KOTA BAUBAULIPSUSSULTRA

Wali Kota Baubau H Yusran Fahim Ajak Warga Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan Saat Serahkan Serahkan Hadiah Lomba Kebun Dapur Ibu

BAUBAU, DURASITIMES.COM – Pemerintah Kota Baubau terus memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan berkelanjutan. Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim, saat menyerahkan hadiah kepada para pemenang Lomba Pemanfaatan Pekarangan sebagai Kebun Dapur Ibu (KEDAI) Tahun 2026 di Aula Kantor Wali Kota Baubau, Palagimata, Selasa (7/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun kemandirian pangan masyarakat dari tingkat rumah tangga. “Wali Kota Baubau H Yusran Fahim Ajak Warga Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan Saat Serahkan Serahkan Hadiah Lomba Kebun Dapur Ibu,”

Wali Kota Baubau H Yusran Fahim Ajak Warga Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan Saat Serahkan Serahkan Hadiah Lomba Kebun Dapur Ibu
Wali Kota Baubau H Yusran Fahim Ajak Warga Perkuat Ketahanan Pangan dari Pekarangan Saat Serahkan Serahkan Hadiah Lomba Kebun Dapur Ibu

Ketua Panitia Lomba KEDAI yang juga Bidang Keanekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Munsira, melaporkan lomba berlangsung pada 22–25 Juni 2026 dan diikuti 34 kelompok KEDAI yang berasal dari delapan kecamatan di Kota Baubau. Seluruh peserta merupakan kelompok yang belum pernah menjadi juara pada penyelenggaraan lomba tahun 2025. Hingga tahun 2026, jumlah kelompok KEDAI di Kota Baubau telah mencapai 44 kelompok yang tersebar di berbagai kelurahan. Penilaian dilakukan berdasarkan aspek kelembagaan kelompok, produktivitas kebun, estetika lingkungan, kreativitas pemanfaatan limbah rumah tangga sebagai media tanam, serta keberlanjutan usaha kelompok.

Dalam sambutannya, Yusran Fahim mengatakan pemanfaatan pekarangan merupakan langkah konkret menghadapi tantangan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kebun keluarga mampu memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga, mengurangi pengeluaran, memperbaiki kualitas gizi, hingga memberikan nilai tambah bagi ekonomi keluarga. “Ketahanan pangan harus dimulai dari rumah tangga. Pekarangan yang dikelola dengan baik dapat menjadi sumber pangan yang sehat sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Yusran.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan terus mengembangkan Program Kebun Dapur Ibu (KEDAI) sebagai gerakan pemanfaatan pekarangan rumah. Program tersebut mendorong masyarakat menanam berbagai komoditas pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman sehingga mampu mendukung upaya pencegahan stunting serta memperkuat ketahanan pangan daerah. “Melalui Program KEDAI, kami ingin membangun kemandirian pangan masyarakat dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga,” katanya.

Yusran juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan kreativitas dan inovasi dalam mengembangkan kebun pekarangan. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari hasil panen, tetapi juga dari tumbuhnya kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong secara produktif. “Saya mengapresiasi seluruh peserta yang telah bekerja keras. Semangat inilah yang menjadi modal besar membangun Kota Baubau yang sehat, mandiri, dan tangguh,” ungkapnya.

6 1

Pada kesempatan tersebut, panitia menyerahkan hadiah berupa tandon air, selang air, benih tanaman, serta uang pembinaan kepada para pemenang. Juara pertama menerima uang pembinaan sebesar Rp2,5 juta, juara kedua Rp1,5 juta, juara ketiga Rp1 juta, sedangkan juara harapan I hingga harapan VII masing-masing memperoleh Rp500 ribu beserta perlengkapan pendukung berkebun. Munsira menyampaikan penghargaan kepada seluruh peserta, tim penilai, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta Fasilitator KEDAI Ny. Hj. Sitti Aryati Yusran atas dukungan dan pendampingannya. “Keberhasilan kegiatan ini tidak lepas dari dukungan seluruh pihak yang terus mendorong berkembangnya kelompok KEDAI di Kota Baubau,” ujar Munsira.

Program KEDAI sendiri sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan yang menegaskan bahwa pemenuhan pangan merupakan hak dasar setiap warga negara. Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah pusat juga terus memperkuat program diversifikasi pangan dan pemanfaatan lahan pekarangan melalui berbagai kebijakan ketahanan pangan sebagai bagian dari strategi menghadapi perubahan iklim, gangguan rantai pasok, serta meningkatnya kebutuhan pangan nasional.

baca juga:

  1. JKN Layani 725,3 Juta Kunjungan Sepanjang 2025, BPJS Kesehatan Tegaskan Program Tetap Berkelanjutan
  2. Tiga Kepala OPD Resmi Dilantik Walikota Baubau HYF, Efisiensi Tak Boleh Turunkan Layanan

Secara historis, gerakan pemanfaatan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan pangan telah berkembang di berbagai negara. Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) sejak lama mendorong konsep home garden sebagai salah satu strategi meningkatkan ketahanan pangan keluarga, memperbaiki gizi masyarakat, dan menjaga keanekaragaman hayati. Di Indonesia, konsep tersebut terus dikembangkan melalui berbagai program pemerintah, termasuk Pekarangan Pangan Lestari (P2L), yang kini diperkuat melalui inovasi daerah seperti Program KEDAI di Kota Baubau. Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi masyarakat, pemanfaatan pekarangan diharapkan menjadi budaya baru yang mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.(*)

baca berita lainnya:

Dr Mohammad Tasdik Jabat Plt Kalak BPBD Baubau, Pastikan Kesiapsiagaan Kebencanaan Tetap Berjalan

BAUBAU, DURASITIMES.COM – Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim SE menunjuk Dr Mohammad Tasdik MSi sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Baubau, terhitung mulai 1 Juli 2026. Penunjukan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Baubau yang telah disampaikan kepada jajaran BPBD. “Dr Mohammad Tasdik Jabat Plt Kalak BPBD Baubau, Pastikan Kesiapsiagaan Kebencanaan Tetap Berjalan,”

Dr Mohammad Tasdik Jabat Plt Kalak BPBD Baubau, Pastikan Kesiapsiagaan Kebencanaan Tetap Berjalan
Dr Mohammad Tasdik Jabat Plt Kalak BPBD Baubau, Pastikan Kesiapsiagaan Kebencanaan Tetap Berjalan

Dalam pertemuan perdana bersama para kepala bidang, kepala seksi, dan staf BPBD Kota Baubau, Dr Mohammad Tasdik menegaskan bahwa tugas yang diembannya bersifat sementara dan akan tetap mengacu pada arahan serta kebijakan strategis Wali Kota Baubau.

Lembaga Pemerintah

Ia memastikan pergantian kepemimpinan tidak akan mengubah arah kerja BPBD. Menurutnya, fokus utama adalah menjaga kesinambungan program, memperkuat koordinasi, serta memastikan pelayanan kebencanaan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

“Saya hadir bukan untuk mengubah arah kerja BPBD secara mendasar, melainkan melanjutkan dan memperkuat apa yang telah dibangun. Tugas kebencanaan menuntut kesiapsiagaan selama 24 jam, ketepatan prosedur, dan soliditas tim,” ujarnya.

Tasdik menegaskan seluruh program kerja, standar operasional prosedur (SOP), serta sistem pelaporan kedaruratan yang telah berjalan tetap dilaksanakan sebagaimana mestinya, kecuali terdapat arahan resmi yang menetapkan perubahan.

Pada pertemuan tersebut, ia juga meminta setiap kepala bidang dan kepala seksi memaparkan kondisi terkini di unit kerja masing-masing, mulai dari penanganan isu mendesak, kendala administrasi, anggaran dan sumber daya, hingga tingkat kesiapsiagaan personel, kondisi peralatan, jadwal piket, serta koordinasi dengan BPBD Provinsi Sulawesi Tenggara dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Terkait kewenangannya sebagai pelaksana tugas, Tasdik menjelaskan bahwa dirinya hanya menjalankan fungsi operasional organisasi. Sementara keputusan yang bersifat strategis, seperti perubahan struktur organisasi, mutasi pegawai, maupun kontrak bernilai besar, akan dikonsultasikan terlebih dahulu kepada Wali Kota Baubau agar tetap sesuai ketentuan yang berlaku.

Panduan Kota & Daerah

Dalam waktu dekat, ia juga berencana meninjau langsung pos-pos siaga dan kondisi lapangan guna memastikan kesiapan personel serta sarana pendukung penanggulangan bencana.

baca juga:

  1. Tiga Kepala OPD Resmi Dilantik Walikota Baubau HYF, Efisiensi Tak Boleh Turunkan Layanan
  2. Badaruddin Resmi Nahkodai ASKOT PSSI Baubau Periode 2026-2030, Pemkot Dorong Pembinaan Usia …

Tasdik optimistis, dengan pengalaman dan dedikasi seluruh jajaran BPBD Kota Baubau, kesiapsiagaan serta pelayanan kepada masyarakat dalam menghadapi potensi bencana dapat terus dipertahankan.

“Mari kita bekerja bersama dengan semangat tinggi dan profesionalisme demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutupnya.(*)

 

Visited 17 times, 2 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *