
Bupati Buton Selatan H Muh Adios Kenalkan Pesona Bahari kepada 29 Peserta Sail to Indonesia di Singku Sekaligus Jadi Panggung Persaudaraan
BUTON SELATAN, DURASITIMES.COM – Pantai Singku di Desa Gerak Makmur, Kecamatan Sampolawa, Buton Selatan, menjadi ruang perjumpaan lintas bangsa ketika 29 peserta Sail to Indonesia disambut Pemerintah Kabupaten Buton Selatan melalui Gala Dinner dan South Buton Cultural Night, Selasa (18/8/2026) malam. Perhelatan itu sekaligus dimanfaatkan untuk memperkenalkan kekayaan bahari dan budaya daerah kepada para pelayar mancanegara. “Bupati Buton Selatan H Muh Adios Kenalkan Pesona Bahari kepada 29 Peserta Sail to Indonesia di Singku Sekaligus Jadi Panggung Persaudaraan,”

Kegiatan yang digelar dalam suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut mengangkat tema “Semangat Kemerdekaan RI ke-81, Mengikat Persaudaraan Antarbangsa melalui Pesona Bahari dan Budaya Buton Selatan”. Pemerintah daerah menempatkan kunjungan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, tetapi sebagai sarana membangun jejaring persahabatan sekaligus membuka peluang promosi pariwisata Buton Selatan.
Bupati Buton Selatan Muhammad Adios mengatakan kehadiran para peserta memberikan warna tersendiri bagi masyarakat, terutama warga Desa Gerak Makmur dan wilayah sekitarnya. Menurut dia, interaksi antara peserta dan masyarakat dapat menjadi pengalaman yang memperkenalkan karakter alam serta kebudayaan Buton Selatan kepada komunitas internasional.
“Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Buton Selatan, saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada para peserta Sail to Indonesia yang telah berlabuh dan tinggal bersama kami di Desa Gerak Makmur,” kata Adios.
Selain menikmati panorama pesisir, para peserta memperoleh kesempatan mengenal potensi wisata bahari dan budaya setempat. Pemerintah Kabupaten Buton Selatan berharap pengalaman tersebut dapat memperluas promosi destinasi daerah sekaligus menciptakan manfaat ekonomi bagi masyarakat yang terlibat dalam aktivitas pelayanan wisata dan usaha mikro, kecil, dan menengah.
“Kedatangan peserta Sail to Indonesia ini akan membawa dampak positif bagi perputaran ekonomi yang dirasakan oleh UMKM Buton Selatan,” ujar Adios.
Kehadiran rombongan itu juga memiliki konteks historis dalam perkembangan wisata bahari Indonesia. Sail Indonesia tercatat mulai berlangsung pada Juli 2001, sementara gagasan pengembangan reli pelayaran internasional tersebut telah dirancang sejak 2000. Dalam perjalanannya, kegiatan ini berkembang menjadi sarana memperkenalkan destinasi maritim Indonesia kepada pelayar internasional. Pada 2006 tercatat 96 yacht mengikuti kegiatan tersebut, meningkat menjadi 123 yacht pada 2007. Hingga 2022, penyelenggara mencatat lebih dari 1.200 yacht telah mengikuti rangkaian pelayaran Sail Indonesia.
Sejumlah pejabat turut menghadiri acara tersebut, antara lain Ketua DPRD Buton Selatan Dodi Hasri, Dandim 1413/Buton Letkol Inf Yoni, Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha, Kapolres Baubau AKBP Nur Alam, Kepala Kejaksaan Negeri Buton Sterry Fendy Andih, Danyon TP 871/La Maindo Letkol Inf Wahyu Dwi Kriswanto, serta perwakilan Danpos AL Baubau Paur Ops Kamla Lettu Laut (E) Umar Hatib. Hadir pula Sekda Buton Selatan La Ode Harwanto, Ketua KPU Hastun, Kepala BPN Asnani, anggota DPRD, kepala OPD, para camat, Ketua TP PKK Sitti Norma Adios, Ketua Persit KCK Cabang 48 Kodim 1413/Buton Ny. Anggit Yoni, dan sekitar 100 tamu undangan.
baca juga:
- Bupati Adios Pimpin Upacara HUT RI, Serukan Kerja Nyata untuk Buton Selatan Maju, 72 Paskibraka Sukses Kibarkan Merah Putih
- 500 Pelajar Buton Selatan Ikuti Taptu HUT Ke-81 RI, Bupati H Muh Adios Serukan Persatuan …
Adios mengapresiasi Dinas Pariwisata Buton Selatan dan seluruh panitia yang menyiapkan kegiatan beserta fasilitas pendukung. Sebagai bentuk penghargaan, pemerintah daerah menyerahkan plakat kepada perwakilan peserta sebelum rombongan melanjutkan pelayaran menuju check point berikutnya di Kabupaten Muna Barat. Dengan demikian, persinggahan di Pantai Singku menjadi bagian dari perjalanan panjang Sail to Indonesia yang memadukan pelayaran, pertukaran budaya, promosi pariwisata, dan interaksi ekonomi masyarakat pesisir.(*)
baca berita lainnya:
371 Sertifikat Tanah Diserahkan, PTSL Buton Selatan Capai 4.200 Bidang Terdaftar
BUTON SELATAN, DURASITIMES.COM – Sebanyak 371 warga Desa Gaya Baru, Kabupaten Buton Selatan, kini mengantongi sertifikat tanah setelah Kantor Pertanahan setempat menerbitkan dokumen kepemilikan melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada 10 perwakilan warga, Selasa (18/8/2026).“371 Sertifikat Tanah Diserahkan, PTSL Buton Selatan Capai 4.200 Bidang Terdaftar,”

Capaian tersebut menjadi bagian dari percepatan legalisasi aset pertanahan di Buton Selatan. Hingga 18 Agustus 2026, Kantor Pertanahan Kabupaten Buton Selatan mencatat 4.200 bidang tanah telah terdaftar dari target 5.000 bidang yang ditetapkan untuk 2026. Artinya, realisasi pendaftaran telah mencapai sekitar 84 persen dari target tahunan.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Buton Selatan Asnani mengatakan, khusus Desa Gaya Baru, petugas telah melakukan pengukuran terhadap sekitar 470 bidang tanah. Dari jumlah itu, 371 bidang telah selesai diproses hingga penerbitan sertifikat, sedangkan bidang lainnya masih memerlukan perbaikan data.
“Untuk tahun 2026, Kabupaten Buton Selatan mendapat target 5.000 bidang tanah. Sampai dengan hari ini sudah sekitar 4.200 bidang yang terdaftar,” kata Asnani.
Ia menjelaskan, tidak seluruh bidang yang telah diukur dapat langsung diterbitkan sertifikat. Sejumlah bidang masih menjalani perbaikan data, sementara penerbitan terhadap tanah yang berpotensi menimbulkan sengketa ditunda sampai persoalan hukumnya diselesaikan. Kebijakan itu ditempuh untuk memastikan sertifikat yang diterbitkan memiliki dasar hukum yang jelas.
“Kami tidak akan menerbitkan sertifikat sebelum masalah terselesaikan dengan baik dan benar, demi menjaga kepastian hukum,” ujar Asnani.
Secara nasional, PTSL merupakan bagian dari kebijakan percepatan pendaftaran tanah yang mencakup seluruh bidang tanah di Indonesia. Regulasi PTSL pada 2017 mengatur tahapan mulai dari penetapan lokasi, pengumpulan data fisik dan yuridis, pemeriksaan tanah, hingga penerbitan dan penyerahan sertifikat. Program tersebut kemudian menjadi instrumen penting pemerintah dalam memperluas kepastian hukum atas kepemilikan tanah. Dalam pelaksanaannya, proses pendaftaran tetap mensyaratkan pemeriksaan data dan penyelesaian persoalan hukum sebelum sertifikat diterbitkan.
Penyerahan sertifikat di Gaya Baru dihadiri Bupati Buton Selatan Muhammad Adios, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Buton Selatan Asnani, Kepala Kejaksaan Negeri Buton Sterry Fendy Andih, Ketua DPRD Buton Selatan Dodi Hasri, Sekretaris Daerah Buton Selatan La Ode Harwanto, serta masyarakat penerima sertifikat. Adios mengapresiasi pelaksanaan PTSL karena sertifikat tidak hanya menjadi bukti kepemilikan, tetapi juga memberikan perlindungan hukum terhadap aset masyarakat. Ia meminta warga menjaga dokumen tersebut dan memanfaatkannya secara bijak.
baca juga:
- 500 Pelajar Buton Selatan Nyalakan Obor Kemerdekaan, Bupati H Muh Adios Ajak Pelajar Buton Selatan Warisi Semangat Para Pahlawan
- Bupati H Muh Adios Pesan 72 Paskibraka Buton selatan Jaga Disiplin dan Jiwa Kebangsaan Saat ..,.
Program PTSL di Buton Selatan diharapkan terus mempercepat penataan administrasi pertanahan sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat atas tanah yang mereka miliki. Dengan capaian 4.200 bidang hingga pertengahan Agustus, Kantor Pertanahan masih memiliki pekerjaan untuk menuntaskan sisa target 800 bidang pada 2026.(*)
