
Bupati Buton Selatan H Muh Adios dan Konawe Jajaki Kerja Sama Ketahanan Pangan
BUSEL, DURASITIMES.COM -Pemerintah Kabupaten Buton Selatan menjajaki kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Konawe di bidang ketahanan pangan sebagai langkah memperkuat pengendalian inflasi dan menjaga stabilitas pasokan pangan di daerah. “Bupati Buton Selatan H Muh Adios dan Konawe Jajaki Kerja Sama Ketahanan Pangan,”

Penjajakan kerja sama itu dilakukan saat Bupati Buton Selatan, H. Muhammad Adios, bersama rombongan melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten Konawe dan diterima langsung oleh Bupati Konawe, Yusran Akbar, di ruang kerjanya, Selasa (9/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, kedua kepala daerah membahas peluang kolaborasi antarwilayah, termasuk distribusi dan penguatan cadangan pangan daerah. Turut hadir Wakil Bupati Konawe Syamsul Ibrahim, Wakil Bupati Konawe Selatan Wahyu Ade Pratama, Sekretaris Daerah Konawe, para asisten setda, staf ahli bupati, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan Konawe.
Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios mengatakan kerja sama antardaerah menjadi penting di tengah tantangan fluktuasi harga pangan nasional. “Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya kami memperkuat ketahanan pangan dan pengendalian inflasi di Kabupaten Buton Selatan,” kata Adios.
Ia menilai Konawe memiliki potensi besar sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Tenggara. Menurutnya, sinergi antar daerah dapat membuka akses distribusi bahan pangan yang lebih stabil dan terjangkau bagi masyarakat.
Bupati Konawe Yusran Akbar menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah daerahnya untuk membangun kolaborasi yang saling menguntungkan. “Kami terbuka untuk bekerja sama dalam penguatan sektor pangan dan pembangunan daerah secara berkelanjutan,” ujar Yusran.
Selain membahas ketahanan pangan, pertemuan itu juga menyinggung persiapan Kabupaten Konawe sebagai tuan rumah pelaksanaan Temu Karya Nasional yang akan digelar dalam waktu dekat. Momentum tersebut dinilai dapat mempererat hubungan antar pemerintah daerah di Sulawesi Tenggara.
baca juga:
- Apel Siaga dan Pelepasan Petugas Sensus Ekonomi 2026 di BPS Buton Selatan, SE Dimulai, Data Akurat Jadi Target Utama
- Bupati Buton Selatan H Muh Adios Dukung Merger BPR Bahteramas Demi Perkuat Ekonomi
Secara historis, kerja sama antar daerah dalam penguatan pangan telah menjadi kebijakan nasional sejak pemerintah mendorong pembentukan jejaring distribusi pangan pada awal 2010-an untuk mengurangi disparitas harga antarwilayah. Di tingkat internasional, Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas wilayah dalam menjaga ketahanan pangan, terutama pascapandemi dan gangguan rantai pasok global.
Kunjungan kerja ini diharapkan menjadi langkah awal menuju kerja sama konkret antara Buton Selatan dan Konawe, baik dalam bidang pangan, perdagangan antarwilayah, maupun penguatan ekonomi daerah di Sulawesi Tenggara.(*)
baca berita lainnya:
Kunjungi TK Yakin Banabungi, Bunda PAUD Buton Selatan Ny Siti Norma Adios Tekankan Sinergi Pendidikan Anak Usia Dini
BUTON SELATAN, DURASITIMES.COM – Bunda PAUD Kabupaten Buton Selatan, Ny. Siti Norma Adios, melakukan kunjungan edukatif ke TK Yakin Banabungi di Desa Banabungi Selatan, Kecamatan Kadatua, Kamis (11/6/2026), sebagai upaya memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini sekaligus mendorong kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung tumbuh kembang anak. “Kunjungi TK Yakin Banabungi, Bunda PAUD Buton Selatan Ny Siti Norma Adios Tekankan Sinergi Pendidikan Anak Usia Dini,”

Kegiatan yang dihadiri pengurus Pokja Bunda PAUD Kabupaten Buton Selatan, Bunda PAUD Kecamatan, Bunda PAUD Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Kadatua, serta para tenaga pendidik tersebut mengusung tema “Bermain Bersama Bunda PAUD, Menumbuhkan Semangat Pendidikan Anak Usia Dini, dan Sinergi Mendukung Tumbuh Kembang Anak.” Rombongan disambut hangat oleh guru, orang tua, dan peserta didik yang mengikuti berbagai aktivitas interaktif.
Dalam kesempatan itu, Ny. Siti Norma Adios menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini memegang peranan penting dalam membentuk karakter dan kemampuan dasar anak. “PAUD bukan hanya tempat belajar membaca dan berhitung, tetapi juga tempat anak-anak belajar mandiri, disiplin, percaya diri, dan membangun karakter melalui bermain yang menyenangkan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa masa usia dini merupakan golden age atau masa emas perkembangan anak yang harus diisi dengan stimulasi positif, kasih sayang, dan metode pembelajaran kreatif. Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada lembaga sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif keluarga. “Peran guru tidak akan maksimal tanpa sinergi dari orang tua dalam mendampingi anak di rumah,” katanya.
Selain meninjau langsung lingkungan belajar dan bermain bersama anak-anak, Bunda PAUD Buton Selatan memberikan apresiasi kepada para guru PAUD atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi muda. Ia menilai pengabdian tenaga pendidik menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan usia dini di daerah.
Pada kesempatan yang sama, Ny. Siti Norma Adios menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan program wajib belajar 13 tahun dan penguatan pendidikan inklusif. “Pendidikan harus mampu menjangkau semua anak, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus, sehingga mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal bersama teman-temannya,” ungkapnya.
Secara historis, perhatian terhadap pendidikan anak usia dini di Indonesia semakin menguat setelah pemerintah memperluas kebijakan pengembangan PAUD sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia dan integrasi layanan pendidikan sejak usia dini. Program tersebut kemudian diperkuat melalui berbagai kebijakan nasional yang mendorong pemerataan akses dan peningkatan mutu pembelajaran bagi anak-anak di seluruh wilayah.
Di tingkat internasional, pentingnya investasi pada pendidikan usia dini juga telah lama menjadi perhatian berbagai lembaga global. Sejumlah kajian menunjukkan bahwa pengalaman belajar berkualitas pada masa awal kehidupan berkontribusi terhadap perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak, sekaligus menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia pada masa depan.
baca juga:
- Upacara Hari Lahir Pancasila, Bupati Buton Selatan H Muh Adios Serukan Keadilan Sosial
- Bupati Buton Selatan H Muh Adios Tegaskan Pancasila Jawaban atas Tantangan Global
Melalui kunjungan ini, Bunda PAUD Kabupaten Buton Selatan berharap seluruh lembaga PAUD di Kecamatan Kadatua terus menghadirkan inovasi pembelajaran yang ramah anak dan memperkuat kemitraan dengan keluarga serta masyarakat. Kehadiran berbagai unsur Bunda PAUD di tingkat kabupaten hingga desa menjadi wujud komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, aman, dan mendukung perkembangan optimal setiap anak.(*)

