KESEHATANKOTA BAUBAUSULTRA

Puskesmas Lakologou Optimalkan PMT bagi 52 Balita dan Ibu Hamil, Tunjukkan Hasil Positif pada Pekan Ketiga

BAUBAU, DURASITIMES.COM – Puskesmas Lakologou terus mengoptimalkan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi balita dan ibu hamil sebagai upaya meningkatkan status gizi masyarakat. Program yang merupakan bagian dari Kementerian Kesehatan ini mulai berjalan sejak akhir Mei 2026 hingga 31 Desember 2026. “Puskesmas Lakologou Optimalkan PMT bagi 52 Balita dan Ibu Hamil, Tunjukkan Hasil Positif pada Pekan Ketiga,”

Puskesmas Lakologou Optimalkan PMT bagi 25 Balita dan Ibu Hamil, Tunjukkan Hasil Positif pada Pekan Ketiga
Puskesmas Lakologou Optimalkan PMT bagi 25 Balita dan Ibu Hamil, Tunjukkan Hasil Positif pada Pekan Ketiga

Kepala Puskesmas Lakologou, Fadilah, S.Kep., Ns, Jumat ( 26/06 ) mengatakan, sasaran penerima PMT adalah balita yang mengalami berat badan kurang sesuai usianya serta ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronis.

“Program PMT ini merupakan program dari Kementerian Kesehatan. Pelaksanaannya di Puskesmas Lakologou sudah berjalan hampir satu bulan, dimulai sejak akhir Mei 2026 dan akan berakhir pada 31 Desember 2026,” ujarnya.

Ia menjelaskan, PMT diberikan dalam dua bentuk, yakni kudapan ringan berbasis pangan lokal yang dibagikan setiap Senin hingga Sabtu, serta makanan berat yang diberikan setiap hari Minggu.

Dalam proses pengolahannya, Puskesmas Lakologou memberdayakan kader-kader kesehatan yang telah dibina. Seluruh proses penyediaan makanan dipantau dan dikontrol langsung oleh petugas program gizi untuk memastikan kualitas dan keamanan makanan sebelum disalurkan kepada para penerima manfaat.

“Jadi memang sebelum disalurkan kepada anak-anak dan ibu hamil, PMT sudah melalui beberapa tahapan pengawasan dan pengontrolan oleh pihak Puskesmas,” jelasnya.

Fadilah berharap program tersebut mampu memperbaiki status gizi balita maupun ibu hamil sehingga dapat mencegah dampak buruk terhadap kesehatan.

“Harapan kami, melalui kegiatan PMT ini seluruh sasaran, baik balita yang mengalami masalah gizi maupun ibu hamil yang kekurangan energi, dapat mengalami perbaikan kondisi kesehatan. Karena berat badan yang kurang pada balita dapat memengaruhi tumbuh kembang anak, begitu pula kondisi kesehatan ibu hamil akan berdampak terhadap bayi yang dikandungnya,” tambahnya.

Sementara itu, Staf Program Gizi Puskesmas Lakologou, Wa Ode Yuhana, AMG, mengungkapkan, bahwa jumlah penerima PMT mencapai 52 orang, terdiri dari 48 balita dan empat ibu hamil.
Sebanyak 22 balita berasal dari Kelurahan Waruruma dan 26 balita dari Kelurahan Lakologou. Sedangkan penerima PMT untuk ibu hamil masing-masing dua orang dari Kelurahan Waruruma dan dua orang dari Kelurahan Lakologou.

Menurutnya, pelaksanaan program telah memasuki pekan ketiga. Setiap pekan petugas melakukan pemantauan dan penimbangan berat badan seluruh penerima manfaat.

baca juga:

Wakil Wali Kota Wa Ode Hamsinah Tekankan Peran Pelajar dalam Menjaga Lingkungan Berkelanjutan, SMPN 5 Baubau Jadi Pusat Edukasi Lingkungan dalam Rangkaian HLHS 2026
PMB Hafizah Baubau Kembangkan Layanan Persalinan Modern dan Berorientasi Pasien, Fasilitas

“Alhamdulillah, sudah ada beberapa penerima manfaat yang mengalami kenaikan berat badan. Data awal berat badan penerima ini berasal dari hasil pendataan Puskesmas, kemudian dipilih sebanyak 52 orang yang memenuhi kriteria untuk mendapatkan PMT,” ungkapnya.

Melalui program ini, Puskesmas Lakologou berharap angka balita dengan masalah gizi dan ibu hamil yang mengalami kekurangan energi dapat terus menurun, sehingga mampu menciptakan generasi yang lebih sehat, kuat, dan berkualitas di masa mendatang.(*)

baca berita lainnya:

ASKOT PSSI Baubau Periode 2026-2030 Dinahkodai Badaruddin Resmi Dikukuhkan, Pemkot Baubau Dorong Fokus Cetak Talenta Muda untuk Bangkitkan Prestasi Daerah

BAUBAU, DURASITIMES.COM  – Kepengurusan baru Asosiasi Kota (ASKOT) PSSI Kota Baubau periode 2026–2030 resmi dikukuhkan di Aula Palagimata, Kompleks Perkantoran Pemerintah Kota Baubau, Sabtu (27/6/2026). Pengukuhan tersebut menjadi titik awal penguatan tata kelola organisasi sekaligus percepatan pembinaan sepak bola usia dini sebagai fondasi peningkatan prestasi sepak bola Kota Baubau. “ASKOT PSSI Baubau Periode 2026-2030 Dinahkodai Badaruddin Resmi Dikukuhkan, Pemkot Baubau Dorong Fokus Cetak Talenta Muda untuk Bangkitkan Prestasi Daerah,”

ASKOT PSSI Baubau Periode 2026-2030 Dinahkodai Badaruddin Resmi Dikukuhkan, Pemkot Baubau Dorong Fokus Cetak Talenta Muda untuk Bangkitkan Prestasi Daerah
ASKOT PSSI Baubau Periode 2026-2030 Dinahkodai Badaruddin Resmi Dikukuhkan, Pemkot Baubau Dorong Fokus Cetak Talenta Muda untuk Bangkitkan Prestasi Daerah

 

Ketua Umum ASKOT PSSI Kota Baubau, H. Badaruddin, SE, menyatakan kepengurusan yang baru akan langsung bekerja menjalankan amanah organisasi dengan fokus membangun sistem pembinaan pemain muda serta menghidupkan kembali kompetisi sepak bola di daerah. Menurutnya, pembinaan yang berkesinambungan menjadi syarat utama agar Baubau mampu melahirkan pesepak bola berkualitas.

“Kami siap menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, terutama dalam pembinaan pemain muda dan menghidupkan kembali kompetisi di Kota Baubau,” ujar H. Badaruddin.

Komitmen tersebut mendapat dukungan penuh Pemerintah Kota Baubau. Dalam sambutan Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim yang dibacakan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Dr. Mohamad Tasdik, M.Si, ditegaskan bahwa pelantikan pengurus ASKOT PSSI bukan sekadar agenda seremonial, melainkan amanah besar untuk membangun ekosistem sepak bola yang sehat, profesional, dan berdaya saing.

“Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni administratif, tetapi merupakan amanah untuk membina dan memajukan sepak bola daerah,” kata Mohamad Tasdik saat membacakan sambutan Wali Kota.

3 8

Pemerintah Kota Baubau juga menitipkan sejumlah agenda strategis kepada kepengurusan baru, antara lain menghidupkan kembali Sekolah Sepak Bola (SSB), memperbanyak kompetisi pelajar, memperluas pencarian bakat hingga tingkat kelurahan, membangun kompetisi berjenjang, menerapkan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel, serta menjunjung tinggi sportivitas dengan menolak segala bentuk kekerasan maupun praktik pengaturan skor (match fixing).

“Sepak bola adalah olahraga rakyat yang menyatukan tanpa membeda-bedakan suku, golongan, maupun status sosial. Ketika anak-anak Baubau berlaga di lapangan, yang bersorak adalah satu kota, satu kebanggaan, dan satu harapan,” demikian kutipan sambutan Wali Kota Baubau.

Menurut Wali Kota, pemerintah daerah akan terus mendukung pembinaan olahraga melalui peningkatan sarana dan prasarana, dukungan terhadap kompetisi, serta sinergi program kepemudaan dan olahraga. Namun, keberhasilan sepak bola tidak hanya bergantung pada pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pengurus, klub, sekolah, dunia usaha, media, hingga masyarakat pencinta sepak bola.

2 10

Secara historis, pembinaan usia dini telah menjadi fondasi perkembangan sepak bola di berbagai negara. Jepang, misalnya, mulai membangun sistem pembinaan modern setelah berdirinya J.League pada 1993 yang terintegrasi dengan akademi klub. Di tingkat nasional, PSSI juga terus memperkuat pembinaan usia muda melalui Elite Pro Academy dan berbagai kompetisi kelompok umur sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing sepak bola Indonesia di tingkat Asia dan dunia.

baca juga:

  1. PMB Hafizah Baubau Hadirkan Pendampingan Ibu dan Bayi dari Hamil hingga Nifas, Fasilitas Lengkap dan Humanis
  2. Plt Kadis Pendidikan La Mane Dorong Visi “Cerdas” dalam Sistem Pendidikan Baubau

Pengukuhan ASKOT PSSI Kota Baubau diawali dengan pembacaan pernyataan pengesahan kepengurusan, dilanjutkan penyerahan petikan keputusan dan pataka organisasi, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama. Dengan kepengurusan baru periode 2026–2030, ASKOT PSSI Kota Baubau diharapkan mampu membangun pembinaan yang berkelanjutan, melahirkan atlet berprestasi, sekaligus mengembalikan kejayaan sepak bola daerah hingga mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional.(*)

Visited 60 times, 2 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *