KOTA BAUBAUPENDIDIKANSULTRA

STAI YPIQ Baubau Buka PMB 2026/2027, Tiga Prodi Jadi Andalan, Siapkan Beasiswa dan Fasilitas Perkuliahan, SPP Bisa Dicicil

BAUBAU, DURASITIMES.COM  — Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) YPIQ Baubau resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 yang diumumkan sejak pertengahan Juni 2026. Pendaftaran dibuka hingga 29 Agustus 2026 dan menjadi bagian dari upaya kampus dalam memperluas akses pendidikan tinggi berbasis nilai-nilai Islam di Kota Baubau. “STAI YPIQ Baubau Buka PMB 2026/2027, Tiga Prodi Jadi Andalan, Siapkan Beasiswa dan Fasilitas Perkuliahan, SPP Bisa Dicicil,”

TAI YPIQ Baubau Buka PMB 2026/2027, Tiga Prodi Jadi Andalan, Siapkan Beasiswa dan Fasilitas Perkuliahan, SPP Bisa Dicicil
STAI YPIQ Baubau Buka PMB 2026/2027, Tiga Prodi Jadi Andalan, Siapkan Beasiswa dan Fasilitas Perkuliahan, SPP Bisa Dicicil

Pembukaan PMB ini hadir di tengah meningkatnya tren global pendidikan tinggi berbasis keagamaan yang juga berkembang di berbagai negara, termasuk Indonesia, yang dalam dua dekade terakhir memperkuat transformasi perguruan tinggi Islam dari institut menjadi universitas untuk meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional.

STAI YPIQ Baubau pada tahun akademik ini menawarkan tiga program studi utama, yakni Pendidikan Agama Islam (PAI), Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI), serta Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Ketiga program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan tenaga pendidik dan konselor berbasis nilai keislaman.

Kepala Sub Bagian Kemahasiswaan STAI YPIQ Baubau, Wa Ode Riska Fauzia Ali, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa kampus berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas dengan biaya yang tetap terjangkau bagi masyarakat. “Kampus ini juga didukung berbagai fasilitas penunjang pembelajaran seperti ruang kelas interaktif, perpustakaan, akses internet, dan lokasi yang strategis di pusat Kota Baubau,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa STAI YPIQ Baubau turut menyediakan program beasiswa bagi mahasiswa yang memenuhi syarat tertentu. Menurutnya, kebijakan ini diharapkan dapat memperluas kesempatan pendidikan bagi masyarakat dari berbagai latar belakang ekonomi.

Dari sisi pembiayaan, kampus menetapkan SPP sebesar Rp1.500.000 per semester yang dapat dicicil hingga tiga kali pembayaran. “Skema pembayaran ini kami siapkan agar tidak membebani mahasiswa maupun orang tua,” kata Riska.

Proses pendaftaran mahasiswa baru dapat dilakukan secara langsung maupun daring. Untuk pendaftaran offline, calon mahasiswa dapat menghubungi pihak kampus melalui nomor 0852-4476-1728, sementara pendaftaran online tersedia melalui kontak 0853-4456-0414.

Sejalan dengan perkembangan pendidikan tinggi di Indonesia, lembaga seperti STAI YPIQ Baubau menjadi bagian dari ekosistem pendidikan Islam yang telah berkembang sejak masa awal kemerdekaan, ketika madrasah dan sekolah tinggi agama mulai diperluas sebagai respons terhadap kebutuhan tenaga pendidik agama di berbagai daerah. Secara global, tren serupa juga terlihat di negara-negara seperti Malaysia, Mesir, dan Turki yang mengintegrasikan pendidikan agama dengan ilmu pengetahuan modern.

Pihak kampus menegaskan bahwa PMB ini bukan hanya membuka akses pendidikan, tetapi juga memperkuat misi pembentukan generasi yang unggul dalam ilmu dan berakhlak. “Kami berharap lulusan STAI YPIQ Baubau mampu bersaing dan memberi kontribusi nyata di tengah masyarakat,” demikian pernyataan resmi kampus.

baca juga:

  1. Camat Bungi Hasrun Tekankan Koordinasi Saat Lepas Petugas SE2026
  2. Kerugian Miliaran Rupiah, Polres Baubau Tahan Pelaku dan Penadah Emas Curian

Dengan dibukanya penerimaan mahasiswa baru ini, STAI YPIQ Baubau berharap minat generasi muda untuk melanjutkan pendidikan tinggi semakin meningkat, sejalan dengan kebutuhan sumber daya manusia yang profesional, religius, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.(*)

baca berita lainnya

Wawali Baubau Wa Ode Hamsinah Dorong Digitalisasi Birokrasi dan Peluang Kerja Global

BAUBAU, DURASITIMES.COM  – Pemerintah Kota Baubau menegaskan komitmennya mempercepat transformasi digital birokrasi, meningkatkan penyerapan anggaran, serta membuka peluang kerja luar negeri bagi generasi muda melalui berbagai kerja sama dengan pemerintah pusat. Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Baubau, Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc., saat memimpin apel pagi ASN lingkup Pemkot Baubau, Senin (15/6/2026). “Wawali Baubau Wa Ode Hamsinah Dorong Digitalisasi Birokrasi dan Peluang Kerja Global,”

Wawali Baubau Wa Ode Hamsinah Dorong Digitalisasi Birokrasi dan Peluang Kerja Global
Wawali Baubau Wa Ode Hamsinah Dorong Digitalisasi Birokrasi dan Peluang Kerja Global

Dalam kesempatan itu, Wawali memaparkan hasil kunjungan kerja bersama Wali Kota Baubau ke sejumlah kementerian di Jakarta, antara lain Kementerian Pertanian, Kementerian Sosial, dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Hasil pertemuan tersebut diharapkan memperkuat pelayanan publik sekaligus membuka akses kerja ke luar negeri bagi warga Baubau yang belum memiliki pekerjaan.

“Kita harus mengawal seluruh bantuan dan program yang dijanjikan pemerintah pusat dengan data yang akurat agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Wa Ode Hamsinah Bolu.

Menurut Wawali, peluang kerja luar negeri menjadi salah satu alternatif strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Secara nasional, pemerintah melalui skema penempatan pekerja migran terus memperluas pasar kerja ke berbagai negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan sejumlah negara di Eropa. Data pemerintah pusat menunjukkan remitansi pekerja migran Indonesia setiap tahun menyumbang miliaran dolar Amerika Serikat bagi perekonomian nasional.

Selain membahas peluang kerja global, Wawali juga mengingatkan seluruh OPD untuk mempercepat realisasi program dan penyerapan anggaran menjelang berakhirnya semester pertama Tahun Anggaran 2026. Langkah tersebut dinilai penting agar tidak terjadi penumpukan pekerjaan maupun anggaran pada akhir tahun.

“Jangan sampai ada utang tugas di penghujung tahun. Semua program harus dikawal dan diselesaikan tepat waktu,” tegasnya.

Menghadapi proyeksi fiskal 2027 yang diperkirakan semakin ketat, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) diminta melakukan rekonsiliasi program, menetapkan prioritas pembangunan, serta memanfaatkan ruang fiskal secara lebih efektif. Arahan tersebut sejalan dengan kebijakan efisiensi belanja negara yang beberapa tahun terakhir terus diterapkan pemerintah pusat untuk menjaga stabilitas keuangan nasional.

Pada sektor reformasi birokrasi, implementasi Tanda Tangan Elektronik (TTE) yang mulai diberlakukan sejak 1 Juni 2026 menjadi perhatian utama. Wawali meminta seluruh pimpinan OPD segera mengevaluasi kendala yang menyebabkan penerapan TTE belum mencapai 100 persen. Dinas Perpustakaan dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) juga diminta aktif mendampingi OPD lain dalam menyelesaikan persoalan teknis.

“Digitalisasi administrasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan agar Baubau dan Sulawesi Tenggara mampu menjadi daerah terdepan dalam pelayanan publik modern,” kata Wa Ode Hamsinah Bolu.

baca juga:

  1. Polres Baubau Tahan Dua Tersangka Kasus Pencurian Emas, Kerugian Ditaksir Miliaran Rupiah
  2. Polres Baubau Tegaskan Kasus Asmar Sebagai Korban Pembacokan dan Tersangka

Transformasi digital pemerintahan sendiri telah menjadi tren global sejak satu dekade terakhir. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui E-Government Development Index (EGDI) terus mendorong negara-negara mengembangkan layanan pemerintahan berbasis digital guna meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Indonesia pun dalam beberapa tahun terakhir terus mempercepat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai bagian dari reformasi birokrasi nasional.

“Setiap ASN memiliki peran penting dalam organisasi. Seperti sekrup dalam sebuah pesawat besar, semuanya dibutuhkan agar pemerintahan berjalan dengan baik,” ujar Wawali mengingatkan pentingnya disiplin dan kolaborasi seluruh aparatur.(*)

Visited 85 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *