KOTA BAUBAUPERISTIWASULTRA

Baubau Dilanda 10 Kebakaran Lahan hingga Mengancam Permukiman dalam Dua Hari , Damkar Baubau Kerahkan Armada dan Minta Warga Jangan Bakar Sampah

BAUBAU, DURASITIMES.COM – Ancaman kebakaran lahan kembali membayangi Kota Baubau. Dalam kurun 31 Agustus hingga 1 September 2026, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Baubau menangani sedikitnya 10 kejadian kebakaran lahan di sejumlah titik. Pada periode yang sama, Tim Rescue juga mengevakuasi seekor ular berukuran hampir dua meter dari bangunan RSUD Kota Baubau. “Baubau Dilanda 10 Kebakaran Lahan hingga Mengancam Permukiman dalam Dua Hari , Damkar Baubau Kerahkan Armada dan Minta Warga Jangan Bakar Sampah,”

Baubau Dilanda 10 Kebakaran Lahan hingga Mengancam Permukiman dalam Dua Hari , Damkar Baubau Kerahkan Armada dan Minta Warga Jangan Bakar Sampah
Baubau Dilanda 10 Kebakaran Lahan hingga Mengancam Permukiman dalam Dua Hari , Damkar Baubau Kerahkan Armada dan Minta Warga Jangan Bakar Sampah

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Baubau, H. La Ode Ali Hasan, SE, M.Si., mengatakan sejumlah kebakaran terjadi di lokasi yang berdekatan dengan permukiman, fasilitas pendidikan, kampus, benteng, jaringan listrik, hingga bangunan warga. Kondisi lahan yang kering serta tiupan angin membuat api berpotensi cepat meluas.

Salah satu kejadian yang mendapat perhatian terjadi di Perumahan Asriwijaya 2. Api membakar lahan sekitar dua hektare dan bergerak mendekati kawasan perumahan. Setelah menerima laporan warga, Damkar mengerahkan dua armada dari Mako dan Bungi dengan tujuh personel untuk mengendalikan api.

Risiko serupa muncul di Perumahan Erlangga Kilometer 5. Api yang berasal dari semak dan lokasi pembuangan sampah menjalar hingga mengenai tiang dan kabel listrik di jalan perumahan. Kobaran bergerak cepat ke arah permukiman sehingga satu armada Mako dengan delapan personel dikerahkan. Area terdampak diperkirakan 15 x 30 meter.

Di Jalan Cendana, Kelurahan Bataraguru/Waliabuku, kobaran api bahkan membuat penghuni rumah panik karena bergerak mendekati bangunan. Angin kencang mempercepat pembesaran api dan memaksa petugas mengerahkan satu armada Mako bersama lima personel. Kebakaran juga terjadi di Jalan Poros Pasar Palabusa dengan area sekitar 30 x 35 meter ketika api mendekati kabel listrik dan dikhawatirkan merambat ke permukiman.

Kebakaran lain tercatat di belakang SMPN 9 Waliabuku, kawasan Keraton Buton, kebun bambu Jalan Lingkar Bungi, kawasan Kampus UMB, belakang Masjid Qubah Baadia, serta titik lain di Jalan Lingkar Bungi. Di belakang SMPN 9 Waliabuku, api pertama kali diketahui guru saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Upaya pemadaman menggunakan ember oleh siswa dan guru tidak berhasil sehingga satu armada Bungi dengan lima personel diterjunkan untuk menangani lahan sekitar 10 x 15 meter.

Di kawasan Keraton Buton, kepulan asap tebal dilaporkan warga. Petugas menduga api berasal dari puntung rokok pengunjung benteng dan nyaris mengenai panggung di sekitar lokasi. Luas area terdampak diperkirakan satu hektare. Sementara kebun bambu di Jalan Lingkar Bungi terbakar pada area sekitar 15 x 20 meter dan kobaran telah mendekati rumah warga.

Kasus pembakaran sampah juga menjadi perhatian. Di kawasan Kampus UMB, api diduga bermula dari tumpukan sampah yang dibakar kemudian ditinggalkan sebelum benar-benar padam. Api merambat ke lahan dan bergerak menuju gedung. Satu armada Mako dengan lima personel dikerahkan untuk menangani area sekitar 15 x 15 meter. Di belakang Masjid Qubah Baadia, kebakaran seluas sekitar 15 x 15 meter juga sempat dicoba dipadamkan warga sebelum Damkar datang. Berdasarkan laporan petugas, kebakaran tersebut diduga dilakukan seseorang dengan gangguan jiwa.

Kebakaran lahan dan pohon kering kembali terjadi di Jalan Lingkar Bungi dengan area sekitar 10 x 7 meter. Warga yang melintas melaporkan kejadian karena di sekitar lokasi terdapat pondok. Secara keseluruhan, seluruh penanganan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan material yang signifikan. Keterlibatan warga, relawan Damkar, dan kepolisian turut membantu mempercepat penanganan sekaligus penyampaian informasi kepada petugas.

“Dalam setiap penanganan, keterlibatan warga, relawan Damkar dan kepolisian di lokasi turut mempercepat proses penanganan kejadian sekaligus penyampaian informasi kepada petugas,” kata La Ode Ali Hasan. Ia meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan, terutama di kawasan permukiman ketika kondisi lahan kering dan angin bertiup kencang.

Peringatan tersebut sejalan dengan kecenderungan kebakaran lahan yang masih menjadi persoalan nasional saat musim kering. BNPB mencatat pada Juli 2025 terdapat 177 kejadian kebakaran hutan dan lahan atau 61,67 persen dari total bencana yang terjadi pada bulan tersebut. Pada 2026, BNPB juga melaporkan karhutla dan kekeringan masih mendominasi sejumlah kejadian bencana memasuki musim kemarau. Hingga 1 September 2026, misalnya, BNPB masih mencatat kebakaran lahan di sejumlah daerah, termasuk kejadian di Klaten yang diduga dipicu pembakaran lahan dan sampah.

Secara historis, persoalan kebakaran lahan Indonesia juga pernah mencapai skala sangat besar. Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencatat luas area terbakar pada 2015 mencapai sekitar 2,6 juta hektare. Di tingkat global, kebakaran juga menjadi persoalan yang semakin serius. UNEP mencatat lebih dari 4,5 juta kebakaran berukuran lebih dari satu kilometer persegi terjadi di dunia sepanjang 2019, sementara kebakaran Australia 2019–2020 membakar lebih dari 18 juta hektare. Data tersebut menunjukkan bahwa kombinasi vegetasi kering, cuaca panas, angin, dan aktivitas manusia dapat memperbesar risiko kebakaran.

Selain penanganan kebakaran, Tim Rescue Damkar Baubau mengevakuasi ular berukuran hampir dua meter yang ditemukan di dalam bangunan RSUD Kota Baubau. Ular berhasil diamankan dan kemudian dilepasliarkan ke habitat yang sesuai. Damkar meminta warga segera melaporkan setiap titik api maupun kondisi yang berpotensi memicu kebakaran agar dapat ditangani sebelum meluas.

baca juga:

  1. Hilirisasi Jambu Mete di Baubau Dibidik, Kementan Soroti Penyakit Tanaman
  2. Api Kepung Rumah Warga hingga Kapal Terbakar, Damkar Baubau Bertindak, Warga Kembali ,…

 

“Warga juga diminta tidak membersihkan semak atau sampah di sekitar rumah dengan cara dibakar, terutama saat kondisi lahan kering dan angin cukup kencang,” ujar La Ode Ali Hasan. Menurut dia, pencegahan dari tingkat rumah tangga menjadi langkah penting untuk memutus potensi kebakaran sebelum berkembang menjadi kejadian yang lebih besar.(*)

baca berita lainnya:

Mulai September, Airbus A320 Super Air Jet Kembali Terbang Setiap Hari Layani Rute Baubau-Makassar Tiket Ditarget Rp800 Ribu

BAUBAU, DURASITIMES.COM– Konektivitas udara Kepulauan Buton (Kepton) menuju Makassar, Sulawesi Selatan, akan kembali diperkuat mulai September 2026. Super Air Jet dijadwalkan membuka kembali layanan Baubau-Makassar menggunakan Airbus A320 dengan tarif yang ditargetkan mulai Rp800 ribu. “Mulai September, Airbus A320 Super Air Jet Kembali Terbang Setiap Hari Layani Rute Baubau-Makassar Tiket Ditarget Rp800 Ribu,”

Mulai September, Airbus A320 Super Air Jet Kembali Terbang Setiap Hari Layani Rute Baubau-Makassar Tiket Ditarget Rp800 Ribu
Mulai September, Airbus A320 Super Air Jet Kembali Terbang Setiap Hari Layani Rute Baubau-Makassar Tiket Ditarget Rp800 Ribu

Penggunaan pesawat berkapasitas lebih besar itu menjadi salah satu upaya menekan biaya perjalanan udara dari Baubau. Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Betoambari Baubau, Anas La Bakara, S.T., membandingkan tarif penerbangan yang selama ini menggunakan Wings Air jenis ATR 72 dan dapat mencapai sekitar Rp1,9 juta.

“Langkah konkret yang dilakukan Pemerintah Kota Baubau adalah menghadirkan Airbus A320 untuk menekan harga tiket dari Rp1,9 juta menjadi Rp800 ribu,” kata Anas seusai Coffee Morning di gedung aula Bandara Betoambari, Jumat (28/8/2026).

Super Air Jet direncanakan melayani rute tersebut setiap hari. Untuk mendukung pengoperasian Airbus A320, Bandara Betoambari menyiapkan landasan pacu dengan panjang minimal 2.000 meter, sedangkan apron memiliki persyaratan nilai Pavement Classification Number (PCN) minimal 40.

Kehadiran maskapai tersebut tidak berdiri sendiri. Anas mengatakan pengoperasian kembali rute Baubau-Makassar merupakan hasil sinergi Bandara Betoambari dengan Pemerintah Kota Baubau serta pemerintah daerah lain di Kepton, yakni Kabupaten Buton, Buton Selatan, Buton Utara, dan Buton Tengah. “Sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah sudah terjalin dengan baik. Ini dibuktikan dengan dukungan Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim bersama kabupaten sekitar,” ujarnya.

Secara historis, penerbangan domestik Indonesia berkembang menjadi salah satu tulang punggung konektivitas antardaerah kepulauan. Pertumbuhan tersebut semakin penting bagi wilayah yang secara geografis dipisahkan laut seperti Kepulauan Buton. Dalam sejarah penerbangan global, penggunaan pesawat berkapasitas lebih besar pada rute dengan permintaan memadai juga menjadi bagian dari upaya industri penerbangan meningkatkan efisiensi angkutan penumpang.

baca juga:

  1. SDN 2 Baadia Harumkan Nama Baubau ke Tingkat Nasional, Kadis Dikpora La Mane Tekankan Pentingnya Kebiasaan Positif Siswa Dalam Aksi Nyata Program Tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat
  2. AZKO Hadir di Baubau, Perluas Akses Solusi Rumah dan Gaya Hidup bagi Masyarakat Pulau Buton

Namun, peningkatan konektivitas tetap dibarengi aspek keselamatan. Pengelola Bandara Betoambari menyatakan evaluasi dan peningkatan keamanan serta keselamatan penerbangan dilakukan setiap hari sesuai Instruksi Menteri Perhubungan Nomor 3. “Untuk keamanan dan keselamatan, kita melakukan peningkatan dan evaluasi setiap hari dalam rangka meningkatkan keselamatan dan keamanan penerbangan,” kata Anas.

Unduh Panduan Wisata

3 8

Anas juga meminta media ikut mengawal penyampaian informasi penerbangan kepada masyarakat, termasuk menyampaikan keluhan pengguna jasa kepada pengelola bandara. “Kami juga membutuhkan masukan dari wartawan. Jika terjadi komplain, segera sampaikan kepada pihak bandara,” pungkasnya. Kembalinya Super Air Jet diharapkan tidak hanya memberikan alternatif perjalanan dengan tarif lebih terjangkau, tetapi juga memperkuat mobilitas orang dan aktivitas ekonomi dari Baubau serta wilayah Kepton menuju Makassar.(Firman/Prasetio. M)

 

Visited 25 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *