BOLAPIALA DUNIA

Zlatan Ibrahimovic Sebut Lamine Yamal Magnet Utama Piala Dunia 2026, Layak Dibayar dengan Tiket Termahal

DURASITIMES.COM – Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 di Amerika Utara, legenda sepak bola Swedia Zlatan Ibrahimovic menempatkan penyerang muda Spanyol, Lamine Yamal, sebagai pemain yang paling layak disaksikan. Menurut mantan striker yang pernah membela Barcelona itu, kualitas Yamal mampu menjadi magnet utama yang membuat publik rela membeli tiket pertandingan dengan harga tinggi. “Zlatan Ibrahimovic Sebut Lamine Yamal Magnet Utama Piala Dunia 2026, Layak Dibayar dengan Tiket Termahal,”

Zlatan Ibrahimovic Sebut Lamine Yamal Magnet Utama Piala Dunia 2026, Layak Dibayar dengan Tiket Termahal
Zlatan Ibrahimovic Sebut Lamine Yamal Magnet Utama Piala Dunia 2026, Layak Dibayar dengan Tiket Termahal

Pernyataan tersebut disampaikan Ibrahimovic saat berbincang dengan Fox Sports. Ia menilai Yamal memiliki kemampuan yang tidak hanya efektif di lapangan, tetapi juga menghadirkan hiburan yang membuat pengalaman menonton sepak bola menjadi lebih berkesan.

“Lamine Yamal adalah pemain yang spesial,” ujar Ibrahimovic.

Mantan penyerang tim nasional Swedia itu bahkan menyebut kehadiran Yamal di lapangan sudah cukup menjadi alasan bagi suporter untuk datang langsung ke stadion. “Dia adalah pemain yang membuat Anda rela membayar tiket yang sangat mahal, pemain yang membuat Anda datang ke stadion, dan berkat dirinya Anda bisa benar-benar menikmati pengalaman tersebut,” katanya.

Pujian tersebut muncul di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap Yamal yang diperkirakan menjadi salah satu andalan Spanyol pada Piala Dunia 2026. Setelah sempat mengalami cedera sejak April, pemain berusia 18 tahun itu dilaporkan telah pulih dan siap kembali memperkuat timnya.

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, sebelumnya mengonfirmasi bahwa Yamal berpeluang tampil pada laga pembuka Grup H melawan Tanjung Verde. Kehadiran winger muda itu dinilai menjadi tambahan kekuatan penting bagi La Roja dalam upaya merebut gelar juara dunia.

Di level klub, musim 2025–2026 menjadi salah satu periode terbaik dalam karier Yamal. Bersama Barcelona, ia membukukan 24 gol dan 18 assist dari 45 pertandingan di seluruh kompetisi serta berkontribusi mengantarkan klub meraih gelar La Liga.

Menurut Ibrahimovic, kualitas Yamal justru lebih terasa ketika disaksikan secara langsung dibandingkan melalui layar televisi. Ia menilai teknik individu sang pemain menunjukkan kematangan yang tidak lazim untuk pesepak bola seusianya.

“Di televisi dia terlihat spesial dan terlihat bagus. Namun saat dilihat dari dekat, dia jauh lebih spesial,” tutur Ibrahimovic.

Ia menambahkan, “Di usia 18 tahun, itu luar biasa. Setiap kali dia menyentuh bola, Anda bisa melihat bahwa dia berbeda. Kontrol bolanya, kemampuan menggiring bola, kemampuan mencetak gol. Karena itu semua harapan saya untuk pertandingan yang hebat ada padanya.”

F04b

Secara historis, Spanyol memiliki tradisi melahirkan pemain muda berbakat yang kemudian menjadi ikon dunia sepak bola. Generasi emas yang dipimpin Xavi Hernández, Andrés Iniesta, Sergio Busquets, dan Iker Casillas berhasil membawa negaranya menjuarai Piala Dunia 2010 setelah sebelumnya meraih gelar Piala Eropa 2008, sekaligus membuka era dominasi sepak bola Spanyol di panggung internasional.

Di tingkat klub, Barcelona juga dikenal sebagai akademi penghasil talenta elite melalui La Masia. Sejumlah nama besar seperti Lionel Messi, Xavi, Andrés Iniesta, Gerard Piqué, hingga Sergio Busquets berkembang dari sistem pembinaan tersebut. Kemunculan Yamal memperkuat reputasi akademi itu sebagai salah satu pusat pengembangan pemain muda terbaik di dunia.

Fenomena munculnya pemain remaja di panggung elite sepak bola internasional bukan hal baru. Sebelumnya dunia menyaksikan Pele menjuarai Piala Dunia bersama Brasil pada usia 17 tahun pada 1958, sementara Kylian Mbappé menjadi bintang muda ketika membawa Prancis menjadi juara dunia pada 2018. Banyak pengamat menilai Yamal berpotensi mengikuti jejak para pemain muda yang sukses memberikan pengaruh besar di turnamen terbesar sepak bola tersebut.

baca juga:

  1. Man of the Match Jadi Milik Vinicius Setelah Selamatkan Brasil Saat Kontra Maroko
  2. Harga Bimoli dan Bawang Merah Melonjak Tajam, Pasar Wameo Baubau Hadapi Gejolak Sembako

Dengan usia yang masih sangat muda dan performa yang terus meningkat, ekspektasi terhadap Lamine Yamal semakin besar menjelang Piala Dunia 2026. Sanjungan dari sosok sekaliber Zlatan Ibrahimovic menjadi indikasi bahwa pemain muda Barcelona tersebut kini dipandang sebagai salah satu talenta paling menjanjikan dalam sepak bola modern sekaligus figur yang berpotensi menjadi pusat perhatian dunia.(*)

baca berita lainnya:

Klose Yakin Rekor Gol Piala Dunia Akan Tumbang, Messi Jadi Pilihan Favorit

DURASITIMES.COM – Legenda sepak bola Jerman, Miroslav Klose, meyakini rekor 16 gol yang masih dipegangnya di ajang Piala Dunia berpotensi terpecahkan pada edisi 2026. Dari sejumlah nama yang berpeluang mencetak sejarah baru, Klose secara terbuka mengaku berharap Lionel Messi menjadi pemain yang mengambil alih catatan tersebut. “Klose Yakin Rekor Gol Piala Dunia Akan Tumbang, Messi Jadi Pilihan Favorit,”

Klose Yakin Rekor Gol Piala Dunia Akan Tumbang, Messi Jadi Pilihan Favorit
Klose Yakin Rekor Gol Piala Dunia Akan Tumbang, Messi Jadi Pilihan Favorit

Pernyataan itu disampaikan Klose dalam wawancara dengan media Jerman, Suddeutsche Zeitung, ketika membahas peluang lahirnya rekor baru seiring perubahan format Piala Dunia 2026 yang akan melibatkan lebih banyak peserta dan jumlah pertandingan dibandingkan edisi-edisi sebelumnya.

Menurut mantan penyerang tim nasional Jerman tersebut, bertambahnya pertandingan otomatis meningkatkan kesempatan bagi pemain-pemain elite untuk mencetak gol. Kondisi itu membuat rekor yang telah bertahan lebih dari satu dekade semakin sulit dipertahankan.

“Saya memperkirakan rekor saya akan dipecahkan di Piala Dunia ini. Ini adalah edisi yang diperluas, ada lebih banyak pertandingan dan karena itu lebih banyak peluang untuk mencetak gol,” kata Klose.

Ia menambahkan bahwa dua pemain yang dinilai memiliki peluang paling realistis adalah Lionel Messi dari Argentina dan Kylian Mbappe dari Prancis. Keduanya diprediksi mampu membawa negaranya melangkah jauh di turnamen sehingga memperoleh lebih banyak kesempatan mencetak gol.

“Messi dan Mbappe akan melangkah jauh, dan itu tidak masalah sama sekali. Rekor itu memang pada akhirnya akan dipecahkan,” ujar Klose.

Meski demikian, ketika diminta memilih sosok yang diinginkannya memecahkan rekor tersebut, Klose tanpa ragu menunjuk Lionel Messi. Ia mengaku selama ini menjadi pengagum kapten tim nasional Argentina yang dinilainya memiliki kualitas luar biasa.

“Jika itu terjadi, saya akan senang jika Messi yang melakukannya. Saya selalu menjadi penggemar beratnya, dia seorang jenius,” tutur mantan pemain Lazio tersebut.

Selain mengapresiasi Messi, Klose juga mengungkapkan kedekatan pribadinya dengan pelatih Argentina, Lionel Scaloni. Keduanya pernah bermain bersama di Lazio dan menjalin hubungan persahabatan sejak sama-sama berkarier di kompetisi Serie A Italia.

“Saya juga sangat menghormati pelatih Argentina. Saat kami di Lazio, saya mengajaknya berkeliling kota. Kami adalah teman baik,” ungkap Klose mengenang masa kebersamaan mereka di Roma.

Secara historis, Klose mencetak total 16 gol dalam empat edisi Piala Dunia, yakni 2002, 2006, 2010, dan 2014. Rekor tersebut menggeser pencapaian Ronaldo Nazario dari Brasil yang sebelumnya memimpin daftar pencetak gol terbanyak dengan 15 gol sejak Piala Dunia 2006.

Di sisi lain, Lionel Messi telah menorehkan sejarah sebagai salah satu pemain paling sukses dalam sejarah turnamen dengan membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar. Ia juga menjadi pemain dengan jumlah penampilan terbanyak di putaran final Piala Dunia dan terus menambah warisan prestasinya di level internasional.

F03b

Sementara itu, Kylian Mbappe juga telah menunjukkan produktivitas tinggi sejak usia muda. Penyerang Prancis tersebut tampil impresif pada Piala Dunia 2018 dan 2022, termasuk mencetak hattrick di final edisi 2022, sehingga namanya kerap disebut sebagai kandidat kuat pemecah rekor gol sepanjang masa.

Piala Dunia 2026 sendiri akan menjadi edisi pertama yang diikuti 48 negara peserta dan diselenggarakan bersama oleh Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Penambahan jumlah tim dan pertandingan diperkirakan menciptakan peluang lebih besar bagi para penyerang untuk mengoleksi gol dibanding format sebelumnya yang hanya diikuti 32 peserta.

baca juga:

  1. Brasil Gagal Raih Kemenangan Setelah Bermain Imbang 1-1 Lawan Maroko, Dublin: Hasil yang Adil
  2. Lulusan Terbaik MIN 1 Baubau LM Uzair Arrezky Lapasha Miliki Segudang Prestasi Matematika …

Apabila Lionel Messi kembali tampil bersama Argentina pada turnamen tersebut dan mampu mempertahankan performa terbaiknya, peluang mengejar rekor Klose tetap terbuka. Dukungan moral dari sang pemegang rekor pun menjadi salah satu cerita menarik menjelang perhelatan sepak bola terbesar di dunia itu.

Dalam perspektif sejarah sepak bola internasional, pergantian pemegang rekor merupakan hal yang lazim terjadi. Sebelum Klose, rekor gol Piala Dunia sempat dipegang Gerd Müller dari Jerman Barat dengan 14 gol, kemudian dilampaui Ronaldo Nazario, sebelum akhirnya dipecahkan Klose pada Piala Dunia 2014 di Brasil.(*)

Visited 10 times, 10 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *