HUKUMKOTA BAUBAUSULTRA

Berawal dari Teriakan Nama, Dada Kiri Ditikam Senjata Tajam, Rizki Tewas Lima Menit Setelah Tiba di RSUD Baubau

BAUBAU, DURASITIMES.COM – Seorang pria bernama Rizki meninggal dunia setelah ditikam menggunakan senjata tajam di Jalan Murhum, Kelurahan Nganganaumala, Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau, Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 04.00 WITA. Polisi menduga peristiwa tersebut dipicu rasa jengkel seorang pria berinisial GL (22) setelah namanya diteriaki korban. “Berawal dari Teriakan Nama, Dada Kiri Ditikam Senjata Tajam, Rizki Tewas Lima Menit Setelah Tiba di RSUD Baubau,”

Berawal dari Teriakan Nama, Dada Kiri Ditikam Senjata Tajam, Rizki Tewas Lima Menit Setelah Tiba di RSUD Baubau
Berawal dari Teriakan Nama, Dada Kiri Ditikam Senjata Tajam, Rizki Tewas Lima Menit Setelah Tiba di RSUD Baubau

KBO Reskrim Polres Baubau Ipda Zabar Sam mengungkapkan, kejadian bermula ketika korban bersama rekannya, Farel, berjalan menuju kios 24 jam di seberang Toko Rizal Karpet sekitar pukul 03.30 WITA. Keduanya hendak mengambil kardus untuk dijadikan alas tidur setelah menghadiri pesta kampung di Kelurahan Gonda dan makan di Mie Transit.

Saat perjalanan kembali, GL melintas menggunakan sepeda motor Honda Beat berwarna hitam. Korban kemudian meneriaki nama GL. Menurut keterangan saksi yang disampaikan polisi, GL berhenti, memarkir kendaraannya, lalu menghampiri korban dan menikam bagian dada kiri, tepat di dekat jantung.

“Korban berteriak dan berlari kembali ke arah toko, sementara tersangka melarikan diri menggunakan motornya,” kata Zabar dalam konferensi pers di Baubau, Rabu siang.

Korban kemudian dibantu Arnol untuk mendapatkan pertolongan di Rumah Sakit Palagimata. Meski masih bernapas ketika tiba di rumah sakit, sekitar lima menit kemudian korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis. Jenazah selanjutnya dibawa ke rumah duka di Jalan Yusti Sari, Kelurahan Nganganaumala, Kecamatan Batupoaro.

Wakapolres Baubau Kompol Andi Usri, didampingi Kasi Humas Iptu Rino Asnan, Ipda Zabar Sam, Camat Batupoaro Muh. Ikbal Djalaluddin, dan Lurah Nganganaumala La Ode Al Aswad Ampo, menyampaikan perkembangan penanganan perkara tersebut dalam konferensi pers. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk melengkapi berkas perkara dan mendalami rangkaian kejadian.

baca juga:

  1. Kabut Asap Ganggu Aktivitas Pendidikan, Siswa SD dan SMP Baubau Belajar Daring Hingga Udara Pulih
  2. SMI Komda Sultra Raih 8 Medali di Kejurnas dan Jambore Nasional di Cibubur, Atlet Baubau Sabet Emas…

 

Atas perbuatannya, GL disangkakan melanggar Pasal 458 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun. Polisi juga mencantumkan Pasal 351 ayat (3) KUHP sebagai pasal subsider, dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun. Penerapan pasal tersebut perlu merujuk pada ketentuan yang berlaku dan status hukum perkara. (*)

baca berita lainnya:

Atlet Baubau Borong Tiga Emas, SMI Sultra Raih Delapan Medali di Kejurnas dan Jambore Nasional 2026 di Cibubur

BAUBAU, DURASITIMES.COM – Tim Satria Muda Indonesia (SMI) Komisariat Daerah (Komda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menorehkan prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) dan Jambore Nasional SMI yang berlangsung di Cibubur, Jakarta, pada 14–18 Oktober 2026. “Atlet Baubau Borong Tiga Emas, SMI Sultra Raih Delapan Medali di Kejurnas dan Jambore Nasional 2026 di Cibubur,”

Atlet Baubau Borong Tiga Emas, SMI Sultra Raih Delapan Medali di Kejurnas dan Jambore Nasional 2026 di Cibubur
Atlet Baubau Borong Tiga Emas, SMI Sultra Raih Delapan Medali di Kejurnas dan Jambore Nasional 2026 di Cibubur

Cari Peta Wilayah

Dalam ajang tersebut, SMI Komda Sultra menurunkan 20 atlet dan berhasil membawa pulang delapan medali, terdiri atas tiga emas, dua perak, dan tiga perunggu. Selain itu, atlet asal Kota Baubau, Marhamdan, berhasil meraih penghargaan sebagai Atlet Terbaik Putra.

Pelatih SMI Komda Sultra, Djamal, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja keras para atlet, kedisiplinan dalam menjalani latihan, serta dukungan berbagai pihak yang turut membantu keberangkatan tim ke Jakarta.

Adapun delapan atlet SMI Komda Sultra yang berhasil meraih medali, yakni:

1. Muh Wildan – Medali emas, Kota Baubau.
2. Arif Samaul – Medali emas, Kota Baubau.
3. Marhamdan – Medali emas dan Atlet Terbaik Putra, Kota Baubau.
4. Bripda Muh Crisna Aswan – Medali perak, Kota Kendari.
5. Reynaldi – Medali perak, Kolaka Utara.
6. Bayu Asmara – Medali perunggu, Kolaka Utara.
7. Okta Isabela – Medali perunggu, Kolaka Utara.
8. Pipin Darusman – Medali perunggu, Kota Kendari.

Djamal mengungkapkan, keberhasilan tim tidak terlepas dari persiapan dan disiplin latihan yang dijalani para atlet sebelum mengikuti kompetisi tingkat nasional tersebut.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ketua Komda SMI Sultra, Ir. Syaifulla Halik, serta Ketua Harian, Burhan Potawari, atas dukungan dan motivasi yang diberikan sehingga tim dapat berangkat ke Jakarta pada 10 Oktober 2026.

“Prestasi ini tidak lepas dari kerja keras dan disiplin latihan para atlet, serta dukungan Ketua Komda dan Ketua Harian yang telah memberikan support sehingga tim SMI Komda Sultra bisa berangkat ke Jakarta,” ujar Djamal.

Menurutnya, perolehan delapan medali dan penghargaan Atlet Terbaik Putra menjadi motivasi bagi seluruh atlet dan jajaran pelatih untuk meningkatkan kualitas pembinaan serta mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.

Lanjut Djamal menegaskan, SMI Komda Sultra tidak ingin berpuas diri dengan hasil yang diraih pada Kejurnas dan Jambore Nasional 2026. Pihaknya telah menetapkan target yang lebih tinggi untuk menghadapi Kejurnas SMI tahun 2027 yang dijadwalkan berlangsung di Bali.

Pada kejuaraan mendatang, SMI Komda Sultra menargetkan mampu meraih gelar juara umum.

Target tersebut akan menjadi motivasi bagi para atlet dan pelatih untuk meningkatkan intensitas latihan, memperkuat kedisiplinan, serta memaksimalkan persiapan sejak dini.

Keberhasilan atlet-atlet asal Baubau yang menyumbangkan tiga medali emas sekaligus gelar Atlet Terbaik Putra juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah. Prestasi ini diharapkan dapat memacu semangat generasi muda Sulawesi Tenggara untuk terus mengembangkan potensi dan meraih prestasi melalui  olahraga bela diri.

Dengan evaluasi dan pembinaan yang berkelanjutan, SMI Komda Sultra optimistis dapat tampil lebih kompetitif dan mewujudkan target juara umum pada Kejurnas 2027 di Bali.

Berdasarkan rekapitulasi perolehan medali antar kontingen, peringkat pertama ditepati Sumatera Barat dengan raihan tujuh emas, dua perak, dan lima perunggu, atau total 14 medali. Peringkat kedua ditempati DKI Jakarta dengan enam emas dan tujuh perunggu, sedangkan Bali berada di peringkat ketiga dengan lima emas, empat perak, dan empat perunggu.

baca juga:

  1. Baubau Expo 2026 Ditutup Meriah, Transaksi UMKM Tembus Rp816 Juta, Kotamara Dipadati Ribuan Pengunjung
  2. Sukses Dilaksanakan, Job Fair Baubau Catat 528 Pengunjung, Sebanyak 737 Lowongan Kerja …

 

Sementara itu Sulawesi Tenggara berhasil mengumpulkan delapan medali, terdiri atas tiga medali emas, dua medali perak, dan tiga medali perunggu. Capaian tersebut menempatkan Sulawesi Tenggara di peringkat ketujuh dalam klasemen perolehan medali.

Posisi peraihan mendali Sulawesi Tenggara berada di atas Sulawesi Tengah yang menempati peringkat kedelapan dengan total delapan medali, terdiri atas tiga emas, satu perak, dan empat perunggu.(*)

 

Visited 1 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *