KORAN ONLINE

Koran Online Baubau Post Edisi 22 Juni 2026

Koran Online Baubau Post Edisi 22 Juni 2026

baca Koran Online Baubau Post Edisi 22 Juni 2026 versi PDF

 

 

baca Koran Online Baubau Post Edisi 22 Juni 2026

01 10 02 10 03 11 04 10 05 11 06 10 07 10 08 10

baca juga Koran Online Baubau Post Edisi lainnya:

  1. Koran Online Baubau Post Edisi 18 Juni 2026
  2. Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 17 Juni 2026

baca berita lainnya:

Argentina Waspadai Kebangkitan Austria pada Laga Krusial Grup J Piala Dunia 2026

DURASITIMES.COM – Tim nasional Argentina akan menghadapi Austria dalam pertandingan matchday kedua Grup J Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Selasa (23/6) pukul 00.00 WIB. Pertemuan dua tim yang sama-sama meraih kemenangan pada laga pembuka itu diprediksi menjadi salah satu duel penting yang menentukan arah persaingan menuju babak 16 besar. “Argentina Waspadai Kebangkitan Austria pada Laga Krusial Grup J Piala Dunia 2026,”

Argentina Waspadai Kebangkitan Austria pada Laga Krusial Grup J Piala Dunia 2026
Argentina Waspadai Kebangkitan Austria pada Laga Krusial Grup J Piala Dunia 2026

Laga tersebut mempertemukan juara bertahan Piala Dunia dengan salah satu tim Eropa yang tengah menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Kemenangan akan membuka peluang besar bagi salah satu tim untuk mengamankan tiket ke fase gugur lebih cepat.

Argentina memasuki pertandingan dengan kepercayaan diri tinggi setelah mengalahkan Aljazair 3-0 pada laga pertama Grup J. Hasil itu menempatkan La Albiceleste dalam posisi yang menguntungkan sekaligus memperkuat status mereka sebagai kandidat kuat untuk kembali melaju jauh di turnamen ini.

Sorotan utama kembali tertuju kepada kapten Argentina, Lionel Messi. Pemain veteran tersebut tampil gemilang dengan mencetak hat-trick saat menghadapi Aljazair dan menjadi aktor utama kemenangan timnya.

“Messi sekali lagi menunjukkan kualitas yang membuatnya menjadi pembeda dalam pertandingan besar,” demikian penilaian sejumlah pengamat  sepak bola internasional usai laga pembuka Argentina.

Sepak Bola

Di kubu lawan, Austria juga datang dengan modal yang tidak kalah meyakinkan. Tim asuhan Ralf Rangnick sukses menundukkan Yordania dengan skor 3-1 pada pertandingan pertama sehingga menjaga peluang mereka untuk bersaing memperebutkan posisi dua besar grup.

Keberhasilan Austria meraih tiga poin menjadi bukti bahwa mereka tidak datang ke Piala Dunia 2026 hanya sebagai pelengkap. Tim berjuluk Das Team tersebut menunjukkan organisasi permainan yang solid serta kemampuan menyerang yang efektif.

“Austria telah berkembang menjadi tim yang mampu bersaing dengan negara-negara besar Eropa maupun dunia,” ujar seorang analis sepak bola Eropa menanggapi performa tim tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Secara historis, Austria memiliki tradisi panjang dalam sepak bola dunia meski tidak sepopuler negara-negara elite Eropa. Prestasi terbaik mereka di Piala Dunia tercatat pada edisi 1954 ketika berhasil finis di posisi ketiga. Namun, kehadiran mereka di putaran final dalam beberapa dekade terakhir tergolong terbatas.

Piala Dunia 2026 menjadi momen penting bagi Austria karena merupakan penampilan pertama mereka di ajang tersebut sejak 1998. Keberhasilan lolos secara otomatis dari zona UEFA menunjukkan kemajuan yang dicapai di bawah kepemimpinan Rangnick.

Selama babak kualifikasi, Austria mencatat enam kemenangan dari delapan pertandingan. Mereka membukukan 22 gol dan hanya kebobolan empat kali, sebuah statistik yang mencerminkan keseimbangan antara produktivitas lini depan dan ketangguhan pertahanan.

Sementara itu, Argentina memiliki sejarah yang jauh lebih mentereng di panggung internasional. Tim Amerika Selatan tersebut merupakan juara dunia tiga kali, yakni pada 1978, 1986, dan 2022. Pada edisi 2022 di Qatar, Argentina berhasil mengakhiri penantian panjang selama 36 tahun setelah mengalahkan Prancis melalui drama adu penalti di partai final.

“Status juara bertahan tentu menjadi motivasi tambahan bagi Argentina untuk mempertahankan dominasinya,” kata pengamat sepak bola Amerika Latin menjelang pertandingan.

Meski demikian, pertandingan ini diperkirakan tidak akan berjalan mudah bagi Argentina. Austria dikenal memiliki karakter permainan agresif dengan tekanan tinggi yang menjadi ciri khas tim-tim besutan Rangnick. Strategi tersebut berpotensi mengganggu ritme permainan Argentina yang mengandalkan kreativitas lini tengah dan efektivitas serangan.

Secara matematis, hasil pertandingan belum akan menentukan nasib kedua tim. Namun, kekalahan dapat menciptakan tekanan besar menjelang laga terakhir fase grup. Sebaliknya, kemenangan akan menjadi langkah penting menuju babak 16 besar dan meningkatkan peluang finis sebagai juara grup.

baca juga:

  1. Gol Cepat Saibari Bawa Maroko Kalahkan Skotlandia 1-0 dan Rebut Puncak Grup C
  2. Buton Selatan Buka Seleksi Terbuka JPT Pratama untuk 10 OPD Strategis, Jelang Penutupan …

Pertemuan Argentina dan Austria di Dallas Stadium pun diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik pada matchday kedua Grup J. Selain mempertemukan dua tim yang sedang berada dalam tren positif, laga ini juga menghadirkan pertarungan antara pengalaman juara dunia dan ambisi tim yang tengah bangkit di panggung internasional.

 

Perkiraan Susunan Pemain

Argentina (4-3-3): E. Martinez; Montiel, Romero, Otamendi, Tagliafico; De Paul, Mac Allister, E. Fernandez; Messi (c), L. Martinez, J. Alvarez

Pelatih: Lionel Scaloni.

Austria (4-2-3-1): Schlager; Posch, Danso, Alaba, Mwene; Laimer, N. Seiwald; Wimmer, Sabitzer, Schmid; Arnautovic (c).

Pelatih: Ralf Rangnick.

Visited 38 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *