Koran Online Baubau Post Edisi 05 Mei 2026
Koran Online Baubau Post Edisi 05 Mei 2026
baca Koran Online Baubau Post Edisi 05 Mei 2026 Versi PDF
baca Koran Online Baubau Post Edisi 05 Mei 2026
baca juga Koran Online Baubau Post Edisi lainnya:
baca Berita Lainnya:
445 WBP dan Pegawai Lapas Baubau Ikuti Skrining Kesehatan Massal Untuk Cegah Penyakit Menular
BAUBAU, DURASITIMES.COM- – Sebanyak 445 warga binaan pemasyarakatan (WBP) bersama pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Baubau menjalani skrining kesehatan massal yang dilaksanakan selama dua hari, pada 29–30 April 2026. “445 WBP dan Pegawai Lapas Baubau Ikuti Skrining Kesehatan Massal Untuk Cegah Penyakit Menular,”

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Cek Kesehatan Gratis yang dirangkaikan dengan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL), sebagai bentuk pemenuhan hak dasar kesehatan bagi seluruh warga negara tanpa terkecuali.
Pelaksanaan skrining ini digagas melalui kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kota Baubau dengan tujuh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) puskesmas yang tersebar di wilayah setempat.
Adapun puskesmas yang terlibat meliputi Puskesmas Bataraguru, Puskesmas Wolio, Puskesmas Bukit Wolio Indah, Puskesmas Wajo, serta Puskesmas Kodolomoko, Katobengke, dan Waborobo.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, dr. Frederik Tangke Allo, Sp.B, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, termasuk warga binaan di lingkungan pemasyarakatan.
Ia menjelaskan bahwa layanan yang diberikan tidak hanya sebatas pemeriksaan kesehatan umum, tetapi juga mencakup deteksi dini dan upaya pencegahan berbagai penyakit.
Rangkaian pemeriksaan meliputi skrining fisik berupa pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) dan tekanan darah, serta pemeriksaan laboratorium seperti gula darah, hepatitis C, sifilis, dan HIV.
Selain itu, dilakukan pula deteksi dini tuberkulosis (TBC) sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penyebaran penyakit menular di lingkungan dengan tingkat hunian tinggi.
Kegiatan ini juga mencakup inspeksi kesehatan lingkungan pada sarana dan prasarana dapur Lapas guna memastikan standar kebersihan dan sanitasi terpenuhi.
Para peserta turut mendapatkan edukasi kesehatan melalui sosialisasi pola hidup sehat untuk mencegah penyebaran penyakit di lingkungan padat hunian.
Sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan berkelanjutan, pada hari pertama kegiatan dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepala Lapas Kelas IIA Baubau Abdul Waris, A.Md.IP., S.H., M.H., dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau.
Menurut dr. Frederik, kerja sama tersebut merupakan wujud komitmen bersama dalam menjamin terpenuhinya hak kesehatan warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
baca juga:
- MTQ XIV Baubau Sukses Digelar, Wawali Baubau Wa Ode Hamsinah Tutup MTQ XIV Dengan Meriah, Murhum Tampil sebagai Juara Umum
- Kolaborasi Dinkes dan Poltekkes Perkuat Pencegahan Stunting Digital Pada Remaja Melalui Aplikasi
Ia menegaskan bahwa Dinas Kesehatan akan terus memberikan pelayanan optimal guna menciptakan lingkungan Lapas yang sehat dan mendukung proses pembinaan.
Sementara itu, Kepala Lapas Baubau Abdul Waris menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam menjaga kesehatan dan kondusivitas lingkungan Lapas.
Ia menilai bahwa melalui deteksi dini, potensi penyebaran penyakit di dalam blok hunian dapat ditekan secara signifikan.
Dengan adanya skrining kesehatan massal ini, diharapkan seluruh warga binaan dan pegawai Lapas Baubau dapat menjalani aktivitas dengan kondisi kesehatan yang lebih baik serta meningkatkan kualitas hidup di lingkungan pemasyarakatan.(*)









