KORAN ONLINE

Koran Online Baubau Post Edisi 22 Mei 2026

Koran Online Baubau Post Edisi 22 Mei 2026

baca Koran Online Baubau Post Edisi 22 Mei 2026 Versi PDF

 

 

baca Koran Online Baubau Post Edisi 22 Mei 2026

01 14 02 13 03 14 04 14 05 14 06 14 07 14 rotated 08 14

baca juga Koran Online Baubau Post Edisi lainnya:

  1. Koran Online Baubau Post Edisi 21 Mei 2026
  2. Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 19 Mei 2026

baca berita lainnya:

Terima Rekomendasi DPRD, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim Tekankan Perbaikan Kinerja

BAUBAU, DURASITIMES.COM — Pemerintah Kota Baubau menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi DPRD atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2025 sebagai bagian dari upaya perbaikan tata kelola pemerintahan dan peningkatan kinerja birokrasi. “Terima Rekomendasi DPRD, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim Tekankan Perbaikan Kinerja,”

Terima Rekomendasi DPRD, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim Tekankan Perbaikan Kinerja
Terima Rekomendasi DPRD, Wali Kota Baubau H Yusran Fahim Tekankan Perbaikan Kinerja

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim, SE usai menerima secara resmi dokumen rekomendasi dalam sidang paripurna DPRD Kota Baubau, Kamis (30/4/2026), yang mengagendakan laporan Panitia Khusus (Pansus) LKPJ.

Dalam forum tersebut, DPRD menyampaikan sejumlah catatan strategis yang mencakup evaluasi kinerja sektor ekonomi, sosial, hingga pengelolaan keuangan daerah selama tahun anggaran 2025.

“Rekomendasi ini adalah wahana evaluasi menyeluruh. Semua yang disampaikan Pansus semata-mata untuk kepentingan pembangunan daerah,” ujar Yusran Fahim dalam pidatonya.

Ia menegaskan, masukan dari legislatif akan dijadikan rujukan utama dalam merumuskan kebijakan ke depan, termasuk memperbaiki sektor-sektor yang dinilai masih belum optimal.

Di tengah evaluasi tersebut, Pemerintah Kota Baubau mencatat sejumlah capaian positif. Pertumbuhan ekonomi daerah pada 2025 mencapai 4,48 persen, dengan sektor perdagangan besar dan eceran sebagai pendorong utama yang tumbuh hingga 12,70 persen.

Selain itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 7,40 persen pada tahun sebelumnya menjadi 6,83 persen pada akhir 2025, menunjukkan adanya perbaikan pada aspek kesejahteraan masyarakat.

Namun demikian, DPRD turut menyoroti adanya kontraksi pada sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan yang mencapai minus 2,31 persen. Kondisi ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Catatan terhadap sektor yang mengalami kontraksi akan menjadi fokus evaluasi kami ke depan,” kata Yusran.

Dari sisi fiskal, pendapatan daerah mengalami penyesuaian dari Rp945,7 miliar pada 2024 menjadi Rp873,27 miliar pada 2025. Penurunan ini dipengaruhi oleh dinamika ekonomi dan kebijakan fiskal yang berkembang.

6 10

Meski demikian, pemerintah daerah optimistis terhadap pengelolaan keuangan, mengingat capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang telah diraih selama 11 tahun berturut-turut.

“Kami optimistis tren positif ini dapat dipertahankan. Untuk 2025, kami masih menunggu hasil audit resmi dari BPK,” ujarnya.

Secara historis, mekanisme penyampaian LKPJ kepala daerah kepada DPRD merupakan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang menegaskan pentingnya fungsi pengawasan legislatif terhadap kinerja eksekutif.

Di tingkat nasional, praktik ini sejalan dengan prinsip good governance yang mulai diperkuat sejak era reformasi 1998, di mana transparansi dan akuntabilitas menjadi pilar utama dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Sementara itu, secara global, lembaga-lembaga seperti OECD dan Bank Dunia juga menekankan pentingnya evaluasi kinerja pemerintah berbasis laporan pertanggungjawaban sebagai instrumen penguatan kepercayaan publik.

Yusran Fahim menilai, sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah merupakan kunci dalam menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

baca juga:

  1. Ribuan Kafilah Ramaikan Pembukaan MTQ XIV Baubau di Lembah Hijau
  2. Qori Cilik Internasional Tiba di Baubau, Kehadiran Zian Fahrezi Jadi Spirit Generasi Qurani Baubau

“Kami mengajak seluruh elemen, baik legislatif maupun masyarakat, untuk terus menjaga kemitraan yang harmonis demi kemajuan Baubau,” ujarnya.

Sidang paripurna tersebut sekaligus menegaskan bahwa proses evaluasi LKPJ bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dari siklus perencanaan dan penganggaran yang berorientasi pada hasil.

Dengan berbagai catatan dan capaian yang ada, Pemerintah Kota Baubau diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat fondasi pembangunan daerah secara berkelanjutan.(*)

 

Visited 52 times, 52 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *