Kabupaten Buton SelatanSULTRA

72 Calon Paskibraka Buton Selatan Jalani Diklat, Bupati H Muh Adios Tekankan Nasionalisme, Fokus Bentuk Karakter Bangsa

BUTON SELATAN, DURASITIMES.COM– Pemerintah Kabupaten Buton Selatan resmi memulai Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Buton Selatan Tahun 2026 sebagai persiapan pelaksanaan Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pembukaan diklat dilakukan langsung oleh Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios di halaman Kantor Bupati Buton Selatan, Rabu (22/7/2026), dengan menekankan pentingnya pembentukan karakter, disiplin, kepemimpinan, dan jiwa nasionalisme generasi muda. “72 Calon Paskibraka Buton Selatan Jalani Diklat, Bupati H Muh Adios Tekankan Nasionalisme, Fokus Bentuk Karakter Bangsa,”

72 Calon Paskibraka Buton Selatan Jalani Diklat, Bupati H Muh Adios Tekankan Nasionalisme, Fokus Bentuk Karakter Bangsa
72 Calon Paskibraka Buton Selatan Jalani Diklat, Bupati H Muh Adios Tekankan Nasionalisme, Fokus Bentuk Karakter Bangsa

 

Sebanyak 72 peserta yang terdiri atas 36 putra dan 36 putri akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan hingga 16 Agustus 2026. Mereka merupakan putra-putri terbaik hasil seleksi dari seluruh kecamatan di Kabupaten Buton Selatan yang selanjutnya akan menjalani pembinaan intensif bersama pelatih dan instruktur sebelum bertugas sebagai pengibar maupun penurun Bendera Merah Putih pada peringatan HUT RI Ke-81.

Bupati H. Muhammad Adios mengatakan, menjadi anggota Paskibraka merupakan amanah besar sekaligus kehormatan bagi generasi muda karena dipercaya menjalankan tugas kenegaraan pada momentum paling sakral dalam kalender nasional. “Kalian adalah putra-putri terbaik daerah yang telah melalui proses seleksi yang ketat. Tugas ini bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Menurut Bupati, pemusatan diklat tidak boleh dipandang hanya sebagai latihan fisik maupun baris-berbaris. “Pendidikan ini adalah kawah candradimuka untuk membentuk karakter, kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, nasionalisme, serta kecintaan kepada bangsa dan negara,” katanya. Ia juga meminta seluruh peserta menjaga kesehatan, menaati seluruh aturan, serta membangun solidaritas selama mengikuti pelatihan.

Kepada para pelatih dan instruktur, Bupati berpesan agar menjalankan proses pembinaan secara profesional, humanis, dan tetap tegas dalam menanamkan disiplin kepada seluruh peserta. “Laksanakan pembinaan dengan penuh tanggung jawab agar lahir Paskibraka yang berintegritas, tangguh, dan mampu menjalankan tugas dengan sempurna,” tegasnya.

3 9

Pelaksanaan Diklat Paskibraka Tahun 2026 mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2022 tentang Program Paskibraka dan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Regulasi tersebut menjadi landasan pembinaan generasi muda yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, sekaligus memperkuat kesiapan fisik, mental, disiplin, dan kekompakan peserta.

Secara historis, tradisi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka bermula pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1946 di Yogyakarta, kemudian berkembang menjadi organisasi pembinaan kepemudaan berskala nasional. Sejak diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 yang kemudian disempurnakan melalui Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2022, pembinaan Paskibraka berada di bawah koordinasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Di tingkat internasional, pembinaan generasi muda melalui pendidikan kepemimpinan, kedisiplinan, dan penguatan nilai kebangsaan juga menjadi praktik yang diterapkan berbagai negara sebagai bagian dari pembangunan karakter dan civic education bagi calon pemimpin masa depan.

baca juga:

  1. Rapat Paripurna DPRD, Bupati Buton Selatan H Muh Adios Ajak Seluruh Elemen Bersama Bangun Buton Selatan yang Sejahtera, Berbudaya, dan Berdaya Saing
  2. BPBD Buton Selatan Siaga 24 Jam Antisipasi Karhutla dan Kekeringan 2026..

 

Pembukaan diklat turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Selatan La Ode Harwanto, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buton Selatan, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah, Camat Batauga, pelatih, instruktur, panitia, serta seluruh calon anggota Paskibraka. Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Bupati secara resmi membuka pemusatan diklat dan berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar hingga melahirkan Paskibraka yang disiplin, berkarakter, dan mampu mengemban amanah pada Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.(*)

baca berita lainnya:

Pimpin Upacara HUT ke-12 Buton Selatan, Bupati Adios Tekankan Persatuan dan Percepatan Pembangunan, Jadikan Momentum Kerja Lebih Baik dan Kolaboratif

BUTON SELATAN, DURASITIMES.COM – Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios, S.Sos mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan peringatan Hari Jadi ke-12 Kabupaten Buton Selatan sebagai momentum memperkuat persatuan dan mempercepat pembangunan daerah. “Pimpin Upacara HUT ke-12 Buton Selatan, Bupati Adios Tekankan Persatuan dan Percepatan Pembangunan, Jadikan Momentum Kerja Lebih Baik dan Kolaboratif,”

Pimpin Upacara HUT ke-12 Buton Selatan, Bupati Adios Tekankan Persatuan dan Percepatan Pembangunan, Jadikan Momentum Kerja Lebih Baik dan Kolaboratif
Pimpin Upacara HUT ke-12 Buton Selatan, Bupati Adios Tekankan Persatuan dan Percepatan Pembangunan, Jadikan Momentum Kerja Lebih Baik dan Kolaboratif

 

Ajakan itu disampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Jadi ke-12 Kabupaten Buton Selatan di Batauga, Kamis, 23 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Bupati Adios menyampaikan rasa syukur atas perjalanan 12 tahun Busel yang telah mencatat kemajuan di berbagai sektor. Menurutnya, hari jadi bukan sekadar perayaan usia, tetapi refleksi perjalanan pembangunan dan komitmen untuk kesejahteraan masyarakat.

“Atas nama  Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Buton Selatan, saya menyampaikan penghormatan dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para pejuang pemekaran, pendiri daerah, para pemimpin terdahulu, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen yang telah berjuang menghadirkan Kabupaten Buton Selatan,” ujarnya.

IMG 20260723 WA0039

Ia menegaskan lahirnya Buton Selatan merupakan hasil perjuangan bersama untuk menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat dengan masyarakat, mempercepat pembangunan, dan memperluas kesejahteraan.

Pada peringatan tahun ini, Pemkab mengusung tema “Bersama Membangun Buton Selatan yang Sejahtera, Berbudaya, dan Berdaya Saing.” Tema tersebut menjadi arah pembangunan yang fokus pada tiga komitmen utama: meningkatkan kesejahteraan melalui pembangunan merata dan pelayanan publik berkualitas, memperkuat identitas budaya dengan melestarikan adat istiadat, serta meningkatkan daya saing melalui pembangunan SDM, tata kelola profesional, infrastruktur, teknologi, dan optimalisasi potensi unggulan daerah.IMG 20260723 WA0027

Bupati menyebut selama 12 tahun terakhir berbagai program telah dijalankan, mulai dari penguatan infrastruktur dasar, peningkatan layanan  pendidikan dan kesehatan, hingga pengembangan sektor ekonomi masyarakat. Potensi kelautan, perikanan, pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif terus dikembangkan sebagai penggerak ekonomi, dengan tetap menempatkan pelestarian budaya sebagai identitas dan modal pembangunan berkelanjutan.

Panduan Kota & Daerah

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD, Forkopimda, ASN, akademisi, dunia usaha, insan pers, ormas, dan seluruh masyarakat atas kontribusinya.

Meski banyak kemajuan, Bupati mengakui tantangan sebagai daerah kepulauan masih ada, terutama konektivitas antarwilayah, pemerataan layanan dasar, kualitas SDM, investasi, dan pengembangan ekonomi lokal yang bernilai tambah.

“Momentum Hari Jadi ke-12 ini harus menjadi titik tolak untuk bekerja lebih baik, lebih cepat, lebih efektif, dan lebih kolaboratif,” tegasnya.

IMG 20260723 WA0032

Pemkab, lanjutnya, berkomitmen membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, profesional, adaptif, dan berorientasi pelayanan. Ia juga meminta aparatur meningkatkan integritas dan profesionalisme, serta berpesan kepada generasi muda untuk terus belajar, menguasai iptek, namun tetap mencintai budaya daerah.

Sumber Daya Pendidikan

“Dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan doa seluruh masyarakat, saya yakin Kabupaten Buton Selatan mampu menghadapi berbagai tantangan dan mewujudkan cita-cita menjadi daerah yang semakin sejahtera, berbudaya, dan berdaya saing,” pungkasnya.

Upacara berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Pemprov Sultra,  pemerintah kabupaten/kota, Forkopimda, DPRD, OPD, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan berbagai elemen masyarakat.(*)

 

Visited 35 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *