KOTA BAUBAUSULTRA

Monianse Tekankan Penanganan Psikologis Korban Pasca Bencana Dibutuhkan Petugas Yang Siap dan Paham

BAUBAU, BP-Terkait dengan dampak bencana bagi manusia mulai dari yang paling berat yaitu kehilangan nyawa hingga mengalami dampak lanjutan dari bencana tersebut. Baik yang bersifat fisik (sakit, cacat permanen), hingga dampak psikologis. “Monianse Tekankan Penanganan Psikologis Korban Pasca Bencana Dibutuhkan Petugas Yang Siap dan Paham.”

Dampak psikologis pada dasarnya tidak langsung dapat dialami atau di lihat, diderita oleh para penyintas begitu peristiwa bencana berlalu.

Bencana apa pun akan menimbulkan serta meninggalkan permasalahan psikologi bagi yang mengalaminya sehingga pada saat pasca bencana dibutuhkan petugas yang siap dan paham mendampingi, atau memberikan dorongan moral agar tidak terpuruk dalam kepedihan, untuk memberi semangat dan menumbuhkan percaya diri meliputi pra bencana, saat tanggap darurat dan pasca bencana.

Monianse Tekankan Penanganan Psikologis Korban Pasca Bencana Dibutuhkan Petugas Yang Siap dan Paham
Monianse Tekankan Penanganan Psikologis Korban Pasca Bencana Dibutuhkan Petugas Yang Siap dan Paham

Demikian dikatakan Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse saat membuka kegiatan pelatihan penanggulangan korban bencana pada sub kegiatan pelatihan pencegahan dan mitigasi bencana pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Baubau tahun 2023 di hotel mira Jumat (8/9/2023).

Menurut orang nomor satu di Kota Baubau petugas yang diterjunkan ke lapangan harus benar-benar siap dan paham tentang kondisi korban bencana, khususnya anak-anak, ibu hamil dan orang lanjut usia (lansia). Dimana, wilayah Baubau rentan dengan bencana, dan masih minimnya pemahaman petugas penanggulangan korban khususnya pada pasca bencana.

“Untuk itu, melalui pelatihan ini kami harapkan peserta dapat dibekali kemampuan dan keterampilan sehingga dapat membantu dan memberi dukungan terhadap pemulihan, supaya kembali pulih membangkitkan dan mendorong untuk tetap maju berusaha dan membantu menerima, memberi dukungan, meyakinkan dan memberi saran terhadap kondisi dan situasi bencana yang terjadi,”katanya.

Ditambahkan, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 21 Tahun 2008, menjelaskan bahwa Penanggulangan Bencanal dilaksanakan secara terencana-terpadu-terkoordinas dan menyeluruh dalam rangka memberi Perlindungan masyarakat.

Oleh karena itu, kegiatan ini merupakan langkah yang cukup strategis bagi jajaran pemerintah daerah, khususnya bagi para aparatur yang bekerja pada BPBD maupun OPD lainnya, guna membangun penyamaan presepsi maupun langkah koordinasi dalam penyelenggaraan penanganan/penanggulangan bencana.

baca juga:

BPK RI Sampaikan Hasil Pemeriksan Rutin Terkait Kinerja OPD Kepada Walikota Baubau

Disamping itu, pemahaman bagi semua pihak dalam kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi menjamin terbangunnya sistem dan prosedur penanganan pascabencana demi ketertiban dan kelancaran pelaksanaannya secara efektif, efisien dan akuntabel guna mencapai tujuan sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, sehingga jika pada saat terjadi bencana di Kota Baubau aparat BPBD dan aparat terkait dapat melaksanakan penanganan bencana sesuai prosedur yang berlaku.
“Semoga melalui kegiatan pelatihan ini wawasan dan pemahaman yang berupa kemampuan teknis dan manajerial tentang kebencanaan dapat terus ditingkatkan. Kegiatan pelatihan ini sangat penting..

karena bertujuan untuk meningkatkan kompetensi, baik dalam bidang pengetahuan, keterampilan dan sikap dalam penanggulangan bencana khususnya pada tahap pasca bencana, sehingga ketika terjadi bencana di wilayahnya dapat ditangani dengan baik dan dapat meminimalisir terjadinya korban, baik korban harta. benda maupun korban nyawa, sehingga tercipta kinerja yang lebih professional,”tutupnya.(*)

Berita Lainnya:

Monianse: Pemkot Hibahkan Tanah Kepada Polres Baubau Untuk Bangun Rumah Sakit Bhayangkara Bertempat di Kelurahan Sula’a

BAUBAU, BP – Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse menghibahkan aset tanah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau kepada Polresta Baubau guna pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara. “Monianse: Pemkot Hibahkan Tanah Kepada Polres Baubau Untuk Bangun Rumah Sakit Bhayangkara Bertempat di Kelurahan Sula’a.”

Demikian dikatakan, Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse pada kegiatan Kick Off Metingg (KOM), Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Baubau tahun 2025-2045, di aula palagimata kantor Wali Kota Baubau, Rabu (13/09/2023).

Monianse: Pemkot Hibahkan Tanah Kepada Polres Baubau Untuk Bangun Rumah Sakit Bhayangkara Bertempat di Kelurahan Sula'a
Monianse: Pemkot Hibahkan Tanah Kepada Polres Baubau Untuk Bangun Rumah Sakit Bhayangkara Bertempat di Kelurahan Sula’a

Pembangunan rumah sakit Bhayangkara juga didukung masyarakat. Sehingga pihaknya menghibahkan tanah milik Pemkot Baubau yang terletak di Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari untuk dimanfaatkan Polres Baubau.

“Sebagai kemitraan dengan kepolisian resort baubau, dan bentuk dukungan masyarakat umum guna pembangunan Rumah sakit Bhayangkara Polres Baubau,” kata la Ode Ahmad Monianse.

baca juga:

Bappeda Inisiasi Pemkot Baubau Gelar Kick Off Metingg RPJMD Kota Baubau 2025-2045, Walikota Monianse Minta Seluruh Stakeholder  Berpartisipasi

Wali Kota baubau, La Ode Ahmad Monianse menghibahkan tanah milik pemkot tercatat dalam dokumen sekretariat daerah. “Dengan menghibahkan aset tanah, tercatat pada sekretariat daerah kota baubau,”

Selain itu, Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse memberikan penghargaan Kepada PT Pelni Persero cabang Baubau.

“Saya mengapresiasi, bekerja sama yang baik dan dukungan layanan yang telah diberikan pepada masyarakat kota Baubau,” tutup.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *