
Brasil Gagal Raih Kemenangan Setelah Bermain Imbang 1-1 Lawan Maroko, Dublin: Hasil yang Adil
DURASITIMES.COM– Brasil harus puas mengawali kiprahnya di Grup C Piala Dunia 2026 dengan hasil imbang 1-1 saat menghadapi Maroko di New York, Minggu (14/6/2026) pagi WIB. Pertandingan berlangsung dalam tempo tinggi, namun tidak ada satu pun tim yang mampu mencetak gol tambahan hingga laga usai. “Brasil Gagal Raih Kemenangan Setelah Bermain Imbang 1-1 Lawan Maroko, Dublin: Hasil yang Adil,”

Hasil tersebut mendapat penilaian positif dari mantan penyerang Timnas Inggris, Dion Dublin. Menurutnya, skor akhir mencerminkan keseimbangan permainan kedua tim sehingga tidak ada pihak yang lebih layak membawa pulang tiga poin.
“Tidak ada yang pantas memenangkan pertandingan ini. Hasil 1-1 adalah hasil yang tepat,” ujar Dublin dalam komentarnya kepada BBC Radio 5 Live.
Maroko lebih dahulu memimpin pada menit ke-21 melalui Ismail Saibari. Gelandang serang tersebut memaksimalkan umpan terobosan Brahim Diaz sebelum menaklukkan Alisson dengan penyelesaian dingin berupa tendangan cungkil yang membuat timnya unggul 1-0.
Brasil tidak membutuhkan waktu lama untuk memberikan respons. Pada menit ke-33, Vinicius Junior memperlihatkan kualitas individunya dengan melewati kawalan pemain bertahan lawan sebelum melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi Bono dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Sepanjang babak pertama, kedua kesebelasan menampilkan permainan menyerang dan saling menciptakan peluang berbahaya. Intensitas yang tinggi membuat pertandingan berjalan terbuka dan menghibur bagi para penonton yang memadati stadion.
“Babak pertama sangat bagus. Ada banyak energi dan juga banyak permainan sepak bola yang bagus dari kedua tim,” kata Dublin.
Memasuki babak kedua, ritme pertandingan mengalami perubahan. Baik Brasil maupun Maroko tampak lebih berhati-hati dalam membangun serangan, sementara faktor kebugaran mulai memengaruhi intensitas permainan di lapangan.
Dublin menilai penurunan tempo tersebut membuat kualitas pertandingan tidak lagi setinggi sebelum turun minum. Ia mengamati kedua tim kesulitan mempertahankan pola permainan agresif yang sempat diperlihatkan pada awal laga.
“Babak kedua terlihat sedikit berat. Mereka tidak bisa menemukan ritme permainan mereka,” ungkap Dublin.
Meski sejumlah pergantian pemain dilakukan untuk meningkatkan daya serang, kedua kubu gagal memanfaatkan peluang yang tercipta. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 1-1 dan masing-masing tim harus puas membawa pulang satu poin.
Secara historis, Brasil dikenal sebagai negara tersukses dalam sejarah Piala Dunia dengan koleksi lima gelar juara dunia. Tradisi panjang tersebut membuat setiap penampilan Selecao selalu menjadi sorotan, terutama ketika menghadapi tim-tim yang sedang berkembang pesat di level internasional.
Di sisi lain, Maroko terus menunjukkan peningkatan prestasi dalam beberapa tahun terakhir. Negara Afrika Utara itu mencatat sejarah dengan menjadi tim Afrika pertama yang menembus babak semifinal Piala Dunia 2022, sebuah pencapaian yang meningkatkan reputasi mereka sebagai salah satu kekuatan baru dalam sepak bola dunia.
baca juga:
- Piala Dunia 2026 Hadirkan Tiga Seremoni Pembukaan di Tiga Negara, Meksiko, Kanada, dan AS
- Bupati Buton Selatan H Muh Adios Dukung Merger BPR Bahteramas Demi Perkuat Ekonomi
Pertemuan kali ini kembali memperlihatkan daya saing Maroko saat menghadapi tim elite dunia. Keberhasilan mereka menahan Brasil menambah daftar hasil positif dalam laga-laga besar di turnamen internasional dan mempertegas kualitas generasi pemain yang dimiliki saat ini.
Dengan hasil imbang tersebut, persaingan di Grup C diperkirakan semakin ketat. Brasil dan Maroko sama-sama masih memiliki peluang besar untuk melaju ke fase berikutnya, tetapi keduanya dituntut tampil lebih efektif dalam memaksimalkan peluang pada pertandingan selanjutnya agar dapat mengamankan posisi di klasemen.(*)
baca berita lainnya:
Hasil Lengkap Piala Dunia 2026, Sabtu 13 Juni 2026: Amerika Serikat Menang Besar, Kanada Ditahan Bosnia di Piala Dunia 2026
DURASITIMES.COM– Dua negara tuan rumah meraih hasil berbeda pada rangkaian pertandingan hari kedua Piala Dunia 2026, Sabtu (13/6/2026). Amerika Serikat sukses membuka turnamen dengan kemenangan meyakinkan, sementara Kanada harus puas berbagi poin setelah ditahan Bosnia dan Herzegovina. “Hasil Lengkap Piala Dunia 2026, Sabtu 13 Juni 2026: Amerika Serikat Menang Besar, Kanada Ditahan Bosnia di Piala Dunia 2026,”
Pertandingan pertama mempertemukan Kanada melawan Bosnia dan Herzegovina dalam laga Grup B yang berlangsung di Toronto Stadium. Sebelum kick-off, seremoni pembukaan pertandingan dimeriahkan oleh sejumlah musisi ternama Kanada, termasuk Michael Bublé.
Tampil di hadapan pendukung sendiri, Kanada mendominasi jalannya pertandingan sejak menit awal. Namun, efektivitas serangan Bosnia dan Herzegovina membuat tim tamu mampu mencuri keunggulan lebih dahulu.
Bosnia membuka skor pada menit ke-21 melalui Jovo Lukic. Gol tersebut membuat Kanada tertinggal meski memiliki penguasaan bola dan peluang yang lebih banyak sepanjang pertandingan.
Kanada terus meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-78 ketika Cyle Larin berhasil mencetak gol penyama kedudukan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Pertandingan Grup B itu pun berakhir dengan skor imbang 1-1 dan membuat kedua tim harus puas berbagi satu poin.
baca juga:
- Ferguson Puji PSG Setelah Arsenal Gagal Raih Gelar Ganda di Eropa
- Kerugian Miliaran Rupiah, Polres Baubau Tahan Pelaku dan Penadah Emas Curian
Pada pertandingan lainnya, Amerika Serikat yang juga berstatus sebagai tuan rumah mengawali kiprahnya di Grup D dengan hasil impresif saat menghadapi Paraguay di Los Angeles Stadium.
Tim asuhan Mauricio Pochettino langsung mengambil kendali permainan. Keunggulan Amerika Serikat tercipta pada menit ketujuh setelah Damian Bobadilla melakukan gol bunuh diri yang membawa tuan rumah memimpin 1-0.

Folarin Balogun tampil sebagai bintang kemenangan Amerika Serikat dengan mencetak dua gol. Satu gol tambahan disumbangkan Gio Reyna menjelang akhir pertandingan, sementara Paraguay hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui gol Mauricio pada menit ke-73. Laga berakhir dengan skor 4-1 untuk kemenangan Amerika Serikat yang sekaligus mengantarkan mereka ke puncak klasemen sementara Grup D Piala Dunia 2026.

