BOLAPIALA DUNIA

Scaloni Tegaskan Argentina Tetap Solid Dukung Messi Jelang Hadapi Austria

DURASITIMES.COM -Pelatih Tim Nasional Argentina Lionel Scaloni memastikan skuadnya tetap bersatu dan fokus menghadapi Austria pada lanjutan Grup F Piala Dunia 2026. Penegasan itu disampaikan menyusul beredarnya informasi keliru mengenai kondisi Jorge Messi, ayah dari kapten Argentina Lionel Messi. “Scaloni Tegaskan Argentina Tetap Solid Dukung Messi Jelang Hadapi Austria,”

Scaloni Tegaskan Argentina Tetap Solid Dukung Messi Jelang Hadapi Austria
Scaloni Tegaskan Argentina Tetap Solid Dukung Messi Jelang Hadapi Austria

Menjelang pertandingan yang berlangsung di Arlington, Texas, Argentina berupaya menjaga konsentrasi setelah isu di luar lapangan sempat menjadi perhatian publik. Keluarga Messi sebelumnya telah memberikan klarifikasi bahwa Jorge Messi sedang menjalani perawatan medis dan berada dalam proses pemulihan.

Scaloni menegaskan bahwa kekuatan utama Argentina selama ini terletak pada solidaritas antarpemain dan kemampuan tim menghadapi berbagai situasi, baik di dalam maupun di luar lapangan.

“Kami baik-baik saja. Kami siap menghadapi pertandingan besok. Kami sangat percaya bahwa kelompok inilah yang mampu melewati situasi baik maupun buruk,” kata Scaloni kepada ESPN.

Menurut pelatih berusia 48 tahun itu, dukungan yang diberikan seluruh anggota tim menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas ruang ganti, terutama ketika salah satu pemain menghadapi persoalan pribadi atau tekanan dari luar.

“Kami tahu bahwa selalu lebih baik berada bersama seorang teman. Itulah yang kami semua rasakan, dan dia juga pasti merasakannya,” ujar Scaloni.

Argentina datang ke laga tersebut dengan modal meyakinkan setelah menundukkan Aljazair 3-0 pada pertandingan pembuka Grup F. Lionel Messi menjadi bintang kemenangan melalui tiga gol yang mengantarkan juara dunia itu meraih tiga poin penting.

Meski demikian, Scaloni menilai Austria bukan lawan yang dapat dipandang sebelah mata. Ia menyebut tim Eropa tersebut memiliki organisasi permainan yang rapi, kemampuan melakukan tekanan tinggi, serta catatan impresif selama babak kualifikasi.

“Austria adalah lawan yang sulit, dengan pemain yang sangat bagus. Mereka melakukan pressing dengan baik dan memiliki perjalanan kualifikasi yang hebat,” tuturnya.

Scaloni memperkirakan pertandingan akan berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama mengawali turnamen dengan kemenangan. Hasil positif dalam laga ini berpeluang membuka jalan menuju fase gugur Piala Dunia 2026.

Secara historis, Argentina merupakan salah satu kekuatan terbesar sepak bola dunia dengan tiga gelar Piala Dunia, yakni pada 1978, 1986, dan 2022. Keberhasilan pada edisi 2022 di Qatar juga menandai trofi dunia pertama Lionel Messi sekaligus mengakhiri penantian panjang Argentina selama 36 tahun.

baca juga:

  1. Pelatih Iran Kritik FIFA dan AS Setelah Laga Dramatis di Los Angeles Imbang 2-2 Lawan Selandia Baru
  2. Bupati Azhari Teken PKS Kerja Sama dengan BPSDM Kemenhub, Buteng Siapkan SDM Transportasi

 

Di level internasional, Austria juga memiliki tradisi sepak bola yang kuat di Eropa. Tim berjuluk Das Team itu pernah mencapai peringkat ketiga Piala Dunia 1954 dan dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan signifikan dengan konsisten tampil kompetitif di turnamen besar Eropa maupun dunia.

Dengan situasi yang kembali kondusif dan fokus tim tetap terjaga, Argentina kini mengalihkan seluruh perhatian ke pertandingan melawan Austria. Tim asuhan Scaloni berharap dapat melanjutkan tren positif sekaligus mengamankan langkah menuju babak berikutnya di Piala Dunia 2026.(*)

1c

baca berita lainnya:

FIFA Pilih Messi sebagai Man of the Match usai Hattrick ke Gawang Aljazair

DURASITIMES.COM – Lionel Messi tampil luar biasa dengan mencetak tiga gol saat membawa Argentina mengalahkan Aljazair 3-0 pada laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026 di Kansas City, Rabu (17/6/2026) pagi WIB. Penampilan gemilang tersebut membuat kapten Albiceleste dinobatkan sebagai Man of the Match oleh FIFA sekaligus mengantarkan timnya memimpin klasemen sementara grup. “FIFA Pilih Messi sebagai Man of the Match usai Hattrick ke Gawang Aljazair,”

FIFA Pilih Messi sebagai Man of the Match usai Hattrick ke Gawang Aljazair
FIFA Pilih Messi sebagai Man of the Match usai Hattrick ke Gawang Aljazair

Kemenangan ini menjadi awal ideal bagi Argentina dalam mempertahankan reputasi sebagai salah satu kekuatan utama  sepak bola dunia. Tiga poin yang diraih pada pertandingan pertama memberikan modal penting untuk menghadapi laga-laga berikutnya di fase grup.

Sepak Bola

Lionel Messi menjadi aktor utama di balik keberhasilan tersebut dengan memborong seluruh gol Argentina. Ketajamannya di depan gawang kembali membuktikan bahwa pemain senior itu masih menjadi tumpuan utama Albiceleste di panggung internasional.

Gol pertama lahir pada menit ke-17 melalui tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal dihentikan penjaga gawang Aljazair. Keunggulan itu membuat Argentina semakin percaya diri dalam menguasai jalannya pertandingan.

Dominasi Argentina terus berlanjut setelah turun minum. Messi kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-60 sebelum menyempurnakan penampilannya lewat gol ketiga pada menit ke-76, sekaligus memastikan kemenangan telak 3-0.

“Kami datang untuk memulai turnamen dengan kemenangan dan berhasil melakukannya melalui kerja sama tim yang sangat baik,” demikian kutipan yang mencerminkan semangat permainan Argentina pada laga tersebut.

Penghargaan Man of the Match yang diberikan kepada Messi dinilai sejalan dengan kontribusinya sepanjang pertandingan. Selain mencetak hattrick, ia juga aktif mengatur ritme serangan dan menjadi motor permainan Albiceleste sejak menit awal.

“Yang terpenting bukan hanya gol, tetapi kemenangan tim dan tiga poin pertama di fase grup,” menjadi gambaran sikap kolektif yang ditunjukkan sang kapten dalam mengawali perjalanan di turnamen.

Hasil ini membawa Argentina menempati posisi teratas klasemen sementara Grup J dengan koleksi tiga poin. Sementara itu, Austria dan Yordania belum memainkan laga pertama mereka, sedangkan Aljazair harus puas berada di dasar klasemen tanpa poin.

Bagi Aljazair, kekalahan tersebut menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi. Lini pertahanan mereka kesulitan mengantisipasi pergerakan Messi, sementara upaya membangun serangan belum mampu memberikan ancaman berarti bagi pertahanan Argentina.

Secara historis, Argentina memiliki tradisi kuat di ajang Piala Dunia sebagai salah satu negara tersukses dengan beberapa gelar juara dan deretan pemain legendaris yang mewarnai sejarah sepak bola internasional. Keberhasilan memulai turnamen dengan kemenangan juga kerap menjadi fondasi penting bagi perjalanan mereka menuju babak-babak akhir.

Di sisi lain, Aljazair dikenal sebagai salah satu wakil Afrika yang beberapa kali mencatat kejutan di Piala Dunia. Salah satu pencapaian bersejarah mereka adalah keberhasilan melaju ke babak 16 besar pada edisi 2014, sebuah prestasi yang menjadi tonggak penting bagi perkembangan sepak bola negara tersebut di level internasional.

“Kami harus segera bangkit dan mempersiapkan pertandingan berikutnya dengan lebih baik,” menjadi refleksi yang sesuai dengan situasi Aljazair setelah mengalami kekalahan pada laga pembuka.

baca juga:

  1. Messi Cetak Hattrick, Argentina Buka Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Meyakinkan
  2. Harga Bimoli dan Bawang Merah Melonjak Tajam, Pasar Wameo Baubau Hadapi Gejolak Sembako

Sementara itu, bagi Messi, hattrick ke gawang Aljazair semakin mempertegas statusnya sebagai salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola modern. Konsistensinya di level internasional terus menjadi faktor penting bagi Argentina dalam mengejar prestasi di panggung dunia.

“Setiap pertandingan di Piala Dunia memiliki arti besar dan membutuhkan konsentrasi penuh sejak awal hingga akhir,” merupakan pesan yang menggambarkan pentingnya menjaga performa sepanjang turnamen.

Dengan kemenangan tersebut, Argentina mengirimkan sinyal kuat kepada para pesaing di Grup J bahwa mereka siap melanjutkan tren positif. Adapun Aljazair dituntut segera melakukan evaluasi agar peluang lolos ke fase berikutnya tetap terbuka.

Susunan Pemain

Argentina (4-4-2): Emiliano Martinez; Facundo Medina, Lisandro Martinez, Cristian Romero, Gonzalo Montiel; Thiago Almada, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, Rodrigo De Paul; Lautaro Martinez, Lionel Messi.

Pelatih: Lionel Scaloni

Aljazair (4-3-3): Luca Zidane; Rayan Ait-Nouri, Ramy Bensebaini, Aissa Mandi, Rafik Belghali; Nabil Bentaleb, Ibrahim Maza, Hicham Boudaoui; Fares Chaibi, Amine Gouiri, Anis Hadj Moussa.

Pelatih: Vladimir Petkovic

 

Visited 12 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *