Kabupaten Buton SelatanSULTRA

91 Peserta Ramaikan GJI HUT RI ke-81 di Kabupaten Buton Selatan

BUTON SELATAN, DURASITIMES.COM – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Buton Selatan (Busel) ditandai dengan Lomba Gerak Jalan Indah (GJI) yang melibatkan 91 peserta dari berbagai kalangan. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu mempertemukan pelajar, Pramuka, organisasi kepemudaan, PKK, organisasi kemasyarakatan, hingga masyarakat umum di sejumlah ruas jalan wilayah Batauga, Kamis (13/8/2026). “91 Peserta Ramaikan GJI HUT RI ke-81 di Kabupaten Buton Selatan,”

91 Peserta Ramaikan GJI HUT RI ke-81 di Kabupaten Buton Selatan
91 Peserta Ramaikan GJI HUT RI ke-81 di Kabupaten Buton Selatan

Rangkaian GJI mengambil titik awal di SD Negeri 1 Laompo. Dari lokasi tersebut, peserta menyusuri rute yang telah ditetapkan menuju panggung penghormatan di depan Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), kemudian berakhir di Pantai Boti. Pada hari kedua, sebanyak 36 peserta mengikuti kegiatan dari unsur SMP, SMA, Pramuka, Karang Taruna, PKK, organisasi, dan masyarakat umum.

Sebelumnya, pada hari pertama, 55 peserta dari jenjang SD dan SMP telah ambil bagian dalam perlombaan. Dengan demikian, total peserta selama dua hari mencapai 91 kelompok atau barisan. Kegiatan tersebut mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” sebagai semangat utama perayaan kemerdekaan di Busel.

Penampilan peserta menjadi salah satu daya tarik kegiatan. Marching Band SMA Negeri 1 Batauga membuka barisan dengan seragam celana putih dan baju biru. Setelah itu, SMA Negeri 3 Batauga tampil dengan beragam aksesori serta yel-yel kebangsaan yang mendapat perhatian masyarakat di sepanjang jalur.

Para peserta diterima langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Selatan, La Ode Harwanto, S.Pd., M.Pd. Kegiatan tersebut juga dihadiri Danton Lamaindo 871, Danki Brimob, Kepala Cabang Bank Sulawesi Tenggara (Sultra), serta Kapolres Buton atau yang mewakili.

Selain menjadi agenda hiburan, GJI menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menghidupkan suasana peringatan kemerdekaan melalui keterlibatan lintas kelompok masyarakat. Semangat itu sejalan dengan makna peringatan Proklamasi 17 Agustus 1945 yang menempatkan persatuan sebagai salah satu fondasi perjuangan bangsa. Secara historis, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dibacakan Soekarno dan Mohammad Hatta pada 17 Agustus 1945 di Jakarta, setelah Indonesia mengalami masa pendudukan Jepang dan rangkaian perjuangan menuju kemerdekaan.

Tradisi perayaan kemerdekaan dengan kegiatan rakyat juga memiliki jejak panjang dalam sejarah Indonesia. Setelah kemerdekaan, berbagai perlombaan dan kegiatan yang melibatkan masyarakat berkembang sebagai bagian dari ekspresi kegembiraan sekaligus penguatan solidaritas sosial. Dalam konteks internasional, semangat perayaan kemerdekaan melalui kegiatan publik juga dijumpai di berbagai negara, meskipun bentuk dan tradisinya berbeda sesuai sejarah masing-masing bangsa.

baca juga:

  1. Bupati Buton Selatan H Muh Adios Kukuhkan Sadidi Jadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tujuh ASN Purnabakti
  2. Bupati Buton Selatan H Muh Adios Dorong APBD Busel 2027 Tepat Waktu dan Tepat Sasaran

Semarak HUT RI ke-81 di Busel tidak berhenti pada GJI. Pemerintah Kabupaten Buton Selatan bersama organisasi perangkat daerah (OPD) dan panitia penyelenggara juga menggelar lomba Mars Buton Selatan yang diikuti perwakilan OPD setiap malam serta lomba tari Badendang. “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” menjadi tema yang menaungi seluruh rangkaian kegiatan tersebut. Pemkab Busel mengajak masyarakat berpartisipasi dalam lomba tari Badendang sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan sekaligus upaya memperkuat persatuan, kebersamaan, dan kecintaan terhadap budaya daerah. (*)

baca berita lainnya:

Dorong Warga Buton Selatan Perkuat Persatuan, Bupati H Muh Adios Tegaskan Kemerdekaan Harus Diisi dengan Pengabdian dan Pembangunan Nyata

BUTON SELATAN, DURASITIMES.COM – Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum memperkuat persatuan, meningkatkan pengabdian, dan mempercepat pembangunan daerah melalui kerja nyata. “Dorong Warga Buton Selatan Perkuat Persatuan, Bupati H Muh Adios Tegaskan Kemerdekaan Harus Diisi dengan Pengabdian dan Pembangunan Nyata,”

Dorong Warga Buton Selatan Perkuat Persatuan, Bupati H Muh Adios Tegaskan Kemerdekaan Harus Diisi dengan Pengabdian dan Pembangunan Nyata
Dorong Warga Buton Selatan Perkuat Persatuan, Bupati H Muh Adios Tegaskan Kemerdekaan Harus Diisi dengan Pengabdian dan Pembangunan Nyata

Ajakan itu disampaikan Adios dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Buton Selatan di Gedung Lamaindo, Batauga, Jumat (14/8/2026). Rapat tersebut digelar untuk mendengarkan pidato pengantar bupati dalam rangka menyambut HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan RI.

Menurut Adios, kemerdekaan yang telah dinikmati bangsa Indonesia selama 81 tahun merupakan hasil perjuangan panjang dan pengorbanan para pendiri bangsa. Karena itu, peringatan kemerdekaan tidak cukup hanya dilakukan melalui seremoni, tetapi harus diterjemahkan dalam bentuk pelayanan dan pembangunan yang memberi manfaat bagi masyarakat.

“Setiap peringatan Hari Kemerdekaan bukan sekadar mengenang peristiwa sejarah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk merefleksikan sejauh mana kita telah mengisi kemerdekaan melalui karya, pengabdian, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Adios.

Ia mengatakan tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, relevan dengan tantangan pembangunan saat ini. Kedaulatan, menurut dia, harus dimaknai sebagai kemampuan bangsa menentukan masa depannya secara mandiri. Sementara keadilan dan kemakmuran harus diwujudkan melalui pemerataan hak, kesempatan, serta kesejahteraan masyarakat.

Semangat tersebut, lanjut Adios, menjadi bagian dari arah pembangunan Buton Selatan melalui penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta pelestarian budaya dan kearifan lokal. Pencapaiannya membutuhkan sinergi pemerintah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, akademisi dan masyarakat.

“Keberhasilan pembangunan daerah hanya dapat dicapai melalui sinergi antara pemerintah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, akademisi, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Ketua DPRD Buton Selatan Dodi Hasri mengatakan rapat paripurna yang biasanya digelar pada 16 Agustus dimajukan menjadi 14 Agustus karena 16 Agustus 2026 ditetapkan sebagai hari libur. Penyesuaian itu mengacu pada Surat Menteri Sekretaris Negara Nomor B-13/M/S/TU.00.03/08/2026 tertanggal 11 Agustus 2026. Dodi mengajak masyarakat meneladani patriotisme para pejuang dengan memberikan kontribusi terbaik bagi daerah.

baca juga:

  1. Bupati Buton Selatan H Muh Adios Kukuhkan Sadidi Jadi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tujuh ASN Purnabakti
  2. Safari Dakwah Buya Yahya Awali Syiar Islam di Kepulauan Buton, Bupati Buton Selatan H Muh Adios …

 

Secara historis, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 menandai berakhirnya masa penjajahan dan menjadi tonggak berdirinya Indonesia sebagai negara merdeka. Semangat mengisi kemerdekaan melalui pembangunan juga sejalan dengan pengalaman banyak negara pascaperang di dunia yang menjadikan persatuan, tata kelola, pendidikan, dan pembangunan ekonomi sebagai fondasi memperkuat kedaulatan. Karena itu, Adios mengingatkan masyarakat agar tidak kehilangan akar sejarah. “Marilah kita bersama-sama melanjutkan perjuangan para pendahulu melalui kerja nyata, inovasi dan semangat demi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur,” pungkasnya. (*)

 

Visited 3 times, 3 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *