KORAN ONLINE

Koran Online Baubau Post Edisi 25 Maret 2026

Koran Online Baubau Post Edisi 25 Maret 2026

baca Koran Online Baubau Post Edisi 25 Maret 2026

 

 

baca Koran Online Baubau Post Edisi 25 Maret 2026

01 7 02 7 03 7 04 7 05 7 06 7 07 7 08 6

baca juga Koran Online Baubau Post Edisi lainnya:

  1. Koran Online Baubau Post Edisi 16 Maret 2026
  2. Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 2 Maret 2026

Baca Berita Lainnya:

Bagi THR ke 8.400 Warga, Dewi Perssik Tuai Kritik Netizen, Begini Responsnya

JAKARTA, DURASITIMES.COM – Aksi berbagi Tunjangan Hari Raya (THR) oleh pedangdut Dewi Perssik kepada warga di kampung halamannya di Jember, Jawa Timur, memicu perdebatan di media sosial. Video pembagian THR yang beredar pada Sabtu (21/3/2026) menuai beragam respons, mulai dari apresiasi hingga kritik terkait nominal bantuan yang diberikan. “Bagi THR ke 8.400 Warga, Dewi Perssik Tuai Kritik Netizen, Begini Responsnya,”

Bagi THR ke 8.400 Warga, Dewi Perssik Tuai Kritik Netizen, Begini Responsnya
Bagi THR ke 8.400 Warga, Dewi Perssik Tuai Kritik Netizen, Begini Responsnya

Dalam video tersebut, Dewi Perssik yang memiliki nama asli Dewi Murya Agung tampak membagikan THR kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan tradisi yang kerap ia lakukan setiap menjelang Hari Raya Idulfitri, sehingga namanya hampir selalu menjadi sorotan publik pada momen tersebut.

Namun, perhatian warganet justru tertuju pada jumlah THR yang dibagikan kepada warga Jember, yakni sebesar Rp15.000 per orang. Sebagian netizen menilai nominal tersebut terlalu kecil jika dibandingkan dengan status Dewi Perssik sebagai artis papan atas.

Menanggapi hal itu, Dewi Perssik memberikan klarifikasi melalui kolom komentar di media sosial. Ia menjelaskan bahwa jumlah penerima THR di Jember mencapai 8.400 orang, sehingga total bantuan yang diberikan tidaklah sedikit.

“Gini ini kalau segala apa dinyinyirin, dikasih salah, nggak dikasih ya Allah dighibahin,” tulis Dewi Perssik.

Ia juga merinci pembagian THR kepada berbagai kelompok penerima. Untuk keluarga dekat, ia mengalokasikan dana hingga puluhan juta rupiah, sementara untuk keponakan sekitar Rp2 jutaan. Selain itu, ia juga memberikan Rp400 ribu kepada sekitar 400 tetangga di Jakarta.

“Lalu untuk Jember 8.400 yaitu Rp15 ribu dan 5 kilo beras, sekian terima kasih,” ujarnya.

Tak hanya memberikan klarifikasi, Dewi Perssik juga menanggapi kritik dengan pernyataan tegas. Ia menyebut bahwa nominal besar yang diharapkan sebagian pihak tidak serta-merta bisa diberikan tanpa mempertimbangkan jumlah penerima.

“Kalau mau dapat puluhan juta atau jutaan jadi pegawaiku dulu,” tulisnya.

Di sisi lain, sejumlah warganet justru membela tindakan Dewi Perssik. Mereka menilai aksi berbagi tersebut tetap patut diapresiasi, terlepas dari besar kecilnya nominal yang diberikan. Beberapa komentar bahkan menyoroti bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya berupa uang, tetapi juga beras.

Fenomena berbagi THR oleh figur publik sebenarnya telah menjadi bagian dari tradisi sosial di Indonesia, khususnya menjelang Idulfitri. Secara historis, praktik berbagi THR bermula dari kebijakan pemerintah pada era 1950-an yang kemudian berkembang menjadi budaya berbagi di masyarakat luas, termasuk oleh kalangan selebritas.

Dalam konteks global, praktik filantropi oleh tokoh publik juga menjadi bagian penting dalam membangun citra sosial. Di berbagai negara, selebritas kerap memanfaatkan momentum hari besar keagamaan maupun sosial untuk berbagi kepada masyarakat, meskipun sering kali tetap diiringi kritik terkait transparansi dan distribusi bantuan.

Selain menjadi sorotan karena aksi berbagi, kehidupan pribadi Dewi Perssik juga kembali menarik perhatian publik. Ia diketahui telah menyandang status janda sejak 2022 setelah perceraiannya dengan Angga Wijaya diputus oleh Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Memasuki tahun 2026, Dewi Perssik mengungkapkan resolusinya untuk kembali menikah dan membangun keluarga. Ia menyatakan keinginannya untuk memiliki pasangan hidup yang tepat serta dikaruniai anak.

“Resolusi tahun depan menikah dan punya anak ya,” kata Dewi Perssik saat ditemui di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (4/12/2025).

Meski demikian, ia mengaku tidak ingin terburu-buru dalam menentukan pasangan. Ia memilih menyerahkan urusan jodoh kepada kehendak Tuhan sembari tetap berikhtiar.

baca juga:

  1. Persiapan Provinsi Kepton, Gubernur Sultra ASR Perkuat RSUD Baubau sebagai Rumah Sakit
  2. Dewi Perssik Tegaskan Sikap soal Isu Dijodohkan dengan Virgoun

“Ya doain yang terbaik. Semoga Allah memberikan yang terbaik buat aku,” ujarnya.

Dewi Perssik menegaskan bahwa pengalaman masa lalu menjadi pelajaran penting baginya agar tidak kembali menjalani pernikahan yang berujung perceraian. Ia berharap dapat menemukan pasangan yang dapat mendampingi hingga akhir hayat.(*)

Visited 27 times, 4 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *