EKONOMIKabupaten Buton SelatanSULTRA

Bupati Buton Selatan H Muh Adios Siapkan Kadin sebagai Mitra Strategis Pengembangan Usaha, Diawali Pelantikan Ketua Kadin Busel Muh Sadly Nur Rachmadhan Pada Bulan Agustus

JAKARTA , DURASITIMES.COM– Pemerintah Kabupaten Buton Selatan memperkuat langkah mendorong investasi daerah melalui sinergi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia. Upaya tersebut ditandai dengan pertemuan Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios, S.Sos., M.B.A., bersama jajaran pimpinan Kadin Indonesia di Menara Kadin Indonesia, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (27/7/2026), yang membahas penguatan iklim investasi sekaligus pembentukan kepengurusan Kadin Kabupaten Buton Selatan. “Bupati Buton Selatan H Muh Adios Siapkan Kadin sebagai Mitra Strategis Pengembangan Usaha, Diawali Pelantikan Ketua Kadin Busel Muh Sadly Nur Rachmadhan Pada Bulan Agustus,”

Bupati Buton Selatan H Muh Adios Siapkan Kadin sebagai Mitra Strategis Pengembangan Usaha, Diawali Pelantikan Ketua Kadin Busel Muh Sadly Nur Rachmadhan Pada Bulan Agustus
Bupati Buton Selatan H Muh Adios Siapkan Kadin sebagai Mitra Strategis Pengembangan Usaha, Diawali Pelantikan Ketua Kadin Busel Muh Sadly Nur Rachmadhan Pada Bulan Agustus

 

Dalam pertemuan itu, Bupati Muhammad Adios didampingi Muh. Sadly Nur Rachmadhan, S.S.T.Pel., dan diterima Wakil Ketua Umum Koordinator Hukum dan HAM, Sarana/Prasarana Kadin Indonesia, Dr. M. Azis Syamsuddin, S.E., S.H., MAF., M.H., AllArb. Pertemuan difokuskan pada penguatan kemitraan antara pemerintah daerah dan dunia usaha sebagai strategi mempercepat pertumbuhan ekonomi di Buton Selatan.

Selain membahas peluang investasi, kedua belah pihak menindaklanjuti penunjukan Muh. Sadly Nur Rachmadhan sebagai Ketua Kadin Kabupaten Buton Selatan. Berdasarkan hasil koordinasi dengan Ketua Kadin Provinsi Sulawesi Tenggara, Anton Timbang, pelantikan Ketua Kadin Buton Selatan beserta jajaran pengurus direncanakan berlangsung pada Agustus 2026, dengan jadwal yang masih menyesuaikan agenda Kadin Indonesia.

Bupati Muhammad Adios menilai keberadaan Kadin di Buton Selatan akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun iklim usaha yang sehat dan kompetitif. “Kami berharap Kadin mampu menjadi jembatan antara pemerintah dan pelaku usaha sehingga investasi yang masuk dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Adios.

Menurut Adios, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan berkomitmen membangun ekosistem investasi yang terbuka, sehat, dan berkelanjutan melalui kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. “Kolaborasi yang kuat akan mempercepat pembangunan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Muh. Sadly Nur Rachmadhan menyatakan pembentukan Kadin Kabupaten Buton Selatan diharapkan mampu memperluas jaringan kemitraan dunia usaha serta meningkatkan kepercayaan investor terhadap potensi daerah. “Kadin akan menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi antara pelaku usaha dan pemerintah dalam mendorong investasi yang produktif,” katanya.

Secara historis, Kamar Dagang dan Industri Indonesia merupakan organisasi dunia usaha yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembangunan ekonomi nasional. Di tingkat internasional, kolaborasi pemerintah dengan kamar dagang menjadi praktik yang diterapkan di banyak negara melalui jejaring World Chambers Federation di bawah International Chamber of Commerce (ICC), yang berperan memperkuat investasi, perdagangan, serta daya saing dunia usaha lintas negara.

Penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Buton Selatan dan Kadin Indonesia diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang semakin kondusif, memperluas peluang usaha, meningkatkan daya saing daerah, serta membuka lapangan pekerjaan baru. “Kami optimistis kerja sama ini akan menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi Buton Selatan ke depan,” ujar Adios.

baca juga:

  1. Hadiri Puncak HUT ke 12 Buton Selatan, Gubernur Sultra ASR Komitmen Percepat Pembangunan Buton Selatan
  2. Bupati Buton Selatan H Muh Adios Resmi Buka Diklat Paskibraka, Pemusatan Diklat Dimula, Siapkan Pengibar HUT RI

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Buton Selatan untuk mempercepat transformasi ekonomi daerah melalui peningkatan investasi, pemberdayaan pelaku usaha lokal, dan pengembangan sektor-sektor produktif yang berkelanjutan, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.(*)

baca berita lainnya:

72 Calon Paskibraka Buton Selatan Jalani Diklat, Bupati H Muh Adios Tekankan Nasionalisme, Fokus Bentuk Karakter Bangsa

BUTON SELATAN, DURASITIMES.COM– Pemerintah Kabupaten Buton Selatan resmi memulai Pemusatan  Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Buton Selatan Tahun 2026 sebagai persiapan pelaksanaan Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pembukaan diklat dilakukan langsung oleh Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios di halaman Kantor Bupati Buton Selatan, Rabu (22/7/2026), dengan menekankan pentingnya pembentukan karakter, disiplin, kepemimpinan, dan jiwa nasionalisme generasi muda. “72 Calon Paskibraka Buton Selatan Jalani Diklat, Bupati H Muh Adios Tekankan Nasionalisme, Fokus Bentuk Karakter Bangsa,”

72 Calon Paskibraka Buton Selatan Jalani Diklat, Bupati H Muh Adios Tekankan Nasionalisme, Fokus Bentuk Karakter Bangsa
72 Calon Paskibraka Buton Selatan Jalani Diklat, Bupati H Muh Adios Tekankan Nasionalisme, Fokus Bentuk Karakter Bangsa

Pemerintah Pusat & Daerah

 

Sebanyak 72 peserta yang terdiri atas 36 putra dan 36 putri akan mengikuti pemusatan  pendidikan dan pelatihan hingga 16 Agustus 2026. Mereka merupakan putra-putri terbaik hasil seleksi dari seluruh kecamatan di Kabupaten Buton Selatan yang selanjutnya akan menjalani pembinaan intensif bersama pelatih dan instruktur sebelum bertugas sebagai pengibar maupun penurun Bendera Merah Putih pada peringatan HUT RI Ke-81.

Bupati H. Muhammad Adios mengatakan, menjadi anggota Paskibraka merupakan amanah besar sekaligus kehormatan bagi generasi muda karena dipercaya menjalankan tugas kenegaraan pada momentum paling sakral dalam kalender nasional. “Kalian adalah putra-putri terbaik daerah yang telah melalui proses seleksi yang ketat. Tugas ini bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Menurut Bupati, pemusatan diklat tidak boleh dipandang hanya sebagai latihan fisik maupun baris-berbaris. “Pendidikan ini adalah kawah candradimuka untuk membentuk karakter, kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, nasionalisme, serta kecintaan kepada bangsa dan negara,” katanya. Ia juga meminta seluruh peserta menjaga kesehatan, menaati seluruh aturan, serta membangun solidaritas selama mengikuti pelatihan.

Kepada para pelatih dan instruktur, Bupati berpesan agar menjalankan proses pembinaan secara profesional, humanis, dan tetap tegas dalam menanamkan disiplin kepada seluruh peserta. “Laksanakan pembinaan dengan penuh tanggung jawab agar lahir Paskibraka yang berintegritas, tangguh, dan mampu menjalankan tugas dengan sempurna,” tegasnya.

Ilmu Sosial

3 9

Pelaksanaan Diklat Paskibraka Tahun 2026 mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2022 tentang Program Paskibraka dan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Regulasi tersebut menjadi landasan pembinaan generasi muda yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, sekaligus memperkuat kesiapan fisik, mental, disiplin, dan kekompakan peserta.

Pemerintah

Secara historis, tradisi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka bermula pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1946 di Yogyakarta, kemudian berkembang menjadi organisasi pembinaan kepemudaan berskala nasional. Sejak diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 yang kemudian disempurnakan melalui Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2022, pembinaan Paskibraka berada di bawah koordinasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Di tingkat internasional, pembinaan generasi muda melalui pendidikan kepemimpinan, kedisiplinan, dan penguatan nilai kebangsaan juga menjadi praktik yang diterapkan berbagai negara sebagai bagian dari pembangunan karakter dan civic  education bagi calon pemimpin masa depan.

baca juga:

  1. Rapat Paripurna DPRD, Bupati Buton Selatan H Muh Adios Ajak Seluruh Elemen Bersama Bangun Buton Selatan yang Sejahtera, Berbudaya, dan Berdaya Saing
  2. BPBD Buton Selatan Siaga 24 Jam Antisipasi Karhutla dan Kekeringan 2026..

 

Pembukaan diklat turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Selatan La Ode Harwanto, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buton Selatan, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah, Camat Batauga, pelatih, instruktur, panitia, serta seluruh calon anggota Paskibraka. Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Bupati secara resmi membuka pemusatan diklat dan berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar hingga melahirkan Paskibraka yang disiplin, berkarakter, dan mampu mengemban amanah pada Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.(*)

 

Visited 28 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *