KOTA BAUBAUOLAHRAGASULTRA

Mewakili Wali Kota Baubau, Dr Moh Tasdik Tutup Kejuaraan Angkat Berat Sultra 2026, Atlet Diminta Jadikan Podium sebagai Awal Prestasi

BAUBAU, DURASITIMES.COM – Kejuaraan Angkat Berat Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Tahun 2026 resmi ditutup di Gedung SKOPMA Wajo, Kota Baubau, Jumat (10/7/2026). Penutupan dilakukan oleh Staf Ahli Wali Kota Baubau Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Dr. Mohamad Tasdik, M.Si., mewakili Wali Kota Baubau. Pemerintah Kota Baubau menegaskan kejuaraan tersebut menjadi momentum memperkuat pembinaan atlet sekaligus menyiapkan lifter daerah menghadapi kompetisi yang lebih tinggi. “Mewakili Wali Kota Baubau, Dr Moh Tasdik Tutup Kejuaraan Angkat Berat Sultra 2026, Atlet Diminta Jadikan Podium sebagai Awal Prestasi,”

Mewakili Wali Kota Baubau, Dr Moh Tasdik Tutup Kejuaraan Angkat Berat Sultra 2026, Atlet Diminta Jadikan Podium sebagai Awal Prestasi
Mewakili Wali Kota Baubau, Dr Moh Tasdik Tutup Kejuaraan Angkat Berat Sultra 2026, Atlet Diminta Jadikan Podium sebagai Awal Prestasi

Kejuaraan yang diikuti kontingen dari 11 kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara itu tidak hanya menjadi arena perebutan medali, tetapi juga bagian dari proses seleksi dan pembinaan atlet menuju kejuaraan tingkat nasional. Ajang tersebut diharapkan mampu memperkuat regenerasi atlet angkat berat di Sulawesi Tenggara secara berkelanjutan.

Dalam sambutan Wali Kota Baubau yang dibacakan Dr. Mohamad Tasdik, pemerintah menegaskan bahwa keberhasilan seorang atlet tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir pertandingan, melainkan juga oleh proses latihan, disiplin, serta kemampuan menjaga semangat juang selama menjalani pembinaan.

“Di balik setiap angkatan yang berhasil, ada jiwa yang pantang menyerah, ada disiplin yang dibangun selama bertahun-tahun, dan ada harapan daerah yang dibawa di atas pundak para atlet,” ujar Mohamad Tasdik saat membacakan sambutan Wali Kota Baubau.

Wali Kota juga mengingatkan para atlet yang berhasil meraih podium agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, keberhasilan dalam kejuaraan tingkat provinsi harus menjadi batu loncatan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi pada tingkat nasional maupun internasional.

“Jadikan podium sebagai pijakan untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi, bukan sebagai akhir dari perjalanan,” demikian pesan Wali Kota yang dibacakan Tasdik.

Sementara itu, atlet yang belum berhasil meraih medali diminta tidak berkecil hati. Pemerintah berharap pengalaman bertanding menjadi bekal berharga untuk terus meningkatkan kemampuan melalui latihan yang konsisten, evaluasi teknik, serta pembinaan yang berkelanjutan.

Pemerintah Kota Baubau juga memberikan apresiasi kepada seluruh pelatih dan ofisial yang dinilai telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam membina atlet hingga mampu tampil pada kejuaraan tingkat provinsi. Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada panitia pelaksana yang berhasil menyelenggarakan kejuaraan secara tertib, aman, dan profesional.

Menjelang penutupan kegiatan, Wali Kota melalui Dr. Mohamad Tasdik menyampaikan penghargaan kepada seluruh kontingen dari luar Kota Baubau yang telah berpartisipasi. “Semoga perjalanan pulang diberikan keselamatan, kesehatan, dan kelancaran. Bawalah pulang kenangan yang baik serta persaudaraan yang telah terjalin selama kejuaraan berlangsung,” katanya.

Secara historis, pembinaan olahraga angkat berat di Indonesia terus berkembang sejak cabang olahraga ini mulai dipertandingkan secara rutin dalam Pekan Olahraga Nasional (PON). Kejuaraan tingkat provinsi menjadi salah satu mata rantai penting dalam sistem pembinaan nasional untuk menjaring atlet potensial sebelum berlaga pada kejuaraan nasional maupun mewakili Indonesia di berbagai ajang internasional.

Indonesia sendiri telah mencatat sejumlah prestasi membanggakan pada cabang olahraga kekuatan, baik angkat berat maupun angkat besi. Keberhasilan atlet Indonesia menembus podium berbagai kejuaraan Asia dan dunia menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan secara berjenjang dari daerah memiliki kontribusi besar terhadap peningkatan prestasi nasional.

Di tingkat internasional, olahraga angkat berat berkembang pesat melalui berbagai kejuaraan dunia yang diselenggarakan secara berkala oleh federasi internasional. Negara-negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Jepang, dan sejumlah negara Eropa menerapkan sistem kompetisi berjenjang dari tingkat lokal hingga nasional sebagai fondasi lahirnya atlet elite dunia. Model pembinaan tersebut menjadi salah satu rujukan bagi banyak negara, termasuk Indonesia, dalam membangun ekosistem olahraga prestasi.

Baca juga:
  1. ASKOT PSSI Baubau Periode 2026-2030 Dinahkodai Badaruddin Resmi Dikukuhkan, Pemkot Baubau Dorong Fokus Cetak Talenta Muda untuk Bangkitkan Prestasi Daerah
  2. Pemkot Baubau Jadikan POPDA 2026 Ajang Lahirkan Atlet Berprestasi

Kejuaraan Angkat Berat Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 di Kota Baubau diharapkan menjadi titik awal lahirnya lifter-lifter potensial yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Tenggara di tingkat nasional bahkan internasional. Selain memperkuat kualitas atlet, kejuaraan ini juga mempererat persaudaraan antarkontingen serta memperkokoh komitmen bersama dalam memajukan olahraga prestasi di Bumi Anoa.(*)

baca berita lainnya:

Baubau Tuan Rumah Kejuaraan Angkat Berat Sultra 2026, Diikuti 11 Daerah, Atlet Terbaik Disiapkan ke Nasional

BAUBAU, DURASITIMES.COM  – Kota Baubau dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Angkat Berat Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 yang diikuti kontingen dari 11 kabupaten/kota. Kejuaraan yang dipusatkan di Gedung SKOPMA Wajo itu resmi dibuka pada Sabtu (11/7/2026) oleh Wali Kota Baubau yang diwakili Staf Ahli Bidang  Pemerintahan Politik, dan Hukum, Dr. Mohamad Tasdik, M.Si. Selain menjadi ajang perebutan prestasi, kompetisi tersebut juga diproyeksikan sebagai seleksi atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara di Kendari. “Baubau Tuan Rumah Kejuaraan Angkat Berat Sultra 2026, Diikuti 11 Daerah, Atlet Terbaik Disiapkan ke Nasional,”

Baubau Tuan Rumah Kejuaraan Angkat Berat Sultra 2026, Diikuti 11 Daerah, Atlet Terbaik Disiapkan ke Nasional
Baubau Tuan Rumah Kejuaraan Angkat Berat Sultra 2026, Diikuti 11 Daerah, Atlet Terbaik Disiapkan ke Nasional

Peta

Penyelenggaraan kejuaraan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pembinaan olahraga prestasi di Sulawesi Tenggara. Atlet-atlet terbaik yang lahir dari kompetisi tingkat provinsi diharapkan mampu memperkuat kontingen Sulawesi Tenggara pada kejuaraan nasional, sekaligus menjaga regenerasi atlet angkat berat secara berkelanjutan.

Dalam sambutan Wali Kota Baubau yang dibacakan Dr. Mohamad Tasdik,  Pemerintah Kota Baubau menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan olahraga prestasi melalui pembinaan yang terarah dan berkesinambungan. Menurutnya, kompetisi merupakan instrumen penting untuk mengukur hasil pembinaan atlet di setiap daerah.

“Kejuaraan ini adalah barometer pembinaan olahraga kita bersama, seberapa jauh kita telah merawat dan mengembangkan potensi atlet daerah,” ujar Dr. Mohamad Tasdik saat membacakan sambutan Wali Kota Baubau.

Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kota Baubau juga menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh kontingen dari 11 kabupaten/kota. Kehadiran para atlet, pelatih, dan ofisial diharapkan tidak hanya menghadirkan persaingan yang sehat, tetapi juga mempererat hubungan antardaerah di Sulawesi Tenggara.

“Kami berharap kejuaraan ini bukan sekadar arena kompetisi, melainkan juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, persaudaraan, dan semangat sportivitas antaratlet maupun antardaerah,” kata Tasdik.

Panduan & Petunjuk Perjalanan

Dalam pesannya kepada para atlet, Wali Kota mengingatkan bahwa keberhasilan di cabang olahraga angkat berat lahir dari proses latihan yang panjang, disiplin, dan ketangguhan mental. Menurutnya, pencapaian prestasi tidak hanya ditentukan oleh kekuatan fisik, tetapi juga oleh konsistensi dalam menjalani pembinaan.

“Setiap beban yang diangkat di atas platform bukan hanya menguji kekuatan fisik, tetapi juga mencerminkan ketangguhan mental, disiplin, dan hasil latihan yang dijalani selama bertahun-tahun,” lanjutnya.

Apresiasi juga diberikan kepada para pelatih dan ofisial yang selama ini menjadi bagian penting dalam mencetak atlet berprestasi. Wali Kota menilai keberhasilan seorang atlet tidak dapat dipisahkan dari dedikasi para pembina yang terus mendampingi proses latihan hingga memasuki arena pertandingan.

Secara historis, olahraga angkat berat atau powerlifting mulai berkembang pesat di dunia sejak pertengahan abad ke-20 dan kini dipertandingkan dalam berbagai kejuaraan internasional di bawah naungan International Powerlifting Federation (IPF) yang berdiri pada 1972. Organisasi tersebut menjadi induk penyelenggara kejuaraan dunia dan menetapkan standar pertandingan yang diikuti banyak negara.

Di Indonesia, pembinaan angkat berat terus mengalami perkembangan melalui kejuaraan daerah, kejuaraan nasional, hingga Pekan Olahraga Nasional (PON). Kompetisi tingkat provinsi seperti yang digelar di Baubau menjadi mata rantai penting dalam proses pencarian bibit atlet potensial sebelum tampil pada level yang lebih tinggi, termasuk mewakili daerah di Porprov maupun ajang nasional.

Pantai & Kepulauan

baca juga:

  1. IPSI Baubau Ukir Sejarah dengan 18 Medali di Anoa Champion 2, 10 Diantaranya Medali Emas, Buktikan Daya Saing di Tingkat Nasional
  2. Pemkot Baubau Jadikan POPDA 2026 Ajang Lahirkan Atlet Berprestasi

Melalui penyelenggaraan Kejuaraan Angkat Berat Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026, Pemerintah Kota Baubau berharap lahir atlet-atlet muda yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Tenggara. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga memperkuat posisi Baubau sebagai salah satu daerah yang aktif mendukung pembinaan olahraga prestasi sekaligus penyelenggaraan event olahraga berskala provinsi.(*)

 

Visited 15 times, 15 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *