KORAN ONLINE

Koran Online Baubau Post Edisi 21 April 2026

Koran Online Baubau Post Edisi 21 April 2026

baca Koran Online Baubau Post Edisi 21 April 2026 versi PDF

 

 

baca Koran Online Baubau Post Edisi 21 April 2026

01 02 8 04 8 05 8 06 8 07 8 08 8 21

baca juga Koran Online Baubau Post Edisi lainnya:

  1. Koran Online Baubau Post Edisi 16 April 2026
  2. Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 13 April 2026

baca berita lainnya:

HUT ke-62 Sultra, Baksos Kesehatan Gratis Jangkau Ratusan Warga

SULTRA, DURASITIMES.COM — Ratusan warga memanfaatkan layanan  kesehatan gratis yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Sulawesi Tenggara, dengan cakupan layanan mulai dari operasi katarak, bibir sumbing, hingga sunatan massal. “HUT ke-62 Sultra, Baksos  Kesehatan Gratis Jangkau Ratusan Warga,”

HUT ke-62 Sultra, Baksos Kesehatan Gratis Jangkau Ratusan Warga
HUT ke-62 Sultra, Baksos Kesehatan Gratis Jangkau Ratusan Warga

Kegiatan yang dipusatkan di Kendari ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah dalam memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan penanganan medis.

Hingga pelaksanaan berjalan, program operasi katarak menunjukkan progres signifikan. Dari total kuota 50 peserta, sebanyak 32 orang telah menjalani tindakan medis, sementara jumlah pendaftar telah mencapai 40 orang.

Sementara itu, layanan sunatan massal mencatat jumlah peserta yang cukup tinggi. Sebanyak 147 anak telah terdaftar dari kuota 250 peserta yang disediakan panitia.

Adapun untuk operasi bibir sumbing, pemerintah menyiapkan kuota sebanyak 30 peserta yang akan mendapatkan penanganan secara menyeluruh melalui kerja sama dengan lembaga mitra.

“Program ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan akses layanan kesehatan yang merata bagi masyarakat,” ujar salah satu panitia pelaksana kegiatan.

Ia menambahkan, tingginya antusiasme masyarakat menjadi indikator bahwa kebutuhan terhadap layanan kesehatan gratis masih sangat besar, terutama di daerah.

Pelaksanaan kegiatan ini melibatkan sejumlah mitra kemanusiaan, di antaranya Yayasan Smile Train untuk operasi bibir sumbing, Kalbe Farma untuk operasi katarak, serta Asia Muslim Charity Foundation (AMCF) melalui program Kapal Kemanusiaan Sultra untuk sunatan massal.

“Kolaborasi dengan berbagai pihak ini memungkinkan layanan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dengan kualitas yang tetap terjaga,” kata perwakilan penyelenggara.

Secara historis, program bakti sosial kesehatan telah lama menjadi bagian dari strategi pemerintah di Indonesia dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Sejak era 1970-an, kegiatan operasi katarak massal mulai digencarkan sebagai respons terhadap tingginya angka kebutaan akibat katarak di Indonesia.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa katarak masih menjadi penyebab utama kebutaan di Indonesia, dengan prevalensi yang cukup tinggi terutama pada kelompok usia lanjut. Secara global, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga mencatat bahwa lebih dari 65 juta orang di dunia mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.

Kesehatan

Sementara itu, penanganan bibir sumbing melalui kerja sama internasional seperti yang dilakukan dengan Smile Train telah berlangsung sejak awal 2000-an dan membantu jutaan pasien di berbagai negara berkembang.

baca juga:

  1. Efisiensi Anggaran, Gubernur Sultra ASR Terapkan Skema WFH ASN dan Gerakan Moral Tiap Jumat
  2. Gubernur Sultra ASR Dorong Efisiensi Pertanian dengan Ratusan Alsintan Modern

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat yang selama ini terkendala biaya untuk mendapatkan layanan kesehatan yang layak,” ujar salah satu tenaga medis yang terlibat.

Bakti sosial kesehatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Sulawesi Tenggara yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.

Ke depan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menghadirkan program serupa secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta menekan angka penyakit yang dapat dicegah melalui intervensi medis.(*)

Visited 4 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *