
Rapat Paripurna DPRD, Bupati Buton Selatan H Muh Adios Ajak Seluruh Elemen Bersama Bangun Buton Selatan yang Sejahtera, Berbudaya, dan Berdaya Saing
BUTON SELATAN, DURASITIMES.COM – DPRD menggelar Rapat Paripurna dalam rangka mendengarkan pidato pengantar Bupati menyambut Hari jadi Kabupaten Buton Selatan ke-12 Tahun 2026. Dalam rapat tersebut Bupati mengajak seluruh elemen untuk membangun Buton Selatanyang sejahtera, berbudaya, dan berdaya saing. Rapat Paripurna HUT ke-12 Buton Selatan dipusatkan di gedung Lamaindo, Kecamatan Batauga, Rabu (22/7/2026). “Rapat Paripurna DPRD, Bupati Buton Selatan H Muh Adios Ajak Seluruh Elemen Bersama Bangun Buton Selatan yang Sejahtera, Berbudaya, dan Berdaya Saing,”

Rapat berlangsung di ruang sidang DPRD Kabupaten Buton Selatan dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala daerah dari wilayah sekitar, pimpinan dan anggota DPRD, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, insan pers, serta berbagai elemen masyarakat.
Rapat Paripurna dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kabupaten Buton Selatan Dodi Hasri, S.Pd menyampaikan bahwa, peringatan hari jadi Kabupaten Buton Selatan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam membangun daerah.
Ia menegaskan bahwa usia ke-12 Kabupaten Buton Selatan harus menjadi sarana introspeksi untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan yang mampu menjawab berbagai tantangan masa kini dan masa depan. Ketua DPRD juga memberikan penghormatan kepada para pejuang pemekaran, mantan bupati, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap berdirinya dan berkembangnya Kabupaten Buton Selatan sejak resmi terbentuk melalui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2014.
Menurutnya, Kabupaten Buton Selatan memiliki berbagai potensi besar, mulai dari sumber daya alam, letak geografis yang strategis hingga kekayaan budaya yang harus dikelola secara optimal melalui tata kelola pemerintahan yang responsif, inovatif, dan berkelanjutan.
Selanjutnya, Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios, S.Sos., menyampaikan pidato pengantar Hari Jadi Kabupaten Buton Selatan ke-12. Ia mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum hari jadi sebagai ajang mengenang sejarah perjuangan para pendiri daerah sekaligus memperkuat tekad untuk melanjutkan pembangunan.
“Perjalanan dua belas tahun Kabupaten Buton Selatan telah memberikan banyak pelajaran. Berbagai capaian pembangunan berhasil diwujudkan melalui sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, instansi vertikal, dunia usaha, akademisi, media, dan seluruh elemen masyarakat. Namun masih banyak tantangan yang harus kita jawab bersama melalui kerja keras, inovasi, dan kolaborasi,” ujar Bupati.
Pada peringatan Hari Jadi ke-12 tahun ini, Kabupaten Buton Selatan mengusung tema “Bersama Membangun Buton Selatan yang Sejahtera, Berbudaya, dan Berdaya Saing.”
Bupati menjelaskan bahwa tema tersebut mencerminkan arah pembangunan daerah. Kata bersama menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh komponen masyarakat dalam pembangunan. Sementara sejahtera menggambarkan tujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pertumbuhan ekonomi yang inklusif, pemerataan pembangunan, peningkatan kesempatan kerja, serta pelayanan pendidikan dan kesehatan yang semakin baik.
Adapun berbudaya menunjukkan bahwa pembangunan harus tetap berlandaskan nilai-nilai budaya yang diwariskan para leluhur sebagai identitas daerah, sedangkan berdaya saing mencerminkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat inovasi, memperbaiki tata kelola pemerintahan, serta mengembangkan sektor kelautan, perikanan, pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
Bupati juga memaparkan sejumlah indikator makro pembangunan yang menunjukkan tren positif. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Buton Selatan pada tahun 2025 tercatat sebesar 4,94 persen, meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Selain itu, tingkat kemiskinan berhasil ditekan hingga 2,92 persen, sementara Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 68,54. Di sisi lain, Indeks Gini sebesar 0,293 menunjukkan tingkat ketimpangan pendapatan masyarakat masih berada pada kategori rendah.
“Capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh pemangku kepentingan. Namun ini bukan tujuan akhir, melainkan fondasi untuk bekerja lebih baik dalam mewujudkan pembangunan yang semakin inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan,” kata Bupati.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Buton Selatan atas kemitraan yang harmonis dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan sehingga mampu mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Pada kesempatan itu, Bupati kembali menegaskan visi pembangunan Kabupaten Buton Selatan, yakni terwujudnya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui optimalisasi pengelolaan sumber daya lokal guna menciptakan masyarakat yang sejahtera, berbudaya, dan berdaya saing.
Menurutnya, visi tersebut hanya dapat diwujudkan melalui sinergi seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, instansi vertikal, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan hingga masyarakat.
Menutup pidatonya, Bupati mengajak seluruh masyarakat menjadikan Hari Jadi Kabupaten Buton Selatan ke-12 sebagai momentum mempererat persatuan, meningkatkan semangat pengabdian, memperkuat kolaborasi, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas demi terwujudnya Kabupaten Buton Selatan yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para Bupati dan Wakil Bupati terdahulu, pimpinan DPRD dari masa ke masa, aparatur pemerintah, pejuang pemekaran, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, insan pers, pelaku usaha, dan seluruh masyarakat yang telah memberikan dedikasi bagi kemajuan Kabupaten Buton Selatan.
Rapat Paripurna kemudian dilanjutkan sesuai agenda dewan dan menjadi rangkaian awal peringatan Hari Jadi Kabupaten Buton Selatan ke-12 Tahun 2026 yang dipusatkan di Batauga.(*)

