KORAN ONLINE

Koran Online Baubau Post Edisi 04 Februari 2026

Koran Online Baubau Post Edisi 04 Februari 2026

baca Koran Online Baubau Post Edisi 04 Februari 2026 versi PDF

 

 

baca Koran Online Baubau Post Edisi 04 Februari 2026

01 rotated 02 rotated 03 rotated 04 rotated 05 rotated06 1 rotated07 rotated 08 2

baca juga Koran Online Baubau Post Edisi Lainnya:

  1. Koran Online Baubau Post Edisi 02 Februari 2026
  2. Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 23 Januari 2026

 

Baca Berita Lainnya:

Baubau Lampaui Target Nasional Penerbitan 32 Ribu Kartu Identitas Anak, Masuk Peringkat Kedua di Sultra

BAUBAU – Kota Baubau mencatat kemajuan signifikan dalam pelayanan administrasi kependudukan setelah pencapaian penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) menembus angka 65,09 persen. Capaian tersebut bukan hanya memenuhi target nasional sebesar 60 persen, tetapi juga mengantarkan Baubau sebagai peringkat kedua tertinggi di Provinsi Sulawesi Tenggara pada 2025. “Baubau Lampaui Target Nasional Penerbitan 32 Ribu Kartu Identitas Anak, Masuk Peringkat Kedua di Sultra,”

Baubau Lampaui Target Nasional Penerbitan 32 Ribu Kartu Identitas Anak, Masuk Peringkat Kedua di Sultra
Baubau Lampaui Target Nasional Penerbitan 32 Ribu Kartu Identitas Anak, Masuk Peringkat Kedua di Sultra

 

Keberhasilan ini menjadi bagian dari upaya panjang pemerintah dalam mendorong digitalisasi dan keteraturan data kependudukan. Secara nasional, program KIA mulai digencarkan sejak 2016 sebagai langkah untuk menyelaraskan sistem identitas penduduk sejak dini, mengikuti praktik di sejumlah negara seperti Korea Selatan dan Jepang yang lebih dulu menerapkan kartu identitas anak berskala nasional.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Baubau, Arif Basari, menjelaskan bahwa jumlah anak di kota tersebut mencapai 49.744 jiwa. Dari total itu, sebanyak 32.380 anak telah memiliki KIA. “Kita sudah berada di atas standar yang ditetapkan pusat, dan ini menjadi bukti pelayanan administrasi di Baubau semakin cepat dan tepat,” ujarnya, Rabu (4/2/2025).

Di wilayah Sulawesi Tenggara, Baubau berada satu tingkat di bawah Kabupaten Konawe Utara yang lebih dahulu menembus target nasional. Pencapaian ini juga mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat terkait pentingnya identitas kependudukan bagi anak.

KIA sendiri merupakan identitas resmi bagi anak usia nol hingga 17 tahun kurang satu hari. Dokumen ini memiliki fungsi serupa kartu identitas nasional dewasa dan menjadi dasar penting dalam berbagai layanan publik. “Anak yang belum genap 17 tahun tetapi sudah berkuliah atau bersekolah di luar daerah tetap bisa menggunakan KIA sebagai identitas valid,” terang Arif.

Capaian Baubau tahun 2025 disebut sebagai salah satu peningkatan tertinggi dalam lima tahun terakhir. Hal ini tidak terlepas dari penyediaan sarana pencetakan yang kini jauh lebih memadai dibandingkan periode awal implementasi KIA. Pada tahun berjalan, Dukcapil Baubau mencetak lebih dari 13 ribu kartu.

Manfaat KIA mencakup berbagai keperluan administrasi, mulai dari pendaftaran sekolah, pembukaan rekening tabungan anak, layanan kesehatan, hingga kebutuhan perjalanan. Dokumen ini juga krusial dalam kondisi darurat. “Jika seorang anak mengalami musibah dan ditemukan membawa KIA, data identitas dan orang tuanya langsung bisa ditelusuri,” jelasnya.

Beli vitamin dan suplemen

Pada level internasional, penggunaan kartu identitas anak merupakan standar global yang telah diterapkan antara lain di negara-negara Uni Eropa. Sebagian besar sistem administrasi modern mengintegrasikan data anak sejak kelahiran untuk memudahkan akses jaminan sosial, pendidikan, dan pelayanan publik lainnya.

Untuk persyaratan penerbitan, anak usia 0–5 tahun cukup membawa Kartu Keluarga tanpa pas foto. Sementara anak usia 5 hingga 17 tahun kurang satu hari wajib melampirkan foto berukuran 2×3 atau 3×4. Foto dalam Kartu ini memiliki perbedaan warna berdasarkan tahun kelahiran, yakni merah untuk kelahiran ganjil dan biru untuk kelahiran genap.

Proses pencetakan KIA di Baubau dapat diselesaikan dalam satu hari, selama sarana pendukung tersedia. Kecepatan layanan ini sekaligus memperkuat integrasi data kependudukan anak dalam sistem nasional yang telah terhubung dengan identitas digital.

Selain menerbitkan KIA, Dukcapil Baubau juga memberikan tiga dokumen sekaligus ketika ada pengurusan administrasi anak, yaitu Kartu Keluarga baru, Akta Kelahiran, dan KIA. Jika pengurusan dilakukan untuk anak kedua namun anak pertama belum memiliki KIA, maka keduanya langsung dicetak bersamaan.

Tahun 2026, Baubau dipastikan masih memiliki stok blangko yang cukup dari pengadaan 2025. “Kami baru akan melakukan pengadaan tambahan jika stok yang ada sudah menipis,” kata Arif.

baca juga:

  1. Pemkot Baubau Apresiasi Pengukuhan Wanita Islam sebagai Mitra Keagamaan, Asisten I La Ode Aswad Minta Wanita Islam Jadi Penengah Harmoni Sosial
  2. Refleksi 76 Tahun Pengabdian, Imigrasi Baubau Perkuat Integritas
 

Ia berharap seluruh anak di Kota Baubau dapat memiliki KIA sebagai bagian dari tata kelola penduduk yang akurat. “Target kami jelas, seluruh sekitar 49 ribu anak di Baubau harus terdata melalui KIA,” tegasnya.

Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi administrasi Indonesia menuju sistem identitas tunggal yang terintegrasi penuh secara digital, sejalan dengan reformasi kependudukan global.(*)

 

Visited 30 times, 30 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *