KULINER

Resep Ikan Bakar Sambel

Ikan Bakar Sambel 🔥🐟

Resep Ikan Bakar Sambel 🔥🐟
Resep Ikan Bakar Sambel 🔥🐟

🐟 Bahan Ikan:
1 ekor ikan (nila/gurame/bandeng) 🐟
1 buah jeruk nipis 🍋
Garam secukupnya 🧂

🌶️ Bumbu Halus:
5 siung bawang merah 🧅
3 siung bawang putih 🧄
5 buah cabai merah 🌶️
3 buah cabai rawit (sesuai selera) 🔥
1 buah tomat 🍅
1 sdt terasi (opsional)
Garam & gula secukupnya 🧂

🔥 Cara Membuat:
Lumuri ikan dengan jeruk nipis & garam, diamkan 10 menit 🐟
Haluskan semua bumbu, lalu tumis sampai harum 🌶️
Oleskan bumbu ke ikan (sisakan sedikit untuk sambal)
Bakar ikan sambil dibolak-balik sampai matang & harum 🔥
Sajikan dengan sisa sambal di atasnya 😋

🍽️ Tips:
Olesi ikan dengan sedikit kecap manis biar makin gurih & mengkilap 🤤
Bisa pakai teflon kalau nggak ada arang 👍

Sumber: Resep Makanan Enak

=======================

baca Berita Lainnya:

Bupati Buteng Dr Azhari Tekankan Persaudaraan dan Dukungan Pembangunan Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah

BUTENG, DURASITIMES.COM -Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Buton Tengah untuk memperkuat pesan persatuan di tengah masyarakat. Bupati Buton Tengah, Dr. Azhari, S.STP., M.Si., mengajak warga menjadikan Idulfitri sebagai titik balik mempererat kebersamaan dan mendukung pembangunan daerah. “Bupati Buteng Dr Azhari Tekankan Persaudaraan dan Dukungan Pembangunan Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah,”

Bupati Buteng Dr Azhari Tekankan Persaudaraan dan Dukungan Pembangunan Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah
Bupati Buteng Dr Azhari Tekankan Persaudaraan dan Dukungan Pembangunan Momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah

Ajakan tersebut disampaikan dalam sambutan sebelum pelaksanaan Salat Idulfitri yang dipusatkan di Lapangan Lembah Hijau, Mawasangka, Sabtu (21/03/2026).

Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.

“Keberhasilan pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Kita butuh kebersamaan dan dukungan seluruh warga,” ujar Dr. Azhari.

Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan program sosial pemerintah, termasuk Sekolah Rakyat yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan menjadi fondasi utama dalam mendorong kemajuan daerah di masa depan.

Selain sektor pendidikan, pemerintah daerah juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan ruas jalan di wilayah Mawasangka serta jalur strategis Labungkari–Lakudo.

F04.1C

Program tersebut diharapkan mampu membuka akses ekonomi masyarakat serta mempercepat konektivitas antarwilayah di Buton Tengah.

Di sisi lain, Bupati turut menyinggung pentingnya pembinaan generasi muda sebagai bagian dari investasi sosial jangka panjang.

“Ini bagian dari ikhtiar kita menjaga generasi agar tetap berada pada jalur yang positif,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pembatasan terhadap aktivitas tertentu bukanlah bentuk pembatasan kebebasan, melainkan langkah preventif untuk menjaga nilai sosial dan moral di tengah masyarakat.

Dalam konteks yang lebih luas, Bupati mengingatkan bahwa Idulfitri memiliki makna historis sebagai momentum rekonsiliasi dan penguatan solidaritas. Secara nasional, tradisi mudik dan Salat Id berjamaah telah menjadi simbol kuat persatuan bangsa Indonesia sejak masa awal kemerdekaan.

Bahkan, dalam catatan sejarah, perayaan Idulfitri di Indonesia kerap menjadi ruang sosial yang mempertemukan berbagai lapisan masyarakat tanpa sekat, memperkuat identitas kebangsaan yang majemuk.

Secara global, Idulfitri juga dikenal sebagai momen persatuan umat Islam di seluruh dunia, yang dirayakan secara serentak setelah berakhirnya Ramadan, memperlihatkan nilai universal tentang perdamaian dan solidaritas lintas negara.

Dalam sambutannya, Dr. Azhari juga menekankan makna simbolik pelaksanaan Salat Id di satu lokasi terbuka yang diikuti masyarakat secara bersama-sama.

“Lapangan ini adalah milik bersama. Di sinilah kita bersatu tanpa sekat,” ujarnya.

baca juga:

  1. Sekda Armin Pimpin Rapat Evaluasi APBD 2025, Pemkab Buteng Fokus Perbaikan Tata Kelola Anggaran
  2. Bupati Buton Tengah Azhari Terbitkan Edaran Pembatasan Aktivitas di Bulan Ramadhan 1447 H

Ia menambahkan bahwa tradisi berkumpul di ruang publik saat Idulfitri harus terus dijaga sebagai warisan sosial yang memperkuat kohesi masyarakat.

Pelaksanaan Salat Id di Lapangan Lembah Hijau Mawasangka sendiri diikuti ratusan warga yang datang dari berbagai wilayah, mencerminkan antusiasme dan semangat kebersamaan masyarakat Buton Tengah.

Di akhir sambutannya, Bupati kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Idulfitri sebagai momentum memperbaiki hubungan sosial sekaligus memperkuat komitmen dalam membangun daerah.

“Idulfitri adalah saat yang tepat untuk saling memaafkan dan kembali bersatu,” tuturnya.

Dengan semangat tersebut, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah berharap masyarakat dapat terus menjaga persatuan, mempererat solidaritas, serta berperan aktif dalam mendorong kemajuan daerah secara berkelanjutan.(*)

Visited 22 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *