Disdukcapil Buton Selatan Jemput Bola Rekam E-KTP di Siompu dan Siompu Barat Terkendala Listrik, Warga Tetap Antusias
BUTON SELATAN, DURASITIMES.COM- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Buton Selatan bersama tim dari Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri melakukan pelayanan jemput bola perekaman KTP elektronik (E-KTP) di Kecamatan Siompu dan Siompu Barat. “Disdukcapil Buton Selatan Jemput Bola Rekam E-KTP di Siompu dan Siompu Barat Terkendala Listrik, Warga Tetap Antusias,”

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program nasional Gerakan Indonesia Sadar Administrasi Kependudukan yang menyasar wilayah terpencil, tertinggal, dan desa terluiar (3T) kepulauan guna meningkatkan cakupan pelayanan administrasi kependudukan.
Kadis Dukcapil Buton Selatan Hariyati Kanang, SKM, M.Kes melalui Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Disdukcapil Busel Salahuddin SE mengatakan Buton Selatan menjadi salah satu daerah sasaran karena masih rendahnya capaian perekaman E-KTP dibanding daerah lain di Sulawesi Tenggara.
“Wilayah Buton Selatan memiliki banyak pulau kecil sehingga menjadi tantangan tersendiri dalam menjangkau masyarakat. Daerah kepulauan seperti Siompu dan Siompu Barat masuk kategori wilayah 3T, yakni terluar, terpencil, dan tertinggal,” ujarnya, Senin (18/5/2026).
Ia menjelaskan, tim pelayanan terdiri dari empat orang petugas dari pusat dan tiga orang dari Provinsi Sulawesi Tenggara. Pelayanan berlangsung selama lima hari, mulai 5 hingga 9 Mei 2026.
Menurutnya, kendala utama di wilayah pelayanan adalah keterbatasan listrik dan jaringan. Di Kecamatan Siompu Barat, listrik PLN baru menyala sekitar pukul 15.00 WITA. Untuk mengatasi hal tersebut, pihak pemerintah kecamatan menyiapkan genset agar pelayanan tetap berjalan sejak pagi hari.
“Kami menyeberang sejak pagi dan mulai pelayanan sekitar pukul 08.30 WITA menggunakan genset. Antusias masyarakat sangat tinggi sampai pelayanan berlangsung hingga malam hari,” Lanjutnya.
Tidak hanya melakukan perekaman, Kata Salahudinm tim juga langsung mencetak E-KTP di lokasi pelayanan menggunakan peralatan khusus yang dibawa langsung oleh tim dari Kementerian Dalam Negeri.
Dia pun mengungkapkan, target nasional perekaman E-KTP saat ini berada di angka 99 persen, sementara capaian Kabupaten Buton Selatan baru sekitar 91 persen. Untuk wilayah daratan, rata-rata capaian telah mencapai 90 persen, sedangkan wilayah kepulauan masih berada di kisaran 80 persen.
“Kurangnya kesadaran masyarakat masih menjadi tantangan. Di wilayah kepulauan, sebagian masyarakat merasa belum terlalu membutuhkan KTP karena aktivitas sehari-hari mereka lebih banyak di laut,” jelasnya.
baca juga:
- Ketua TP Posyandu 6 SPM Buton Selatan Tinjau Layanan Terpadu di Sejumlah Desa
- BPS Buton Selatan Gelar NGIBAR Perdana SE2026 Bersama Bank Sultra Cabang Pembantu Batauga
Meski demikian, pihak Disdukcapil terus berupaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai inovasi dan program jemput bola di seluruh kecamatan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Buton Selatan, Hariyati Kanang, SKM, M.Kes, menyambut baik pelayanan jemput bola tersebut karena dinilai memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan.
“Pelayanan seperti ini sangat bagus karena masyarakat tidak perlu lagi datang jauh-jauh ke kantor Disdukcapil. Petugas langsung turun ke lapangan untuk membantu pembuatan KTP,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa proses pembuatan KTP elektronik tidak dapat diwakilkan karena harus melalui perekaman biometrik secara langsung oleh pemilik data.(*)
baca berita lainnya:
Sekda La Ode Harwanto: Pemkab Buton Selatan Dukung Program PSN Terintegrasi Lewat Gerai KMP, KNMP, Ketahanan Pangan dan MBG
BUTON SELATAN, DURASITIMES.COM – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan menyambut peluncuran Gerai Merah Putih sebagai bagian dari program strategis nasional (PSN) yang diresmikan serentak pemerintah pusat di berbagai daerah di Indonesia. Di Kabupaten Buton Selatan, peresmian dipusatkan di Desa Lawela. “Sekda La Ode Harwanto: Pemkab Buton Selatan Dukung Program PSN Terintegrasi Lewat Gerai KMP, KNMP, Ketahanan Pangan dan MBG,”

Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Selatan La Ode Harwanto, SPd MPd menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan Bupati Buton Selatan H Muh dios atas upaya menghadirkan program tersebut di Butopn Selatan.
Menurutnya, kehadiran Gerai Koperasi Merah Putih (KMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) akan memberikan dampak positif yang terintegrasi bagi sektor perikanan, pertanian, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Ini adalah program yang sangat strategis dan berdampak sistemik secara positif bagi masyarakat,” ujar Harwanto, Sabtu (16/5/2026).
Ia menjelaskan, baik KMP, KNMP dan Program ketahana pangan nantinya akan dilengkapi fasilitas penggudangan dan cold storage untuk mendukung distribusi hasil perikanan. “jadi hasil cetak sawah dan tangkapan nelayan dapat disuplai langsung kepada pelaku usaha dapur MBG melalui koperasi tersebut,” tuturnya
“Pemilik dapur MBG nantinya bisa mengambil ikan segar dari cold storage yang ada di KNMP maupun di coldstorage milik pemerintah daerah. Selain itu program ini nantinya akan ada turunannya yaitu merealisasikan pembangunan rumah untuk nelayan. jadi Semua terintegrasi,” lanjutnya.
Selain sektor perikanan, program cetak sawah yang menjadi bagian PSN juga mulai diarahkan masuk ke Buton Selatan, khususnya di wilayah Sampolawa. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan surplus pangan daerah, terutama produksi beras.
Harwanto menyebut, kawasan pertanian yang masuk dalam LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan) telah dipersiapkan pemerintah daerah untuk mendukung program nasional tersebut.
“Program cetak sawah ini untuk mendukung kebutuhan pangan, termasuk menyuplai kebutuhan MBG,” jelasnya.
Ia menambahkan, seluruh program tersebut dirancang saling terhubung, mulai dari hasil nelayan, produksi pertanian, hingga distribusi kebutuhan pokok masyarakat melalui koperasi merah putih dan koperasi nelayan Merah Putih.
“Hasil nelayan dan hasil pertanian nantinya terintegrasi. Kebutuhan pokok masyarakat tersedia di gerai, sementara hasil perikanan dapat diambil di KNMP,” ujarnya.
Tak hanya itu, pemerintah pusat juga disebut akan menghadirkan program turunan berupa pembangunan kawasan dan perumahan nelayan di sekitar lokasi KNMP.
“Tahun ini di Buton Selatan direncanakan akan ada pembangunan terintegrasi di kawasan KNMP, termasuk perumahan nelayan,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Buton Selatan saat ini mengusulkan enam titik tambahan pembangunan KNMP di sejumlah kecamatan. Usulan tersebut mencakup wilayah Batu Atas, Siompu, Kadatua, Lapandewa, Sampolawa, dan Batauga.
Menurut Harwanto, seluruh persyaratan administrasi dan kesiapan lahan telah dipenuhi dan kini tinggal menunggu penetapan dari pemerintah pusat.
“Saat ini yang sudah memiliki fisik bangunan baru satu titik yaitu di Desa Gerak Makmur. Kami berharap seluruh usulan bisa terealisasi agar setiap kecamatan memiliki satu KNMP,” ujarnya.
baca juga:
- Konsultasi ke Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Gubernur Sultra ASR Pastikan Proyek Strategis Sesuai Aturan
- Ujian Praktik Seni Budaya Kelas IX SMPN 1 Batauga Tampilkan Potensi dan Bakat Siswa
Ia optimistis keberadaan tujuh titik KNMP nantinya akan mempermudah distribusi ikan untuk kebutuhan masyarakat maupun program MBG di Kabupaten Buton Selatan.
Sebelumnya diberitakan Presiden Prabowo telah mengresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Museum Ibu Marsinah, hingga Panen Raya Jagung secara serentak yang di Pusatkan di Jawa Timur dan diikuti secara daring seluruh Pemerintah Daerah di Indonesia termasuk di Kabupaten Buton Selatan.
di hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto juga melakukan kunjungan kerja ke sejumlah titik di Jawa Timur. Tiba di Pangkalan TNI AU Iswahjudi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (16/05/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, Presiden Prabowo kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Tuban untuk menghadiri sejumlah rangkaian kegiatan.
Presiden Prabowo akan meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk. Selain itu, Kepala Negara juga akan meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Selanjutnya, Presiden Prabowo akan menuju Kabupaten Tuban untuk menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan menuju Jawa Timur diantaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.(*)



