam rangka memperingati HUT TNI ke 78 Mako Dandim 1413/Buton menggelar festival mewarnai 2023. Kegiatan ini sekaligus merupakan rangkaian dalam memeriahkan 5 Oktober 2023. “Festival Mewarnai 2023 di Mako Dandim 1413/Buton Ajang Melatih Fokus dan Kreatifitas Anak Sekolah TK di Baubau.”

Koordinator Iven Organizer Annas mengungkapkan jumlah peserta yang ikut festival mewarnai sekitar 350 orang berasal dari 30 sekokah TK di Baubau.

Guru TK PO5 dan Dirut PT Faren Grafika Andina Latief mendampingi siswi TK PO5 Salvana Tri Azahra Ardi, Festival Mewarnai 2023 di Mako Dandim 1413/Buton Ajang Melatih Fokus dan Kreatifitas Anak Sekolah TK di Baubau
Guru TK Negeri PO5 palagimata dan Dirut PT Faren Grafika Andina Latief mendampingi siswi TK PO5 Salvana Tri Azahra Ardi, Festival Mewarnai 2023 di Mako Dandim 1413/Buton Ajang Melatih Fokus dan Kreatifitas Anak Sekolah TK di Baubau

Annas Mengatakan peserta terbanyak dari TK Negeri Setia yang me gutus 27 peserta menyusul TK Alquran 26 orang, TK Banca Patola 23 peserta. Sementara TK Negeri PO5 dan TK lainnya mengutus rata-rata antara 9 hingga 13 siswanya.

“Juaranya nanti ada 7 orang yaitu juara 1,2,3, lalu juara favorit, lalu juara harapan 1,2 dan 3. Para juara nantinya akan mendapatkan hadia berupa tabungan anak dari Bank Syariah Indonesia (BSI),” ungkap Annas, Minggu (01/10/2023)

Ketua Juri Festival Mewarnai 2023 Herry Kisswanto mengatakan sebetulnya kriteria dalam lomba mewarnai untuk tingkat Taman Kanak-kanak ini fokus pada kreatifitas anak menempatkan warna pada gambar yang disediakan panitia.

baca juga:

Siswa di Buton Utara Diberi Pelajaran PBB dari Anggota Satgas TMMD Ke 117

Dua Paskibraka Nasional 2023 Wiradinata Setya Persada dan Nadira Syalvallah Wakili Sultra Tiba di Baubau

“Ini merupakan dasar dalam pembelajaran dalam seni melukis untuk anak TK dalam memberikan warna. Jadi ini bukan soal juaranya ya,,, tapi kita melatih fokus anak dan kreatifitasnya. Jadi mewarnai yang dilakukan anak biar tidak sesuai dengan obyek yang sesungguhnya. Kan anak TK begini mana tau dia warna baju tentara atau mobil tank,” jelas Herry Kisswanto yang juga merupakan Ketua Paseba Paguyuban Seniman Rupa Baubau. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *