Kabupaten Buton SelatanSULTRA

Sekda La Ode Harwanto: Pemkab Buton Selatan Dukung Program PSN Terintegrasi Lewat Gerai KMP, KNMP, Ketahanan Pangan dan MBG

BUTON SELATAN, DURASITIMES.COM – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan menyambut peluncuran Gerai Merah Putih sebagai bagian dari program strategis nasional (PSN) yang diresmikan serentak pemerintah pusat di berbagai daerah di Indonesia. Di Kabupaten Buton Selatan, peresmian dipusatkan di Desa Lawela. “Sekda La Ode Harwanto: Pemkab Buton Selatan Dukung Program PSN Terintegrasi Lewat Gerai KMP, KNMP, Ketahanan Pangan dan MBG,”

Sekda La Ode Harwanto: Pemkab Buton Selatan Dukung Program PSN Terintegrasi Lewat Gerai KMP, KNMP, Ketahanan Pangan dan MBG
Sekda La Ode Harwanto: Pemkab Buton Selatan Dukung Program PSN Terintegrasi Lewat Gerai KMP, KNMP, Ketahanan Pangan dan MBG

Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Selatan La Ode Harwanto, SPd MPd menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan Bupati Buton Selatan H Muh dios atas upaya menghadirkan program tersebut di Butopn Selatan.

Menurutnya, kehadiran Gerai Koperasi Merah Putih (KMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) akan memberikan dampak positif yang terintegrasi bagi sektor perikanan, pertanian, hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Ini adalah program yang sangat strategis dan berdampak sistemik secara positif bagi masyarakat,” ujar Harwanto, Sabtu (16/5/2026).

Ia menjelaskan, baik KMP, KNMP dan Program ketahana pangan nantinya akan dilengkapi fasilitas penggudangan dan cold storage untuk mendukung distribusi hasil perikanan. “jadi hasil cetak sawah dan tangkapan nelayan dapat disuplai langsung kepada pelaku usaha dapur MBG melalui koperasi tersebut,” tuturnya

“Pemilik dapur MBG nantinya bisa mengambil ikan segar dari cold storage yang ada di KNMP maupun di coldstorage milik pemerintah daerah. Selain itu program ini nantinya akan ada turunannya yaitu merealisasikan pembangunan rumah untuk nelayan. jadi Semua terintegrasi,” lanjutnya.

Selain sektor perikanan, program cetak sawah yang menjadi bagian PSN juga mulai diarahkan masuk ke Buton Selatan, khususnya di wilayah Sampolawa. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan surplus pangan daerah, terutama produksi beras.

Harwanto menyebut, kawasan pertanian yang masuk dalam LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan) telah dipersiapkan pemerintah daerah untuk mendukung program nasional tersebut.

“Program cetak sawah ini untuk mendukung kebutuhan pangan, termasuk menyuplai kebutuhan MBG,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh program tersebut dirancang saling terhubung, mulai dari hasil nelayan, produksi pertanian, hingga distribusi kebutuhan pokok masyarakat melalui koperasi merah putih dan koperasi nelayan Merah Putih.

“Hasil nelayan dan hasil pertanian nantinya terintegrasi. Kebutuhan pokok masyarakat tersedia di gerai, sementara hasil perikanan dapat diambil di KNMP,” ujarnya.

3 5

Tak hanya itu, pemerintah pusat juga disebut akan menghadirkan program turunan berupa pembangunan kawasan dan perumahan nelayan di sekitar lokasi KNMP.

“Tahun ini di Buton Selatan direncanakan akan ada pembangunan terintegrasi di kawasan KNMP, termasuk perumahan nelayan,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Buton Selatan saat ini mengusulkan enam titik tambahan pembangunan KNMP di sejumlah kecamatan. Usulan tersebut mencakup wilayah Batu Atas, Siompu, Kadatua, Lapandewa, Sampolawa, dan Batauga.

Menurut Harwanto, seluruh persyaratan administrasi dan kesiapan lahan telah dipenuhi dan kini tinggal menunggu penetapan dari pemerintah pusat.

“Saat ini yang sudah memiliki fisik bangunan baru satu titik yaitu di Desa Gerak Makmur. Kami berharap seluruh usulan bisa terealisasi agar setiap kecamatan memiliki satu KNMP,” ujarnya.

baca juga:

  1. Konsultasi ke Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Gubernur Sultra ASR Pastikan Proyek Strategis Sesuai Aturan
  2. Ujian Praktik Seni Budaya Kelas IX SMPN 1 Batauga Tampilkan Potensi dan Bakat Siswa

 

Ia optimistis keberadaan tujuh titik KNMP nantinya akan mempermudah distribusi ikan untuk kebutuhan masyarakat maupun program MBG di Kabupaten Buton Selatan.

Sebelumnya diberitakan Presiden Prabowo telah mengresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, Museum Ibu Marsinah, hingga Panen Raya Jagung secara serentak yang di Pusatkan di Jawa Timur dan diikuti secara daring seluruh Pemerintah Daerah di Indonesia termasuk di Kabupaten Buton Selatan.

di hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto juga melakukan kunjungan kerja ke sejumlah titik di Jawa Timur. Tiba di Pangkalan TNI AU Iswahjudi, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Sabtu (16/05/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, Presiden Prabowo kemudian melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Tuban untuk menghadiri sejumlah rangkaian kegiatan.
Presiden Prabowo akan meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Kabupaten Nganjuk. Selain itu, Kepala Negara juga akan meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Selanjutnya, Presiden Prabowo akan menuju Kabupaten Tuban untuk menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026.
Turut mendampingi Presiden Prabowo dalam penerbangan menuju Jawa Timur diantaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.(*)

baca berita lainnya:

BPS Buton Selatan Gelar NGIBAR Perdana SE2026 Bersama Bank Sultra Cabang Pembantu Batauga

BUTON SELATAN, BP – Badan Pusat Statistik Kabupaten Buton Selatan menggelar kegiatan Ngisi Bareng (NGIBAR). Kegiatan tersebut perdana dilaksanakan dalam rangka pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Bank Sultra Cabang Pembantu Batauga, Jumat malam (8/5/2026). “BPS Buton Selatan Gelar NGIBAR Perdana SE2026 Bersama Bank Sultra Cabang Pembantu Batauga,”

BPS Buton Selatan Gelar NGIBAR Perdana SE2026 Bersama Bank Sultra Cabang Pembantu Batauga
BPS Buton Selatan Gelar NGIBAR Perdana SE2026 Bersama Bank Sultra Cabang Pembantu Batauga

Kegiatan NGIBAR dimulai pukul 18.30 WITA itu dilaksanakan dengan menyesuaikan jam operasional pihak perbankan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung suksesnya pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Buton Selatan.

Selain dihadiri jajaran Bank Sultra Cabang, kegiatan tersebut juga melibatkan perwakilan BNI KCP Batauga. Kehadiran dua lembaga perbankan itu menjadikan NGIBAR perdana di Buton Selatan yang menghadirkan Dua pelaku usaha skala besar secara bersamaan.

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Buton Selatan, La Ode Ikhsanuddin Hamid, SST.,M.Si mengatakan Sensus Ekonomi 2026 merupakan agenda strategis nasional yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian Indonesia, baik di tingkat nasional maupun daerah.

“Melalui kegiatan NGIBAR ini, BPS memberikan pendampingan langsung kepada pelaku usaha dalam proses pengisian data usaha agar data yang dikumpulkan lebih akurat, lengkap, dan berkualitas,” ujarnya.

Menurutnya, data yang dihimpun nantinya akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan, penguatan sektor usaha, hingga perencanaan ekonomi daerah yang lebih tepat sasaran.

Sementara itu, Pimpinan Bank Sultra Cabang Pembantu Batauga, Yasni Hamaruddin Ode, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan NGIBAR sebagai bagian dari dukungan dunia usaha terhadap Sensus Ekonomi 2026.

baca juga:

  1. Prestasi Gemilang SMAN 1 Batauga, 146 Siswa Lulus 100 Persen, 10 Siswa Diterima PTN Haluoleo Tanpa Tes, Ini Dia Nama-Namanya
  2. SPMB 2026 SMPN 1 Batauga Dibuka Gratis, Siapkan Enam Rombel, Optimistis Jadi Pilihan Utama …

Ia menilai kegiatan tersebut menjadi langkah positif dalam membangun sinergi antara BPS dan pelaku usaha guna menghadirkan data ekonomi yang berkualitas dan terpercaya.

“Melalui kegiatan NGIBAR, BPS berharap tumbuh kesadaran bersama mengenai pentingnya data akurat dalam memotret potensi ekonomi daerah, perkembangan dunia usaha, serta mendukung perumusan kebijakan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Kehadiran pelaku usaha besar dalam kegiatan itu juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pelaku usaha lainnya di Kabupaten Buton Selatan untuk turut berpartisipasi aktif menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.(*)

Visited 10 times, 10 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *