ARTIS

Chemistry di Film KDRT, Acha dan Baim Wong Dijodohkan Netizen

DURASITIMES.COM – Nama Acha Septriasa dan Baim Wong kembali menjadi perhatian publik setelah keduanya tampil bersama dalam film bertema kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Penampilan keduanya di layar lebar memicu spekulasi warganet yang menjodoh-jodohkan mereka karena dinilai memiliki chemistry kuat selama proses promosi hingga penayangan film. “Chemistry di Film KDRT, Acha dan Baim Wong Dijodohkan Netizen,”

Chemistry di Film KDRT, Acha dan Baim Wong Dijodohkan Netizen
Chemistry di Film KDRT, Acha dan Baim Wong Dijodohkan Netizen

Sorotan terhadap keduanya semakin menguat karena Acha dan Baim saat ini sama-sama berstatus lajang. Acha diketahui resmi berpisah dari Vicky Kharisma pada 2025 lalu, sedangkan Baim Wong juga mengakhiri rumah tangganya dengan Paula Verhoeven pada tahun yang sama. Situasi tersebut membuat publik semakin aktif mengaitkan hubungan keduanya di luar kepentingan pekerjaan.

Menanggapi ramainya komentar publik, Acha Septriasa memilih bersikap santai. Saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, 21 Mei 2026, ia menyebut hubungan dirinya dengan Baim Wong lebih banyak dipengaruhi oleh kenyamanan sebagai sahabat lama dan rekan kerja profesional.

“Kalau kita pernah ngebahas ini, ini kayak film Mr. & Mrs. Smith versi Indonesia, tapi tentang hal yang lebih serius, yaitu kekerasan dalam rumah tangga,” ujar Acha merujuk pada Mr. & Mrs. Smith yang dibintangi Brad Pitt dan Angelina Jolie.

Acha menjelaskan, kedekatan mereka sebenarnya sudah terjalin sejak lama sehingga proses membangun chemistry dalam film berjalan lebih mudah. Menurut dia, komunikasi yang intens selama syuting membantu memperkuat pendalaman karakter masing-masing.

“Kita sebenarnya sudah lama temenan. Pas pertama kali syuting kita lama ngobrol sama makan, akhirnya chemistry itu gampang timbul lagi,” kata aktris berusia 36 tahun tersebut.

Fenomena penonton yang menjodohkan pasangan pemain film bukan kali pertama terjadi di industri hiburan Indonesia maupun internasional. Di Indonesia, sejumlah pasangan artis seperti Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra pernah menjadi perhatian publik setelah tampil dalam film “Ada Apa dengan Cinta?” pada awal 2000-an. Sementara di Hollywood, pasangan Brad Pitt dan Angelina Jolie juga menjadi sorotan global setelah dipertemukan dalam film “Mr. & Mrs. Smith” pada 2005.

baca juga:

  1. El Rumi dan Syifa Hadju Segera Gelar Lamaran, Dhani Beberkan Persiapan
  2. Warga Kokalukuna Curhat Soal Bansos dan Infrastruktur SaaT Reses DPRD Baubau H Masri

Pengamat komunikasi hiburan menilai kedekatan emosional antarpemain film sering kali memengaruhi persepsi publik. Chemistry yang kuat di layar dapat menciptakan keterikatan emosional penonton sehingga muncul spekulasi mengenai hubungan pribadi para pemain di luar proses produksi.

Meski demikian, Acha menegaskan dirinya tidak terlalu memikirkan komentar warganet secara serius. Ia bahkan menanggapi isu tersebut dengan nada bercanda. “Kalau Baim Wong kayaknya dijodohkan dengan siapa pun, ya?” ujar Acha sambil tertawa.(*)

baca berita lainnya:

Bagi THR ke 8.400 Warga, Dewi Perssik Tuai Kritik Netizen, Begini Responsnya

JAKARTA, DURASITIMES.COM – Aksi berbagi Tunjangan Hari Raya (THR) oleh pedangdut Dewi Perssik kepada warga di kampung halamannya di Jember, Jawa Timur, memicu perdebatan di media sosial. Video pembagian THR yang beredar pada Sabtu (21/3/2026) menuai beragam respons, mulai dari apresiasi hingga kritik terkait nominal bantuan yang diberikan. “Bagi THR ke 8.400 Warga, Dewi Perssik Tuai Kritik Netizen, Begini Responsnya,”

Bagi THR ke 8.400 Warga, Dewi Perssik Tuai Kritik Netizen, Begini Responsnya
Bagi THR ke 8.400 Warga, Dewi Perssik Tuai Kritik Netizen, Begini Responsnya

Dalam video tersebut, Dewi Perssik yang memiliki nama asli Dewi Murya Agung tampak membagikan THR kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan tradisi yang kerap ia lakukan setiap menjelang Hari Raya Idulfitri, sehingga namanya hampir selalu menjadi sorotan publik pada momen tersebut.

Namun, perhatian warganet justru tertuju pada jumlah THR yang dibagikan kepada warga Jember, yakni sebesar Rp15.000 per orang. Sebagian netizen menilai nominal tersebut terlalu kecil jika dibandingkan dengan status Dewi Perssik sebagai artis papan atas.

Menanggapi hal itu, Dewi Perssik memberikan klarifikasi melalui kolom komentar di media sosial. Ia menjelaskan bahwa jumlah penerima THR di Jember mencapai 8.400 orang, sehingga total bantuan yang diberikan tidaklah sedikit.

“Gini ini kalau segala apa dinyinyirin, dikasih salah, nggak dikasih ya Allah dighibahin,” tulis Dewi Perssik.

Ia juga merinci pembagian THR kepada berbagai kelompok penerima. Untuk keluarga dekat, ia mengalokasikan dana hingga puluhan juta rupiah, sementara untuk keponakan sekitar Rp2 jutaan. Selain itu, ia juga memberikan Rp400 ribu kepada sekitar 400 tetangga di Jakarta.

“Lalu untuk Jember 8.400 yaitu Rp15 ribu dan 5 kilo beras, sekian terima kasih,” ujarnya.

Tak hanya memberikan klarifikasi, Dewi Perssik juga menanggapi kritik dengan pernyataan tegas. Ia menyebut bahwa nominal besar yang diharapkan sebagian pihak tidak serta-merta bisa diberikan tanpa mempertimbangkan jumlah penerima.

“Kalau mau dapat puluhan juta atau jutaan jadi pegawaiku dulu,” tulisnya.

Di sisi lain, sejumlah warganet justru membela tindakan Dewi Perssik. Mereka menilai aksi berbagi tersebut tetap patut diapresiasi, terlepas dari besar kecilnya nominal yang diberikan. Beberapa komentar bahkan menyoroti bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya berupa uang, tetapi juga beras.

Fenomena berbagi THR oleh figur publik sebenarnya telah menjadi bagian dari tradisi sosial di Indonesia, khususnya menjelang Idulfitri. Secara historis, praktik berbagi THR bermula dari kebijakan pemerintah pada era 1950-an yang kemudian berkembang menjadi budaya berbagi di masyarakat luas, termasuk oleh kalangan selebritas.

Dalam konteks global, praktik filantropi oleh tokoh publik juga menjadi bagian penting dalam membangun citra sosial. Di berbagai negara, selebritas kerap memanfaatkan momentum hari besar keagamaan maupun sosial untuk berbagi kepada masyarakat, meskipun sering kali tetap diiringi kritik terkait transparansi dan distribusi bantuan.

Selain menjadi sorotan karena aksi berbagi, kehidupan pribadi Dewi Perssik juga kembali menarik perhatian publik. Ia diketahui telah menyandang status janda sejak 2022 setelah perceraiannya dengan Angga Wijaya diputus oleh Pengadilan Agama Jakarta Selatan.

Memasuki tahun 2026, Dewi Perssik mengungkapkan resolusinya untuk kembali menikah dan membangun keluarga. Ia menyatakan keinginannya untuk memiliki pasangan hidup yang tepat serta dikaruniai anak.

“Resolusi tahun depan menikah dan punya anak ya,” kata Dewi Perssik saat ditemui di kawasan Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (4/12/2025).

Meski demikian, ia mengaku tidak ingin terburu-buru dalam menentukan pasangan. Ia memilih menyerahkan urusan jodoh kepada kehendak Tuhan sembari tetap berikhtiar.

baca juga:

  1. Persiapan Provinsi Kepton, Gubernur Sultra ASR Perkuat RSUD Baubau sebagai Rumah Sakit
  2. Dewi Perssik Tegaskan Sikap soal Isu Dijodohkan dengan Virgoun

“Ya doain yang terbaik. Semoga Allah memberikan yang terbaik buat aku,” ujarnya.

Dewi Perssik menegaskan bahwa pengalaman masa lalu menjadi pelajaran penting baginya agar tidak kembali menjalani pernikahan yang berujung perceraian. Ia berharap dapat menemukan pasangan yang dapat mendampingi hingga akhir hayat.(*)

Visited 14 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *