Bupati Buton Selatan H Muh Adios Dorong Reformasi Pelayanan Publik Lewat Sidak OPD, Tegaskan ASN Harus Jujur dan Tepat Waktu
BUTON SELATAN, DURASITIMES.COM- Muhammad Adios menegaskan pentingnya disiplin dan profesionalisme aparatur sipil negara (ASN) saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Kantor Bupati Buton Selatan dan kompleks perkantoran Bumi Praja Masiri, Selasa. Sidak dilakukan untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal serta meningkatkan etos kerja pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan. “Bupati Buton Selatan H Muh Adios Dorong Reformasi Pelayanan Publik Lewat Sidak OPD, Tegaskan ASN Harus Jujur dan Tepat Waktu,”

Dalam kegiatan itu, Bupati Adios didampingi Sekretaris Daerah, Asisten I, II, dan III Setda Buton Selatan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Mereka meninjau langsung aktivitas pelayanan dan kondisi kedisiplinan ASN di sejumlah kantor pemerintahan.
“Disiplin adalah fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang efektif, bersih, dan dipercaya masyarakat,” kata Bupati Adios saat memberikan arahan kepada ASN di sela-sela sidak tersebut.
Menurut dia, kualitas pelayanan publik sangat ditentukan oleh tanggung jawab aparatur dalam menjalankan tugas sehari-hari. Karena itu, ASN diminta menjaga integritas, hadir tepat waktu, serta mengedepankan budaya kerja yang profesional.
Ia menambahkan, tanggung jawab sebagai aparatur negara bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan. “Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan baik akan dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada masyarakat tetapi juga di hadapan Allah SWT,” ujarnya.
Bupati Adios juga menilai penguatan disiplin ASN menjadi bagian penting dari reformasi birokrasi yang selama ini terus didorong pemerintah pusat. Secara nasional, agenda reformasi birokrasi mulai diperkuat sejak diterbitkannya Grand Design Reformasi Birokrasi 2010–2025 yang menitikberatkan pada tata kelola pemerintahan bersih, efektif, dan berorientasi pelayanan publik.
Dalam konteks internasional, peningkatan kualitas pelayanan aparatur negara juga menjadi perhatian banyak negara melalui konsep good governance yang dikembangkan sejak dekade 1990-an oleh lembaga-lembaga global, termasuk Bank Dunia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Konsep tersebut menempatkan disiplin, transparansi, dan akuntabilitas sebagai indikator utama pemerintahan modern.
baca juga:
- Sekda La Ode Harwanto: Pemkab Buton Selatan Dukung Program PSN Terintegrasi Lewat Gerai KMP, KNMP, Ketahanan Pangan dan MBG
- Ny Siti Norma Adios Pastikan Posyandu 6 SPM Berjalan Rutin di Desa
“Kalau disiplin dan semangat melayani terus dijaga bersama, Insya Allah Buton Selatan akan menjadi daerah yang maju dan mampu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Adios.
Sidak tersebut diharapkan menjadi evaluasi sekaligus pengingat bagi seluruh ASN agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah Kabupaten Buton Selatan juga berkomitmen memperkuat budaya kerja yang profesional demi mendukung percepatan pembangunan daerah dan kepercayaan publik terhadap birokrasi pemerintahan.(*)
Baca Berita lainnya:
Disdukcapil Buton Selatan Jemput Bola Rekam E-KTP di Siompu dan Siompu Barat Terkendala Listrik, Warga Tetap Antusias
BUTON SELATAN, DURASITIMES.COM- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Buton Selatan bersama tim dari Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri melakukan pelayanan jemput bola perekaman KTP elektronik (E-KTP) di Kecamatan Siompu dan Siompu Barat. “Disdukcapil Buton Selatan Jemput Bola Rekam E-KTP di Siompu dan Siompu Barat Terkendala Listrik, Warga Tetap Antusias,”

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program nasional Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan yang menyasar wilayah terpencil, tertinggal, dan desa terluiar (3T) kepulauan guna meningkatkan cakupan pelayanan administrasi kependudukan.
Kadis Dukcapil Buton Selatan Hariyati Kanang, SKM, M.Kes melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Busel Salahuddin SE mengatakan Buton Selatan menjadi salah satu daerah sasaran karena masih rendahnya capaian perekaman E-KTP dibanding daerah lain di Sulawesi Tenggara.
“Wilayah Buton Selatan memiliki banyak pulau kecil sehingga menjadi tantangan tersendiri dalam menjangkau masyarakat. Daerah kepulauan seperti Siompu dan Siompu Barat masuk kategori wilayah 3T, yakni terluar, terpencil, dan tertinggal,” ujarnya, Senin (18/5/2026).
Ia menjelaskan, tim pelayanan terdiri dari empat orang petugas dari pusat dan tiga orang dari Provinsi Sulawesi Tenggara. Pelayanan berlangsung selama lima hari, mulai 5 hingga 9 Mei 2026.
Menurutnya, kendala utama di wilayah pelayanan adalah keterbatasan listrik dan jaringan. Di Kecamatan Siompu Barat, listrik PLN baru menyala sekitar pukul 15.00 WITA. Untuk mengatasi hal tersebut, pihak pemerintah kecamatan menyiapkan genset agar pelayanan tetap berjalan sejak pagi hari.
“Kami menyeberang sejak pagi dan mulai pelayanan sekitar pukul 08.30 WITA menggunakan genset. Antusias masyarakat sangat tinggi sampai pelayanan berlangsung hingga malam hari,” Lanjutnya.
Tidak hanya melakukan perekaman, Kata Salahudinm tim juga langsung mencetak E-KTP di lokasi pelayanan menggunakan peralatan khusus yang dibawa langsung oleh tim dari Kementerian Dalam Negeri.
Dia pun mengungkapkan, target nasional perekaman E-KTP saat ini berada di angka 99 persen, sementara capaian Kabupaten Buton Selatan baru sekitar 91 persen. Untuk wilayah daratan, rata-rata capaian telah mencapai 90 persen, sedangkan wilayah kepulauan masih berada di kisaran 80 persen.
“Kurangnya kesadaran masyarakat masih menjadi tantangan. Di wilayah kepulauan, sebagian masyarakat merasa belum terlalu membutuhkan KTP karena aktivitas sehari-hari mereka lebih banyak di laut,” jelasnya.
baca juga:
- Ketua TP Posyandu 6 SPM Buton Selatan Tinjau Layanan Terpadu di Sejumlah Desa
- BPS Buton Selatan Gelar NGIBAR Perdana SE2026 Bersama Bank Sultra Cabang Pembantu Batauga
Meski demikian, pihak Disdukcapil terus berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai inovasi dan program jemput bola di seluruh kecamatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Buton Selatan, Hariyati Kanang, SKM, M.Kes, menyambut baik pelayanan jemput bola tersebut karena dinilai memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan.
“Pelayanan seperti ini sangat bagus karena masyarakat tidak perlu lagi datang jauh-jauh ke kantor Disdukcapil. Petugas langsung turun ke lapangan untuk membantu pembuatan KTP,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa proses pembuatan KTP elektronik tidak dapat diwakilkan karena harus melalui perekaman biometrik secara langsung oleh pemilik data.(*)



