KOTA BAUBAUPENDIDIKANSULTRA

Kepsek Nursida Ungkap Kunci Empat Siswa Hebat SD Negeri 2 Baadia-Baubau Lolos dan Berprestasi ke Tingkat Nasional Dan Terus Dorong Aksi Nyata Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

BAUBAU, DURASITIMES.COM – SD Negeri 2 Baadia, Kota Baubau, ditetapkan sebagai salah satu wakil Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam ajang Sahabat Sekolah Dasar 2026 tingkat nasional. Sekolah tersebut lolos setelah melewati rangkaian seleksi yang menitikberatkan pada penerapan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam kehidupan sehari-hari. “Kepsek Nursida Ungkap Kunci Empat Siswa Hebat SD Negeri 2 Baadia-Baubau Lolos dan Berprestasi ke Tingkat Nasional Dan Terus Dorong Aksi Nyata Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat,”

Kepsek Nursida Ungkap Kunci Empat Siswa Hebat SD Negeri 2 Baadia-Baubau Lolos dan Berprestasi ke Tingkat Nasional Dan Terus Dorong Aksi Nyata Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Kepsek Nursida Ungkap Kunci Empat Siswa Hebat SD Negeri 2 Baadia-Baubau Lolos dan Berprestasi ke Tingkat Nasional Dan Terus Dorong Aksi Nyata Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Keberhasilan itu berawal dari penjaringan yang dilakukan sekolah setelah menerima informasi program melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau. Dari enam sekolah dasar di Kota Baubau yang mengikuti seleksi, SD Negeri 2 Baadia menjadi satu-satunya sekolah yang melaju ke tahap berikutnya setelah mengirimkan video aktivitas peserta didik.

Kepala SD Negeri 2 Baadia, Nursida, S.Pd., M.Pd., mengatakan sekolah memilih empat siswa kelas V yang dinilai memiliki kemampuan beragam, mulai dari Polisi Cilik (Pocil), seni suara, fashion, hingga olahraga. Keempatnya ialah Muhammad Nur Arafat Purnama, Wa Ode Amiratun Azkiyani Mbone, Yumn Mulyadin, dan Anandita Zahra.

6 1

“Dari penjaringan itu kami menemukan empat anak yang memiliki berbagai karakter dan keterampilan. Ada yang menjadi Polisi Cilik, suka menyanyi solo, memiliki kemampuan di bidang fashion, hingga berprestasi dalam bulu tangkis melalui O2SN,” kata Nursida saat diwawancarai Baubau Post, Rabu (19/8/2026).

Muhammad Nur Arafat Purnama mengikuti lomba Pocil dan tengah menjalani pelatihan di Polres Baubau. Wa Ode Amiratun Azkiyani Mbone mewakili sekolah pada FLS3N cabang menyanyi solo, Yumn Mulyadin pada cabang bulu tangkis, sedangkan Anandita Zahra mengikuti lomba fashion show. Keempat siswa itu juga disebut memiliki prestasi akademik sebagai juara kelas.

Seleksi tingkat Sultra berlangsung berjenjang. Dari 129 sekolah dasar yang mengikuti seleksi provinsi, enam sekolah lolos tahap pertama. Setelah melalui penilaian video dan wawancara, SD Negeri 2 Baadia bersama SD Negeri 12 Gu, Kabupaten Buton Tengah, ditetapkan sebagai wakil Sultra di tingkat nasional.

baca juga:

  1. AZKO Buka Gerai di Baubau, Perluas Akses Kebutuhan Rumah Pulau Buton, Dorong Ekonomi dan Serap Tenaga Kerja Lokal
  2. Wacana Revisi UU Pemilu, Eksistensi Bawaslu Kabupaten/Kota Dinilai Harus Dipertahankan dan

 

Bagi SD Negeri 2 Baadia, program tersebut bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana membangun kebiasaan anak melalui bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur tepat waktu. Sekolah melibatkan orang tua melalui jurnal aktivitas harian untuk memantau penerapan kebiasaan tersebut di rumah. “Kebiasaan bangun pagi tidak bisa hanya dilakukan oleh anak, tetapi harus bersinergi dengan orang tua. Karena itu kami membuat jurnal aktivitas harian yang diisi oleh orang tua,” ujar Nursida.

3 7

Pembina SD Negeri 2 Baadia, Salmiani, S.Pd., mengatakan proses seleksi dimulai dari video yang menggambarkan aktivitas siswa sejak bangun pagi hingga tidur tepat waktu, kemudian dilanjutkan wawancara. Setelah ditetapkan sebagai Sahabat Sekolah Dasar tingkat nasional, sekolah mulai menyiapkan aksi nyata dengan melibatkan lingkungan pendidikan melalui sinergi sekolah, keluarga, masyarakat, dan media. “Pencapaian ini menjadi motivasi bagi SD Negeri 2 Baadia untuk terus memperkuat pendidikan karakter dan membiasakan peserta didik menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

4 5

Secara nasional, Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat resmi diluncurkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada 27 Desember 2024 sebagai bagian dari upaya membentuk generasi sehat, cerdas, dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045. Program Sahabat Sekolah Dasar 2026 sendiri menempatkan murid sebagai agen perubahan dan menggabungkan gerakan tersebut dengan Gerakan Rukun Sama Teman. Dalam konteks global, gagasan pendidikan yang mengembangkan kepribadian, bakat, kemampuan mental dan fisik anak juga telah menjadi prinsip internasional sejak Konvensi Hak Anak PBB diadopsi pada 20 November 1989.(*)

baca juga:

SDN 2 Baadia Harumkan Nama Baubau ke Tingkat Nasional, Kadis Dikpora La Mane Tekankan Pentingnya Kebiasaan Positif Siswa Dalam Aksi Nyata Program Tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat

BAUBAU, DURASITIMES.COM – Empat siswa SD Negeri 2 Baadia, Kota Baubau, akan membawa nama Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ke tingkat nasional setelah sekolah tersebut terpilih sebagai wakil daerah dalam Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Kegiatan nasional itu dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada September 2026. “SDN 2 Baadia Harumkan Nama Baubau ke Tingkat Nasional, Kadis Dikpora La Mane Tekankan Pentingnya Kebiasaan Positif Siswa Dalam Aksi Nyata Program Tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat,”

SDN 2 Baadia Harumkan Nama Baubau ke Tingkat Nasional, Kadis Dikpora La Mane Tekankan Pentingnya Kebiasaan Positif Siswa Dalam Aksi Nyata Program Tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat
SDN 2 Baadia Harumkan Nama Baubau ke Tingkat Nasional, Kadis Dikpora La Mane Tekankan Pentingnya Kebiasaan Positif Siswa Dalam Aksi Nyata Program Tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Keterwakilan tersebut menjadi apresiasi atas penerapan pembiasaan karakter di lingkungan SD Negeri 2 Baadia. Kepala Dinas Pendidikan Kota Baubau La Mane mengatakan program tersebut tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi bagian dari perilaku peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

“Program ini merupakan perpaduan pembiasaan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari yang bertujuan membentuk anak yang disiplin dan berakhlak mulia,” kata La Mane kepada Baubau Post, Rabu (19/8/2026).

Menurut La Mane, capaian itu ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan tingkat provinsi serta pemasangan selempang kepada empat siswa yang selanjutnya akan mewakili Sultra pada kegiatan nasional. Ia menilai keterlibatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembentukan karakter dapat dilakukan melalui kebiasaan sederhana yang diterapkan secara konsisten di sekolah.

2 13

Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat mencakup bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat. Pemerintah merancang pembiasaan tersebut untuk membentuk anak yang sehat secara fisik dan mental, cerdas, disiplin, mandiri, serta memiliki kepedulian sosial.

Secara nasional, gerakan tersebut diluncurkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada 27 Desember 2024 di Jakarta. Pemerintah menempatkannya sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. Setahun sebelumnya, pada November 2024, program serupa telah diperkenalkan sebagai salah satu pendekatan penguatan karakter sekaligus pencegahan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan.

La Mane berharap keberhasilan SD Negeri 2 Baadia dapat mendorong satuan pendidikan lain di Kota Baubau memperkuat pembiasaan positif sejak jenjang sekolah dasar. Menurut dia, karakter tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui praktik yang dilakukan berulang dan melibatkan sekolah, keluarga, serta lingkungan sosial anak.

4 4

“Piagam yang diserahkan ini dari tingkat provinsi untuk menuju tingkat nasional sekaligus mewakili Sultra,” ujarnya. Kegiatan di Jakarta pada September mendatang sekaligus menjadi ruang bagi empat siswa tersebut untuk menunjukkan praktik pembiasaan karakter yang telah diterapkan di sekolah mereka.

baca juga:

  1. Wacana Revisi UU Pemilu, Eksistensi Bawaslu Kabupaten/Kota Dinilai Harus Dipertahankan dan Diperkuat
  2. Wali Kota H Yusran Fahim Launching Bantuan Pangan 445,5 Ton Beras Yang Disalurkan Bulog …

 

La Mane mengapresiasi peran guru, orang tua, sekolah, dan para siswa dalam menjalankan program tersebut. Ia berharap keberangkatan empat siswa SD Negeri 2 Baadia tidak hanya menjadi capaian sekolah, tetapi juga menjadi pemantik bagi peserta didik lain di Baubau untuk membangun kebiasaan positif sebagai bagian dari pembentukan generasi masa depan.(*)

 

Visited 40 times, 2 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *