Kabupaten Buton SelatanSULTRA

Seluruh Jemaah Haji Buton Selatan Pulang Selamat, Disambut Pemerintah Daerah

BUTON SELATAN, DURASITIMES.COM – Seluruh jemaah haji asal Kabupaten Buton Selatan yang berjumlah 25 orang akhirnya kembali ke Tanah Air dengan selamat setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi. Rombongan yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 38 UPG itu mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (29/6/2026) pukul 05.20 WITA menggunakan pesawat Garuda Indonesia sebelum melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman di Kabupaten Buton Selatan. “Seluruh Jemaah Haji Buton Selatan Pulang Selamat, Disambut Pemerintah Daerah,”

Seluruh Jemaah Haji Buton Selatan Pulang Selamat, Disambut Pemerintah Daerah
Seluruh Jemaah Haji Buton Selatan Pulang Selamat, Disambut Pemerintah Daerah

Demikian dikatakan Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Buton Selatan Hj Nurhayati SE Setelah menjalani proses debarkasi, lanjutnya, para jemaah dijadwalkan bertolak dari Makassar menuju Bandara Betoambari, Baubau, pada Selasa (30/6/2026) pukul 08.20 WITA menggunakan pesawat Super Air Jet. Dari Baubau, rombongan langsung diberangkatkan ke Batauga untuk mengikuti prosesi penyambutan yang digelar Pemerintah Kabupaten Buton Selatan dan dipimpin Asisten I Sekretariat Daerah mewakili Bupati Buton Selatan, H. Muh. Adios.

Hj Nurhayati mengatakan seluruh jemaah berhasil menyelesaikan ibadah haji tanpa kendala berarti hingga kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat.

“Alhamdulillah, seluruh jemaah haji asal Kabupaten Buton Selatan tiba di Tanah Air dengan selamat dan dalam kondisi sehat setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji di Tanah Suci,” ujar Hj Nurhayati.

Menurut dia, proses kepulangan berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah. Setibanya di Makassar, seluruh jemaah diterima secara resmi oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar pada pukul 07.15 WITA. Acara tersebut dihadiri Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara yang mewakili Kepala Kanwil Kemenag Sultra, bersama sejumlah pejabat pemerintah daerah dan Kepala Kantor Kementerian Agama dari enam kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara yang tergabung dalam Kloter 38 UPG.

“Kami berharap seluruh jemaah menjadi haji yang mabrur dan mampu mengamalkan nilai-nilai ibadah haji dalam kehidupan bermasyarakat setelah kembali ke daerah masing-masing,” katanya.

2

Secara historis, penyelenggaraan ibadah haji Indonesia terus mengalami peningkatan kualitas layanan sejak pembentukan sistem embarkasi dan debarkasi nasional pada dekade 1970-an. Indonesia juga tercatat sebagai negara pengirim jemaah haji terbesar di dunia dengan kuota yang setiap tahun mencapai ratusan ribu orang berdasarkan kesepakatan Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Arab Saudi. Sementara itu, ibadah haji merupakan salah satu pertemuan keagamaan terbesar di dunia yang setiap tahun menghimpun jutaan umat Islam dari lebih dari 180 negara.

Hj. Nurhayati menilai keberhasilan seluruh jemaah kembali dalam keadaan sehat merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah, petugas haji, hingga para pendamping yang memastikan pelayanan berjalan optimal selama di Tanah Suci.

baca juga:

  1. Prestasi Gemilang, Kafilah Buton Selatan Tempati Peringkat 10 MTQ XXXI Sultra Dengan  Raih Dua Medali Emas
  2. IKRAR Kepton Serukan Aksi Unjuk Rasa di Buton Selatan Terkait Dugaan Pemborosan Anggaran di

“Semoga pengalaman spiritual yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji dapat menjadi teladan bagi keluarga dan masyarakat serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di Buton Selatan,” ujarnya.

Usai mengikuti prosesi penyambutan di Batauga, seluruh jemaah kembali ke daerah masing-masing untuk berkumpul bersama keluarga. Kepulangan mereka sekaligus menandai berakhirnya rangkaian penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 bagi jemaah asal Kabupaten Buton Selatan dengan harapan seluruhnya memperoleh predikat haji yang mabrur.(*)

baca berita lainnya:

Bupati Buton Selatan H Muh Adios dan Istri Beri Contoh kepada Masyarakat di Data BPS Dalam Sensus Ekonomi 2026, Imbau Masyarakat Sambut Petugas Sensus Ekonomi

BUTON SELATAN, DURASITIMES.COM —Bupati Buton Selatan H Muh Adios mengajak seluruh masyarakat di daerahnya untuk berpartisipasi aktif dalam Sensus  Ekonomi (SE) 2026 dengan menerima kedatangan petugas Badan Pusat Statistik (BPS) dan memberikan informasi yang benar sesuai kondisi sebenarnya. Ajakan itu disampaikan setelah dirinya bersama sang istri Ny Hj Siti Norma Adios mengikuti pendataan langsung di Rumah Jabatan Bupati, Jumat (26/6/2026). “Bupati Buton Selatan H Muh Adios dan Istri Beri Contoh kepada Masyarakat di Data BPS Dalam Sensus Ekonomi 2026, Imbau Masyarakat Sambut Petugas Sensus Ekonomi,”

Bupati Buton Selatan H Muh Adios dan Istri Beri Contoh kepada Masyarakat di Data BPS Dalam Sensus Ekonomi 2026, Imbau Masyarakat Sambut Petugas Sensus Ekonomi
Bupati Buton Selatan H Muh Adios dan Istri Beri Contoh kepada Masyarakat di Data BPS Dalam Sensus Ekonomi 2026, Imbau Masyarakat Sambut Petugas Sensus Ekonomi

Ekonomi

Menurut Muh Adios keberhasilan Sensus Ekonomi sangat bergantung pada keterlibatan masyarakat sebagai responden. Ia berharap seluruh warga mendukung pelaksanaan pendataan agar pemerintah memperoleh data yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.

“Saya sudah didata dalam Sensus Ekonomi 2026. Sebagai Bupati Buton Selatan, saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Buton Selatan untuk turut mendukung dan menyukseskan SE 2026. Apabila petugas BPS datang, mohon kiranya diterima dengan baik dan diberikan informasi yang benar serta sesuai dengan kondisi sebenarnya,” ujar Muh. Adios.

Dalam proses pendataan tersebut, petugas BPS terlebih dahulu memperkenalkan diri sebelum mengajukan sejumlah pertanyaan kepada Bupati dan istrinya. Wawancara meliputi identitas responden, aktivitas ekonomi, kepemilikan usaha, hingga sumber penghasilan yang dimiliki.

Setelah seluruh rangkaian wawancara selesai, Bupati bersama Ny Hj Siti Norma Adios menempelkan stiker Sensus Ekonomi 2026 di pintu Rumah jabatan sebagai penanda bahwa rumah tangga tersebut telah mengikuti pendataan resmi yang dilaksanakan BPS.

“Mari bersama-sama kita wujudkan data yang berkualitas guna mendukung Buton Selatan yang sejahtera, berbudaya, dan berdaya saing. Naik perahu bersama kekasih, saya ucapkan terima kasih,” kata Muh. Adios.

1 14

Sensus Ekonomi merupakan kegiatan statistik berskala nasional yang diselenggarakan BPS setiap sepuluh tahun sekali untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan struktur perekonomian Indonesia di luar sektor pertanian. Sebelumnya, BPS telah melaksanakan Sensus Ekonomi pada 1986, 1996, 2006, dan 2016. Hasil sensus menjadi salah satu rujukan utama pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan, investasi, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta perencanaan ekonomi jangka panjang.

baca juga:

  1. IKRAR Kepton Soroti Kegiatan Dinkes Buton Selatan di Hotel Mira Baubau, Plt Kadis dr Achmad Maulana Bantah Terjadi Pemborosan Anggaran
  2. Fahmil Putri Persembahkan Emas Perdana untuk Buton Selatan di MTQ XXXI Sultra, Empat Cabang

Di tingkat internasional, pelaksanaan sensus ekonomi juga menjadi praktik yang diterapkan di banyak negara dan sejalan dengan rekomendasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui World Programme for Economic Census. Program tersebut mendorong setiap negara menyelenggarakan sensus ekonomi secara berkala agar tersedia data yang dapat dibandingkan secara global dalam mendukung perencanaan pembangunan dan penguatan daya saing ekonomi.

Melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan berharap seluruh pelaku usaha dan masyarakat dapat berpartisipasi aktif sehingga menghasilkan data yang berkualitas, akurat, dan terpercaya sebagai fondasi pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.(*)

Visited 30 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *