RESEP MARTABAK MINI MANIS
RESEP MARTABAK MINI MANIS

🍳 MARTABAK MINI MANIS
📝 Bahan:
250 gr tepung terigu
1 sdm gula pasir
½ sdt garam
½ sdt baking powder
½ sdt soda kue
1 butir telur
300 ml air
½ sdt vanili (opsional)
🧈 Topping:
Gula pasir
Margarin
Meses / keju / kacang sesuai selera 🧀🍫
👩🍳 Cara Membuat:
Campur tepung, gula, garam, baking powder & soda kue.
Masukkan telur & air, aduk sampai halus (tidak bergerindil).
Diamkan adonan ±30–60 menit supaya bersarang cantik 😉
Panaskan teflon kecil, tuang adonan (jangan terlalu penuh).
Masak api kecil sampai muncul lubang-lubang.
Tabur sedikit gula, tutup sebentar sampai matang.
Oles margarin & beri topping. Lipat jadi setengah 🌙
✨ Tips jualan:
Pakai cetakan martabak mini biar seragam.
Variasi topping kekinian: coklat lumer, red velvet, tiramisu 😍
Bisa dijual isi 5–10 pcs dalam box kecil.
Sumber: Resep Makanan Enak
===========================
Baca Berita Lainnya:
Bulog Baubau Salurkan Bantuan Pangan untuk 95 Penerima di Kelurahan Wale Dua Bulan Sekaligus
BAUBAU, DURASITIMES.COM – Perum BULOG Cabang Baubau mulai menyalurkan Bantuan Pangan (Banpang) alokasi Februari dan Maret 2026 kepada masyarakat di Kelurahan Wale, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra). “Bulog Baubau Salurkan Bantuan Pangan untuk 95 Penerima di Kelurahan Wale Dua Bulan Sekaligus,”

Penyaluran di Kelurahan Wale, tercatat sebanyak 95 Penerima Bantuan Pangan (PBP) menerima bantuan berupa beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter. Bantuan ini merupakan akumulasi untuk dua bulan, yakni Februari dan Maret 2026.
Secara keseluruhan, jumlah pagu penerima bantuan pangan di Kota Baubau mencapai 14.926 PBP untuk setiap alokasi penyaluran yang akan disalurkan di 43 Kelurahan di Kota Baubau.
Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan serta membantu meringankan beban masyarakat, khususnya di tengah kondisi ekonomi yang masih berfluktuasi.
Pimpinan Perum BULOG Baubau, Ritno, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan pangan ini dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran, sesuai dengan data penerima yang telah ditetapkan.
“Kami memastikan bantuan ini dapat diterima langsung oleh masyarakat yang berhak, serta berjalan dengan tertib dan lancar,” ujar Ritno pada awak media, (27/3/2026).
baca juga:
- Disperindag Baubau Pantau Harga Telur Pasca Idulfitri, Mulai Turun di Kisaran Rp 65 Ribu Hingga Rp 78 Ribu
- Bupati Buton Selatan H Muh Adios Pimpin Gerakan Pangan Murah Untuk Stabilkan Harga di…
Penyaluran bantuan pangan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah Baubau.(*)
baca berita lainnya:
Bulog Baubau Tambah 3.000 Ton Beras dan Perkuat Cadangan Pangan Jelang Ramadan 2026
BAUBAU, DT – Menjelang lonjakan konsumsi pada Ramadan dan Idulfitri 2026, Perum Bulog Kantor Cabang Baubau memastikan penguatan pasokan pangan di wilayah Kepulauan Buton. Perseroan mendatangkan tambahan beras, minyak goreng, dan gula untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan masyarakat serta menjaga stabilitas harga. “Bulog Baubau Tambah 3.000 Ton Beras dan Perkuat Cadangan Pangan Jelang Ramadan 2026,”

Penyiapan cadangan pangan ini dilakukan di tengah tingginya ketergantungan Kepulauan Buton terhadap pasokan dari luar wilayah. Wilayah ini ditopang oleh dua gudang utama Bulog yang berada di Kota Baubau dan Wanci, Kabupaten Wakatobi, sebagai jalur distribusi ke sejumlah titik penjualan.
Pimpinan Bulog Cabang Baubau, Hendra Dionisius, menjelaskan bahwa penguatan stok tahun 2026 menjadi prioritas karena konsumsi pangan selalu meningkat signifikan pada bulan Ramadan. “Kami mengupayakan agar tidak terjadi kekosongan pasokan. Setiap tahun permintaan meningkat cukup tinggi,” ucapnya, Jumat (06/02/2026)
Saat ini, Bulog Baubau menyimpan sekitar 2.000 ton beras. Jumlah itu akan diperkokoh dengan tambahan 1.000 ton beras yang dikirim dari sejumlah gudang di Kendari dan Konawe. Pengiriman ini dipastikan berlangsung secara bertahap sebelum memasuki awal Ramadan.
Menurut Hendra, tambahan beras tersebut merupakan langkah antisipasi menghadapi fluktuasi harga dan permintaan. “Total sekitar 3.000 ton beras akan kami siapkan khusus untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri,” katanya.
Selain beras, Bulog juga memperkuat pasokan minyak goreng melalui kerja sama dengan PT SMART. Sebanyak delapan kontainer minyak goreng dari Marunda, Jakarta, dijadwalkan tiba pada Februari 2026. Adapun lima kontainer tambahan akan masuk pada Maret 2026 untuk memperluas ketersediaan komoditas tersebut.
Bulog juga menambah pasokan gula pasir sebanyak 50 ton yang akan tiba pada Februari 2026. Penambahan gula dilakukan untuk mengurangi risiko kelangkaan dan mencegah potensi kenaikan harga yang biasanya terjadi menjelang hari besar keagamaan.
Seluruh komoditas itu akan didistribusikan melalui jaringan Rumah Pangan Kita (RPK) yang selama ini menjadi ujung tombak penjualan di pasar maupun titik layanan di luar pasar. Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) juga disalurkan melalui RPK dengan harga sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). “RPK ini yang memungkinkan kami menjangkau masyarakat secara langsung,” tutur Hendra.
Secara nasional, penguatan cadangan pangan menjelang Ramadan telah menjadi pola tahunan. Indonesia pernah mengalami gejolak harga beras pada 1998 saat krisis moneter serta pada 2007 ketika pasokan dunia ketat, sehingga pemerintah memperkuat kembali peran Bulog sebagai stabilisator pangan.
Di tingkat internasional, Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) mencatat bahwa tekanan suplai jelang hari-hari besar keagamaan juga terjadi di berbagai negara. Negara yang bergantung pada impor pangan, terutama minyak goreng dan gula, rentan mengalami fluktuasi harga saat permintaan global meningkat.
baca juga:
- Potensi 1,5 Juta Ton, Sultra Perkuat Perikanan Lewat PPI Sodohoa Yang Diresmikan Gubernur ASR
- Wawali Baubau Wa Ode Hamsinah Ajak Warga Jadi Eksportir Manfaatkan Akses Pasar Global
Situasi tersebut mendorong pemerintah Indonesia, termasuk Bulog Baubau, untuk meningkatkan cadangan logistik agar wilayah-wilayah kepulauan seperti Buton tidak terdampak gejolak pasokan nasional maupun global. Strategi ini juga berfungsi menjaga daya beli masyarakat agar tidak terpukul oleh spekulasi harga.
Bulog optimistis penguatan stok pangan yang dilakukan sejak awal tahun dapat menjaga kestabilan pasokan selama Ramadan dan Idulfitri 2026. “Harapan kami, masyarakat mendapatkan pangan dengan harga terjangkau dan ketersediaan tetap terjaga,” tambah Hendra menutup penjelasannya.(*)


