KORAN ONLINE

Koran Online Baubau Post Edisi 28 September 2026

Koran Online Baubau Post Edisi 28 September 2026

BACA Koran Online Baubau Post Edisi 28 September 2026 Versi PDF

 

 

baca Koran Online Baubau Post Edisi 28 September 2026

01 8 02 8 03 8 04 8 05 8 06 8 07 8 08 8

baca juga Koran Online Baubau Post Edisi 28 lainnya:

  1. Koran Online Baubau Post Edisi 24 September 2026
  2. Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 23 September 2026

baca berita lainnya:

Aksi Bergizi di SMA Negeri 1 Lapandewa Sasar Pencegahan Anemia Remaja, Lima Siswi Minum TTD Serentak Cegah Anemia

BUTON SELATAN, DURASITIMES.COM — SMA Negeri 1 Lapandewa, Kecamatan Lapandewa, menjadi lokasi penguatan pencegahan anemia dan stunting melalui Gerakan Cegah Stunting lewat Aksi Bergizi di Sekolah, Kamis (24/9/2026). Kegiatan tersebut menggabungkan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), Cek  Kesehatan Gratis (CKG), serta penandatanganan nota kesepahaman Gerakan Sekolah Sehat. “Aksi Bergizi di SMA Negeri 1 Lapandewa Sasar Pencegahan Anemia Remaja, Lima Siswi  Minum TTD Serentak Cegah Anemia,”

 

Aksi Bergizi di SMA Negeri 1 Lapandewa Sasar Pencegahan Anemia Remaja, Lima Siswi Minum TTD Serentak Cegah Anemia
Aksi Bergizi di SMA Negeri 1 Lapandewa Sasar Pencegahan Anemia Remaja, Lima Siswi Minum TTD Serentak Cegah Anemia
Kesehatan

Pelaksanaan Aksi Bergizi di SMA Negeri 1 Lapandewa ditandai dengan konsumsi TTD secara serentak oleh lima siswi bersama para siswa lainnya. Langkah tersebut diarahkan untuk membentuk kebiasaan hidup sehat sekaligus meningkatkan kesadaran remaja putri terhadap pentingnya pencegahan anemia sejak usia sekolah.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, Sijatiku, SKM., M.Kes., mengatakan perhatian terhadap siswa SMA menjadi bagian penting dalam pencegahan masalah gizi jangka panjang. Berdasarkan data Sigizikesga/e-PPGBM dan data riil puskesmas hingga Juli 2026, angka stunting Kabupaten Buton Selatan mencapai 18,2 persen dan berada pada urutan ketiga tertinggi. Sementara itu, wilayah Puskesmas Lapandewa mencatat 28,7 persen atau tertinggi kedua setelah Puskesmas Batu Atas Barat.

 

 

“Remaja putri hari ini adalah calon ibu masa depan. Mencegah anemia sejak dini berarti menjaga  kesehatan reproduksi sekaligus menekan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah maupun stunting,” kata Sijatiku.

Menurut Sijatiku, data stunting harus dibaca berdasarkan metode pengukurannya. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 mencatat prevalensi stunting sebesar 38,9 persen, tetapi angka tersebut tidak dapat dibandingkan langsung dengan data Sigizikesga/e-PPGBM karena terdapat perbedaan sumber, metode, dan waktu pengukuran.

 

 

Di SMA Negeri 1 Lapandewa, intervensi tidak hanya menyasar siswa. Pada rangkaian kegiatan yang sama, bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) diberikan kepada dua ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) serta tiga balita penderita stunting dan kurang gizi. Bantuan dari Pemerintah Pusat itu akan diantar langsung ke rumah penerima oleh petugas puskesmas.

 

 

Mewakili Bupati Buton Selatan, Asisten II Setda, Drs. La Safilin, M.Si., menegaskan sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk perilaku sehat generasi muda. “Kesehatan adalah modal utama. Semoga ini bukan seremonial belaka, melainkan awal perubahan pola hidup sehat,” ujarnya. Ia mengajak pemerintah, tenaga kesehatan, sekolah, dan pemerintah desa berkolaborasi menurunkan angka stunting.

 

 

baca juga:

  1. Bupati Buton Selatan H Muh Adios Letakkan Batu Pertama KNMP di Tiga Desa Buton Selatan, Rantai Ekonomi Nelayan Diperkuat
  2. Tambang Diduga Ilegal di Lawela Disidak, Bupati Buton Selatan H Muh Adios Minta Ditertibkan

Penempatan Aksi Bergizi di SMA Negeri 1 Lapandewa juga memperkuat pendekatan pencegahan yang dimulai sebelum seseorang memasuki fase kehamilan. Secara nasional dan global, pencegahan anemia pada remaja putri menjadi bagian dari upaya memperbaiki kesehatan ibu dan anak pada masa mendatang. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Buton Selatan, Kepala Kemenag Buton Selatan, Camat Lapandewa, Kapolsek, Kepala SMA Negeri 1 Lapandewa, para kepala desa, serta para siswa.(*)

 

Visited 9 times, 9 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *