Kabupaten Buton SelatanSULTRA

Kepedulian Ramadan, 40 Warga Lawela Terima Bantuan Sosial dari TP PKK, BKMT, dan Dekranasda Buton Selatan

BUTON SELATAN, DURASITIMES.COM – Sebanyak 40 warga Desa Lawela, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, menerima bantuan sosial dalam momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah melalui kegiatan yang digelar Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) bersama Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), Selasa (17/3/2026). “Kepedulian Ramadan, 40 Warga Lawela Terima Bantuan Sosial dari TP PKK, BKMT, dan Dekranasda Buton Selatan,”

Kepedulian Ramadan, 40 Warga Lawela Terima Bantuan Sosial dari TP PKK, BKMT, dan Dekranasda Buton Selatan
Kepedulian Ramadan, 40 Warga Lawela Terima Bantuan Sosial dari TP PKK, BKMT, dan Dekranasda Buton Selatan

Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh kebersamaan tersebut turut dihadiri Bupati Buton Selatan, H. Muhammad Adios, S.Sos., M.B.A, yang secara langsung mendampingi proses penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Bupati Buton Selatan mengapresiasi kegiatan tersebut dan menilai aksi sosial yang dilakukan organisasi perempuan ini memiliki dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di bulan penuh berkah.

“Kegiatan ini sangat positif dan menunjukkan kepedulian sosial yang tinggi. Pemerintah daerah tentu mendukung penuh kegiatan seperti ini,” ujar Muhammad Adios.

Penyaluran bantuan berupa bingkisan kepada 40 warga tersebut merupakan bagian dari program berbagi Ramadan yang mengusung tema “Berbagi Kebaikan dan Keberkahan di Bulan Suci Ramadan”.

Ketua TP PKK sekaligus Ketua BKMT Buton Selatan, Ny. Hj. Sitti Norma Adios, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama jajaran pengurus, dengan melibatkan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dalam pelaksanaannya.

Menurut Sitti Norma Adios, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen organisasi dalam membantu masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan keberkahan dengan masyarakat, khususnya di bulan Ramadan,” kata Sitti Norma Adios.

Ia menambahkan, kolaborasi antara TP PKK, BKMT, dan Dekranasda diharapkan dapat terus berlanjut agar manfaat sosial yang diberikan semakin luas.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tambahnya.

Secara historis, kegiatan berbagi di bulan Ramadan telah menjadi tradisi kuat di Indonesia sejak lama, sejalan dengan nilai gotong royong yang mengakar dalam kehidupan masyarakat. Tradisi ini bahkan diperkuat melalui berbagai program sosial pemerintah dan organisasi kemasyarakatan sejak era awal kemerdekaan.

Di tingkat nasional, gerakan sosial berbasis keagamaan seperti yang dilakukan TP PKK dan BKMT juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan komunitas dan pemberdayaan keluarga.

Sementara itu, secara global, praktik berbagi di bulan Ramadan juga dilakukan oleh umat Muslim di berbagai negara, seperti di Timur Tengah, Asia Selatan, hingga Afrika, sebagai bagian dari implementasi nilai filantropi Islam yang menekankan zakat, infak, dan sedekah.

baca juga:

  1. Bupati H Muh Adios Serap Aspirasi Warga Buton Selatan Ketika Safari Ramadan di Lapandewa
  2. Safari Ramadan di Lapandewa, Bupati Buton Selatan H Muh Adios Perkuat Harmoni dan Kebersamaan

Kegiatan di Desa Lawela ini pun menjadi refleksi dari nilai universal tersebut, di mana solidaritas sosial diwujudkan dalam bentuk bantuan langsung kepada masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib dan lancar, serta mendapat sambutan antusias dari warga yang hadir dan menerima manfaat dari bantuan tersebut.

Kehadiran pemerintah daerah bersama organisasi perempuan dalam kegiatan ini memperlihatkan sinergi yang kuat dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan semangat berbagi dan gotong royong dapat terus terjaga, tidak hanya di bulan Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.(*)

Galeri Foto

Baca Berita Lainnya:

Wisata Waburi Park di Lapandewa Jadi Fokus, Bupati Buton Selatan H Muh Adios Cek Kesiapan Pos Pengamanan Idul Fitri 1447 H

BUTON SELATAN, DURASITIMES.COM – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan memastikan kesiapan pengamanan di sejumlah titik strategis, salah satunya di kawasan wisata Waburi Park, Desa Gaya Baru, Kecamatan Lapandewa, melalui peninjauan langsung yang dipimpin Bupati H. Muhammad Adios, Senin (16/3/2026). “Wisata Waburi Park di Lapandewa Jadi Fokus, Bupati Buton Selatan H Muh Adios Cek Kesiapan Pos Pengamanan Idul Fitri 1447 H,”

Wisata Waburi Park di Lapandewa Jadi Fokus, Bupati Buton Selatan H Muh Adios Cek Kesiapan Pos Pengamanan Idul Fitri 1447 H
Wisata Waburi Park di Lapandewa Jadi Fokus, Bupati Buton Selatan H Muh Adios Cek Kesiapan Pos Pengamanan Idul Fitri 1447 H

Langkah ini dilakukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya di lokasi yang berpotensi mengalami lonjakan aktivitas selama arus mudik dan libur Lebaran.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Kapolres Buton, AKBP Ali Rais Ndraha, bersama jajaran pemerintah daerah serta unsur terkait lainnya yang terlibat dalam pengamanan.

Kawasan Waburi Park dipilih sebagai salah satu titik fokus karena dikenal sebagai destinasi wisata unggulan di Buton Selatan yang kerap dipadati pengunjung saat momentum libur panjang.

Bupati Muhammad Adios menegaskan pentingnya kesiapan pos pengamanan sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh pos pengamanan benar-benar siap, baik dari sisi personel maupun fasilitas pendukungnya,” ujar Adios di sela-sela peninjauan.

Ia menambahkan, keberadaan pos pengamanan tidak hanya berfungsi sebagai pusat pengawasan, tetapi juga sebagai tempat pelayanan cepat bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.

“Pos ini harus menjadi titik pelayanan yang responsif, sehingga masyarakat merasa aman dan terlindungi selama beraktivitas,” katanya.

Kapolres Buton, AKBP Ali Rais Ndraha, turut menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan selama periode Lebaran.

“Pengamanan ini melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan unsur lainnya. Koordinasi menjadi kunci agar semua potensi gangguan bisa diantisipasi sejak dini,” ujarnya.

Secara nasional, pengamanan Idul Fitri merupakan agenda rutin yang dilaksanakan melalui operasi kepolisian terpadu, seperti Operasi Ketupat yang telah berlangsung sejak tahun 1990-an sebagai respons atas meningkatnya mobilitas masyarakat saat Lebaran.

Tradisi mudik sendiri memiliki akar historis panjang di Indonesia, yang mulai berkembang pesat sejak era 1970-an seiring urbanisasi besar-besaran, menjadikan momentum Lebaran sebagai pergerakan manusia terbesar setiap tahunnya.

Di tingkat internasional, fenomena serupa juga terjadi di sejumlah negara, seperti arus mudik Tahun Baru Imlek di Tiongkok yang dikenal sebagai “Chunyun”, yang bahkan disebut sebagai migrasi manusia terbesar di dunia.

Dengan latar belakang tersebut, kesiapan pengamanan di daerah, termasuk di Buton Selatan, menjadi bagian penting dari sistem pengamanan nasional yang terintegrasi.

Pemerintah Kabupaten Buton Selatan berharap melalui peninjauan ini, seluruh pihak dapat meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat koordinasi lintas instansi.

“Harapan kami, situasi tetap kondusif dari sebelum hingga setelah Idul Fitri, sehingga masyarakat dapat merayakan dengan tenang,” kata Adios.

baca juga:

  1. Bupati Buton Selatan H Muh Adios Hadiri Forum Strategis Bank Sultra di Kendari, Dorong Penguatan Bank Sultra untuk UMKM
  2. Safari Ramadan di Lapandewa, Bupati Buton Selatan H Muh Adios Perkuat Harmoni dan Kebersamaan

Selain memeriksa kesiapan personel, rombongan juga meninjau sarana dan prasarana yang tersedia di pos pengamanan, termasuk peralatan komunikasi dan fasilitas pendukung lainnya.

Upaya ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam momentum penting keagamaan seperti Idul Fitri.

Dengan pengawasan langsung dari pimpinan daerah, diharapkan seluruh pos pengamanan dapat berfungsi optimal dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama periode Lebaran berlangsung.(*)

Visited 69 times, 16 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *