EKONOMIKOTA BAUBAUSULTRA

ASDP Digitalisasi Tiket Baubau–Waara, Antrean Berkurang dan Manifes Lebih Akurat

BAUBAU, DURASITIMES.COM – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Baubau menerapkan sistem pembelian tiket elektronik (e-ticketing) pada lintasan penyeberangan Baubau–Waara sejak 19 Oktober 2026. Digitalisasi layanan ini ditujukan untuk mempermudah pembelian tiket, mengurangi antrean di pelabuhan, menekan praktik percaloan, sekaligus meningkatkan akurasi data penumpang dalam manifes kapal demi mendukung keselamatan pelayaran. “ASDP Digitalisasi Tiket Baubau–Waara, Antrean Berkurang dan Manifes Lebih Akurat,”

ASDP Digitalisasi Tiket Baubau–Waara, Antrean Berkurang dan Manifes Lebih Akurat
ASDP Digitalisasi Tiket Baubau–Waara, Antrean Berkurang dan Manifes Lebih Akurat

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Baubau, Capt. Amir, mengatakan layanan tersebut mulai dapat digunakan masyarakat pada 19 Oktober 2026 pukul 13.00 Wita. Calon penumpang dapat memesan tiket secara daring melalui laman resmi Ferizy sebelum berangkat ke pelabuhan.

“Dengan adanya e-ticketing ini, masyarakat bisa membeli tiket dari rumah. Jadi, tidak harus mengantre dan tidak perlu melalui calo. Pengguna jasa bisa melakukan reservasi sendiri sebelum berangkat ke pelabuhan,” kata Amir, Selasa (27/10/2026).

Menurut Amir, penerapan tiket elektronik juga menjadi bagian dari upaya memperbaiki tata kelola pelayanan penyeberangan melalui pencatatan identitas penumpang yang lebih tertib. Data yang dimasukkan saat pemesanan diharapkan sesuai dengan kartu tanda penduduk (KTP), sehingga informasi dalam manifes kapal lebih akurat dan dapat membantu proses administrasi apabila terjadi kecelakaan.

“Kalau pengguna jasa membeli tiket melalui Ferizy, namanya langsung terdaftar dalam manifes kapal. Karena itu, kami berharap nama yang dicantumkan sesuai dengan identitas di KTP,” ujarnya.

Meski menawarkan kemudahan, ASDP mengantisipasi kendala pada masa awal penerapan, terutama bagi warga yang belum terbiasa menggunakan layanan digital. Perusahaan menyiapkan petugas teknologi informasi dan pelayanan tiket untuk memberikan edukasi serta mendampingi calon penumpang, termasuk kelompok lanjut usia (lansia).

Digitalisasi ini bukan langkah pertama ASDP Cabang Baubau. Sistem serupa telah diterapkan pada lintasan Kendari–Langara sejak Februari 2026. Menurut Amir, sekitar 50 persen pengguna jasa pada lintasan tersebut kini telah membeli tiket melalui aplikasi. ASDP selanjutnya berencana memperluas penerapan e-ticketing secara bertahap ke lintasan komersial lainnya, antara lain Tampo–Torobulu dan Labuan–Amolengo.

Secara historis, digitalisasi tiket penyeberangan di Indonesia berkembang seiring transformasi layanan transportasi dan kebutuhan pencatatan penumpang yang lebih terintegrasi. ASDP memperkenalkan platform Ferizy pada 2020 untuk memperluas pemesanan tiket penyeberangan secara daring. Di tingkat internasional, Organisasi Maritim Internasional (IMO) juga mendorong peningkatan keselamatan pelayaran melalui penerapan standar keselamatan kapal dan pengelolaan informasi pelayaran. Dalam konteks Baubau–Waara, manfaat sistem baru ini akan bergantung pada ketepatan data identitas, kesiapan petugas, dan kemampuan masyarakat beradaptasi dengan layanan digital.

baca juga:

  1. Tekan Kecelakaan, Satlantas Polres Baubau Sasar 10 Pelanggaran Prioritas Dioperasi Patuh Anoa 2026 Selama 14 Hari, Polisi Prioritaskan Keselamatan Pengendara
  2. Siapkan 8–10 Atlet, IMI Baubau Andalkan Seleksi Objektif Menuju Porprov 2026 …

Penerapan e-ticketing diharapkan membuat proses pembelian tiket lebih praktis sekaligus memperkuat ketertiban administrasi penumpang. ASDP masih perlu memastikan pendampingan berjalan efektif agar manfaat digitalisasi dapat dirasakan seluruh pengguna jasa, tanpa mengesampingkan aspek keselamatan dan aksesibilitas layanan.(*)

baca berita lainnya:

OSN hingga FLS3N 2027, Samsuriati AH Pacu Persiapan Siswa SMA Negeri 1 Baubau Menuju Kompetisi 2027

BAUBAU, DURASITIMES.COM – SMA Negeri 1 Baubau mulai mematangkan persiapan menghadapi tiga ajang kompetisi siswa tingkat kabupaten/kota yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2027. Sekolah menyiapkan pembina, program latihan, serta kebutuhan pendukung untuk Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), dan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N). “OSN hingga FLS3N 2027, Samsuriati AH Pacu Persiapan Siswa SMA Negeri 1 Baubau Menuju Kompetisi 2027,”

OSN hingga FLS3N 2027, Samsuriati AH Pacu Persiapan Siswa SMA Negeri 1 Baubau Menuju Kompetisi 2027
OSN hingga FLS3N 2027, Samsuriati AH Pacu Persiapan Siswa SMA Negeri 1 Baubau Menuju Kompetisi 2027

Kepala SMA Negeri 1 Baubau, Samsuriati AH, S.Pd., M.M., mengatakan pembinaan telah dimulai sejak Oktober 2026 dengan frekuensi satu kali dalam sepekan hingga November. Tahap awal ini difokuskan pada pendampingan siswa oleh pembina yang telah ditetapkan sesuai bidang kompetisi.

“Langkah awal adalah memilih pembina. Setelah pembina terpilih, mereka akan melaksanakan pembinaan kepada peserta didik yang mengikuti lomba,” kata Samsuriati saat diwawancarai Baubau Post, Jumat (23/10).

Untuk menunjang persiapan, sekolah berkomitmen menyediakan kebutuhan belajar dan latihan sesuai cabang yang diikuti. Peserta OSN akan didukung dengan buku-buku olimpiade dan bahan pembelajaran, sedangkan peserta FLS3N memperoleh dukungan perlengkapan untuk bidang seni, termasuk seni kriya dan desain poster. Pembinaan juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan siswa di bidang olahraga melalui O2SN.

“Apa yang menjadi kebutuhan peserta didik dalam mengikuti lomba akan dipenuhi oleh sekolah, termasuk buku olimpiade dan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk lomba seni,” ujar Samsuriati.

Persiapan lebih awal tersebut menjadi bagian dari upaya sekolah meningkatkan daya saing peserta didik di bidang akademik, olahraga, seni, dan sastra. Dengan pembinaan terarah serta dukungan fasilitas, sekolah berharap siswa memiliki waktu yang memadai untuk mengembangkan kemampuan sebelum kompetisi tingkat kabupaten/kota pada Mei 2027.

Optimisme itu turut ditopang prestasi sebelumnya. Dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Jadi Kota Baubau dan 25 tahun Baubau sebagai daerah otonom, SMA Negeri 1 Baubau meraih juara pertama lomba nyanyi solo lagu daerah dan juara kedua cabang bulu tangkis. Capaian tersebut menjadi modal untuk mendorong prestasi siswa pada ajang berikutnya.

baca juga:

  1. Layar Makin Canggih, Karakter Jangan Tertinggal: Paradoks Digitalisasi dan Peran Guru di Sekolah Dasar
  2. Lindungi Kesehatan Siswa, Baubau Terapkan Pembelajaran Daring akibat Kabut Asap, Kualitas Udara …

Secara nasional, OSN menjadi salah satu wahana pengembangan talenta sains peserta didik, sedangkan O2SN mendorong pembinaan prestasi olahraga dan FLS3N memberi ruang bagi kreativitas seni serta sastra. Dalam konteks internasional, pengembangan kemampuan sains, olahraga, dan seni sejak usia sekolah juga sejalan dengan pendekatan pendidikan holistik yang menekankan penguasaan pengetahuan, keterampilan, kreativitas, dan karakter. Karena itu, persiapan SMA Negeri 1 Baubau menjadi langkah awal untuk mengembangkan potensi siswa secara lebih terencana. (*)

 

 

Visited 1 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *