Kabupaten Buton SelatanSULTRA

Sekda Buton Selatan La Ode Harwanto Dorong Budaya Siaga Bencana di Tengah Ancaman Gempa dan Cuaca

BUTON SELATAN, DURASITIMES.COM – Ancaman gempa bumi dan tsunami menjadi salah satu perhatian utama Pemerintah Kabupaten Buton Selatan dalam memperkuat kesiapsiagaan bencana. Pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengumpulkan unsur lintas lembaga dalam Rapat Koordinasi Kerja Sama Antar Lembaga dan Kemitraan Penanggulangan Bencana di Aula Kantor Bupati Buton Selatan, Jumat (25/9/2026). “Sekda Buton Selatan La Ode Harwanto Dorong Budaya Siaga Bencana di Tengah Ancaman Gempa dan Cuaca,”

Sekda Buton Selatan La Ode Harwanto Dorong Budaya Siaga Bencana di Tengah Ancaman Gempa dan Cuaca
Sekda Buton Selatan La Ode Harwanto Dorong Budaya Siaga Bencana di Tengah Ancaman Gempa dan Cuaca

Kepala BMKG Kota Baubau, Adi Istiono, mengatakan karakter geologi Pulau Buton dengan keberadaan struktur sesar aktif membuat potensi gempa dan tsunami harus diantisipasi secara terus-menerus. Menurut dia, kesiapsiagaan masyarakat menjadi penting karena waktu terjadinya gempa tidak dapat diketahui secara pasti.

“Gempa bumi tidak dapat diprediksi kapan tepatnya datang. Oleh karena itu, kesiapsiagaan serta pemahaman tanda-tanda dan cara menyelamatkan diri adalah hal yang paling penting kita miliki,” kata Adi Istiono dalam rakor tersebut.

Kewaspadaan tidak hanya diarahkan pada gempa dan tsunami. Peralihan musim berpotensi memicu angin kencang, puting beliung, petir, dan gelombang laut tinggi. Saat memasuki musim hujan, risiko banjir, tanah longsor, dan banjir bandang ikut meningkat, sedangkan kondisi iklim 2026 juga menjadi perhatian karena berkaitan dengan potensi kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan.

Penguatan mitigasi tersebut berlangsung dalam forum bertema “Memperkuat Sinergi, Membangun Kolaborasi, dan Mewujudkan Buton Selatan yang Tangguh Bencana”. Forum melibatkan Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Selatan, Kepala BPBD, kepala organisasi perangkat daerah, jajaran TNI/Polri, serta perwakilan Basarnas Kota Baubau untuk menyatukan langkah penanganan sebelum, saat, dan setelah bencana.

Secara historis, ancaman gempa dan tsunami di Indonesia telah berulang kali menimbulkan korban serta kerusakan besar. Tsunami Aceh pada 26 Desember 2004, yang dipicu gempa berkekuatan sekitar M9,1–9,3 di lepas pantai Sumatra, menjadi salah satu bencana tsunami paling mematikan dalam sejarah modern. Pengalaman tersebut kemudian memperkuat perhatian nasional terhadap sistem peringatan dini, edukasi kebencanaan, dan kesiapan masyarakat di wilayah pesisir.

Karena risiko bencana bersifat lintas sektor, rakor menegaskan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, lembaga teknis, aparat keamanan, Basarnas, dan masyarakat. Pemkab Buton Selatan juga mendorong warga memantau informasi resmi BMKG melalui kanal dan aplikasi Info BMKG yang menyediakan prakiraan cuaca, informasi iklim, gempa bumi, serta peringatan dini maritim.

baca juga:

  1. Aksi Bergizi di SMA Negeri 1 Lapandewa Sasar Pencegahan Anemia Remaja, Lima Siswi Minum TTD Serentak Cegah Anemia
  2. Cegah Suap dan Gratifikasi, Pemkab Buton Selatan Gandeng Kejari Buton …

Melalui koordinasi tersebut, Pemkab Buton Selatan berupaya membangun budaya kesiapsiagaan sebagai bagian dari mitigasi jangka panjang. Pendekatan itu menempatkan masyarakat bukan hanya sebagai penerima informasi saat bencana terjadi, tetapi juga sebagai unsur penting dalam mengenali risiko, memahami jalur penyelamatan, dan mengambil tindakan cepat ketika peringatan dini dikeluarkan.(*)

baca berita lainnya:

Wakili Sultra, BKMT Buton Selatan Sabet Juara 1 Paduan Suara Nasional di Jakarta

BUTON SELATAN, DURASITIMES.COM – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Buton Selatan meraih Juara 1 Lomba Paduan Suara pada Grand Final BKMT Festival tingkat nasional di Gedung Serbaguna (SG2) Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (25/9/2026). Prestasi tersebut menempatkan Buton Selatan di posisi teratas, mengungguli BKMT Sumatera Selatan dan BKMT Sulawesi Utara. “Wakili Sultra, BKMT Buton Selatan Sabet Juara 1 Paduan Suara Nasional di Jakarta,”

 

Wakili Sultra, BKMT Buton Selatan Sabet Juara 1 Paduan Suara Nasional di Jakarta
Wakili Sultra, BKMT Buton Selatan Sabet Juara 1 Paduan Suara Nasional di Jakarta

Keberhasilan itu diperoleh setelah tim Buton Selatan melalui tahapan kompetisi di tingkat Sulawesi Tenggara. Pada April 2026, mereka lebih dahulu menjadi juara Lomba Paduan Suara Himne dan Mars BKMT tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara. Hasil tersebut mengantarkan BKMT Buton Selatan sebagai wakil Sultra dalam kompetisi nasional.

Ketua BKMT Buton Selatan, Hj. Sitti Norma Adios, memimpin langsung rombongan dalam perjalanan ke Jakarta. Ia menyebut capaian tersebut tidak semata-mata menjadi keberhasilan organisasi, tetapi juga menunjukkan hasil kerja bersama para anggota majelis taklim yang membawa identitas daerah ke tingkat nasional.

“Ini bukan sekadar piala atau kemenangan. Ini adalah bukti bahwa semangat keagamaan, persaudaraan, dan kerja keras ibu-ibu di Buton Selatan mampu bersaing dan menorehkan prestasi di tingkat nasional,” kata Sitti Norma Adios.

Kemenangan itu menjadi bagian dari rangkaian Muktamar X BKMT, Grand Final BKMT Festival, dan Tasyakur Milad ke-45 BKMT yang berlangsung 24–26 September 2026. Selain paduan suara, festival tersebut mempertandingkan Mars BKMT, MTQ, pidato, dan seni rebana qasidah. Pada rangkaian yang sama, Muktamar X BKMT membahas pertanggungjawaban kepengurusan 2021–2026, program kerja, sidang komisi, serta pelantikan pengurus periode 2026–2031.

Secara historis, BKMT merupakan wadah nasional yang berkembang dari aktivitas majelis taklim di tengah masyarakat Indonesia. Organisasi ini kemudian menjadi ruang pembinaan keagamaan, pendidikan, sosial, dan silaturahmi bagi anggota majelis taklim di berbagai daerah. Perkembangan tersebut membuat kegiatan BKMT tidak hanya berorientasi pada pembinaan keagamaan, tetapi juga memberi ruang bagi ekspresi seni dan kebudayaan Islam, termasuk melalui festival dan perlombaan.

Setelah meraih gelar juara nasional, kontingen BKMT Buton Selatan dijadwalkan kembali tampil pada puncak Tasyakur Milad ke-45 BKMT di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Sabtu (26/9/2026). “Kami bangga bisa membawa nama Sulawesi Tenggara, khususnya Buton Selatan, dikenal di kancah bangsa,” ujar Sitti Norma Adios.

baca juga:

  1. Gandeng Kejari Buton Pemkab Buton Selatan Bekali Aparatur Soal Gratifikasi dan Benturan Kepentingan
  2. 21 Calon Jemaah Haji Busel Tuntaskan Paspor, Geo-Visa Capai 50 Persen

Prestasi tersebut menambah catatan kiprah BKMT Buton Selatan sekaligus memperluas representasi Sulawesi Tenggara dalam kegiatan organisasi majelis taklim tingkat nasional. Bagi kontingen daerah, kemenangan di Jakarta menjadi hasil dari proses berjenjang, mulai dari kompetisi tingkat provinsi hingga tampil sebagai juara pada panggung nasional.(*)

 

Visited 19 times, 19 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *