PERISTIWA

Cegah Kasus Pertanahan, BPN Kota Baubau Gelar Sosialisasi

BAUBAU, BP – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Baubau mengadakan sosialisasi pencegahan kasus pertanahan tahun 2023, yang dilaksanakan di aula Hotel Mira, Kamis (31/8/2023). “Cegah Kasus Pertanahan, BPN Kota Baubau Gelar Sosialisasi”.

Adapun kegiatan tersebut dihadiri para Camat dan Lura se Kota Baubau serta, Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT) Kota Baubau, dengan narasumber, Kepala Kantor Pertanahan Kota Baubau, Asmanto Mesman, Kasi Datun Kejaksaan Negeri Baubau Nova Aulia Pagar Alam dan Kanit II Tipidter Sat Reskrim Polres Baubau Aipda Sufriadi Beni

asli5
Cegah Kasus Pertanahan, BPN Kota Baubau Gelar Sosialisasi

Adapun tema yang diangkat yaitu ‘Kolaborasi dan Sinergitas Pemerintah dan masyrakat dalam mencegah dan mengatasi sengketa/konflik pertanahan’

Kepala Kantor Pertanahan Kota Baubau, Asmanto Mesman saat dikonfirmasi mengatakan, dengan adannya sosialisasi ini untuk mencegah adanya mafia tanah yang sudah meresahkan. Dimana mafia tanah di Kota Baubau sudah masuk dengan pengakuan tanah adat

“Pontensi mafia tanah sudah mulai masuk, hanya penangannya saat ini pihak kepolisian hanya menerima laporan, sebab korban hanya melapirkan pengurusakan dan penyerobatan,” jelasnya

Lanjutnya, sosialisasi ini juga terkait sengketa konflik, yang sudah ada di beberapa wilayah di Kota Baubau, utamanya di Kelurahan Labalawa, Kecamatan Betoambari. Dimana, pihak kelurahan juga bisa memastikan surat-surat yang dimiliki memang benar dan tidak tumpa tindi surat yang telah dibuat.

baca juga:

KSDA Buton Utara II Kembali Gagalkan Ilegal Logging Jenis Kayu Besi di Desa La Uki

“Seperti Ada surat tanah yang dibuat Lura sebelumnya, Lura baru dibuatkan lagi dengan orang yang berbeda, sehingga bisa mengakibatkan konflik dikemudian hari,” uakapnya.

Selain itu, dengan adannya sosialisasi ini agar pihak kelurahan cermat untuk pembuatan surat-surat tanah. Dengan selalu teliti, cermat, dan mempelajari seluruh riwat-riwat, sehingga tidak menimbulkan konflik dan adanya sengketa.

“Ada beberapa seketa yang timbul karena, terdapat dua surat-surat keterangan pada satu obyek tanah. Jadi kami juga mengundang para notaris, karena mereka juga membuat surat-surat tanah mengenai akta jual beli, sehingga dipastikan kepemilikan tanahnya,” tutupnya.(*)

 

Berita Lainnya:

Pulang dari HUT Buton Tengah, Kapal Pincara Tenggalam, 15 Orang Meninggal, 6 Orang Selamat

Peliput: Hengki TA

LABUNGKARI, BP – Kapal Pincara atau katinting rakit penyebrangan yang ditumpangi sebanyak 48 orang tenggelam di teluk antara Kecamatan Mawasangka Tengah (Masteng) dengan Kecamatan Mawasangka Timur (Mastim) Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Senin dini hari (24/07/2023) sekitar pukul 00.30 wita

Puluhan warga yang berasal dari Desa Lagili, Kecamatan Mastim hendak akan pulang usai menonton malam hiburan di Hari Ulang Tahun (HUT) Buteng ke 9 di Lakorua, Kecamatan Masteng dengan menggunakan katinting rakit. Pada saat kapal sudah ditengah laut, tiba-tiba mesin kapal mati dan kapal oleng sehingga tenggelam.

F01.1 2

 

 

Proses Evakuasi

“Insiden kecelakaan naas itu menyebabkan 15 orang penumpang kapal meninggal dunia,” ungkap AKBP Yanna Nurhandiana, Kapolres Buteng saat dikonfirmasi.

Sementara itu, Kordinator Pos SAR Baubau Susandy Fadly mengungkapkan, dari pencarian awal yang dilakukan ditemukan 20 penumpang. Namun naas, 14 orang penumpang yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara 6 orang lainnya selamat.

“Saat itu juga, para korban selamat maupun meninggal dunia langsung dievakuasi ke Puskemas Mawasangka Timur,” jelasnya.

Lanjutnya, personil POS SAR Baubau kembali melakukan pencarian dengan menuju lokasi kecelakaan tersebut dengan menggunakan Rescue Boat. Alhasil, seluruh penumpang berhasil dievakuasi. Dimana, sebanyak 15 orang tewas dan 33 lainnya selamat.

F01.1A 1
Sisa kapal Pincara yang tenggelam di Buton Tengah

“Sebelumnya disebutkan 40 orang, setelah Basarnas memperbarui data dari lapangan, karena sebagian korban selamat langsung pulang ke rumah tanpa melapor,” tutupnya.

baca juga: Sopir Truk Trailer Ungkap Detik-detik Sebelum Ditabrak Kereta Api Brantas

Berikut laporan dari Tim SAR dilapangan
Rencana Operasi SAR H.1 Kecelakaan Kapal, Kapal Tenggelam di Teluk Mawasangka Tengah Kab. Buton Tengah.

Status Korban :
Jumlah : Perkiraan 40 Org
S : 6
MD : 15
DP : Perkiraan 19

Data korban Selamat :

  1. Marlina, umur 18 tahun, alamat Desa Lagili
  2. Putri Hanudin, umur 14, alamat Desa Lagili
  3. Salsia, umur 26 tahun, alamat Desa Lagili
  4. Egi , umur 20, alamat Desa
  5. Heni Marlina, umur 23 tahun, alamat Desa Lagili
  6. Paramita, umur 15 tahun , alamat Desa Lagili

Data Korban Meninggal Dunia (MD) :
1 Yanti, Umur 20 tahun, alamat Desa Lagili

  1. Sayana, Umur 38 tahun, alamat Desa Lagili
  2. Narti, Umur 19 tahun, alamat Desa Lagili
  3. Elena, Umur 24 tahun, alamat Desa Lagili
  4. Nurasafila, umur 26 tahun , alamat Desa Lagili
  5. Eti Fariski, Umur 18 tahun , alamat Desa Lagili
  6. Darni, umur 17 tahun, alamat Desa Lagili
  7. Lakiran, umur 46 tahun, alamat Desa Lagili
  8. Afkar, umur 15 tahun, alamat Desa Lagili
  9. Gadis, umur 16 tahun , alamat Desa Lagili
  10. Irma, umur 17 tahun , alamat Desa Lagili
  11. Muh Rifal, umur 16 tahun, alamat Desa Lagili
  12. Waunde, Umur 37 tahun, alamat Desa Lagili
  13. Lusnawati, umur 17 tahun, alamat Desa Lagili
  14. Muh.Kisan, umur 7 tahun, alamat Desa Lagili

Rencana Ops SAR H.1 :

  • Pada hari senin, 24 Juli 2023 Pukul 02.50 wita Tim Rescue POS SAR Muna diberangkatka LKP.
  • Pada hari senin, 24 Juli 2023 Pukul 04.50 wita RB 210 dan Rescuer POS SAR Bau Bau diberangkatkan Ke LKP.
  • Pada hari senin, 24 Juli 2023 Pukul 05.20 wita Tim Rescue Pos Unit Siaga SAR Muna tiba di lokasi dan langsung berkoordinasi dengan aparat setempat
  • Pada hari senin, 24 Juli 2023 Pukul 06.10 wita RB 210 dan tim Rescue Pos SAR Bau Bau tiba di LKP
  • Pada hari senin, 24 Juli 2023 Pukul 06.20 wita, tim SAR gabungan melanjutkan pencarian dengan membagi 2 SRU :
    SRU 1 melakukan penyelaman di sekitar LKP dan
    SRU 2 melakukan pencarian menggunakan rubber boat dan longboat di permukaan sekitar LKP.

Rescue Plan :
Menyediakan trauma kit, stabilizer, kantong mayat dan palduk lainnya

Evakuasi Plan :
Jika korban ditemukan akan di evakuasi ke Puskesmas mawasangka timur.

Cuaca :
Cerah Berawan
Angin 7-30 Kts (Tenggara – Utara)
Tinggi Gelombang ( 0,25 – 0,75 M)

Unsur sar dilokasi

  1. Rescuer unit siaga SAR Muna : 4 org
  2. Rescuer pos SAR Bau Bau : 6 org
  3. Abk RB 210 : 7 org
  4. Polres Buton tengah : 10 org
  5. Polsek Mawasangka Timur : 5 org
  6. Babinsa desa Lagili : 1 org
  7. PMI Bau Bau : 3 org
  8. Masyarakat setempat : 10 org
    Alut dan palsar
  9. Rescue car unit siaga SAR Muna : 1 unit
  10. Rescue car pos SAR Bau Bau : 1 unit
  11. Rb 210
  12. Rubber boat Basarnas : 3 unit
  13. Longboat masyarakat : (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *