
Koran Online Baubau Post Edisi 15 Juni 2026
Koran Online Baubau Post Edisi 15 Juni 2026
BACA Koran Online Baubau Post Edisi 15 Juni 2026 Versi PDF
baca Koran Online Baubau Post Edisi 15 Juni 2026
baca juga Koran Online Baubau Post Edisi lainnya:
baca juga berita lainnya:
Lisa BLACKPINK Tuai Pujian dan Kritik di Pembukaan Piala Dunia 2026
DURASITIMES.COM – Penampilan Lisa BLACKPINK dalam seremoni pembukaan Piala Dunia 2026 menjadi salah satu momen yang paling banyak diperbincangkan di media sosial internasional. Aksi penyanyi asal Thailand tersebut memicu beragam reaksi dari publik, khususnya kalangan netizen Korea Selatan atau K-netizens, yang terbelah antara memberikan apresiasi dan kritik terhadap penampilannya. “Lisa BLACKPINK Tuai Pujian dan Kritik di Pembukaan Piala Dunia 2026,”

Seremoni yang berlangsung pada 12 Juni itu menghadirkan Lisa bersama penyanyi Brasil, Anitta, dan musisi Nigeria, Rema. Ketiganya membawakan lagu kolaborasi berjudul Goals dalam salah satu sesi pembukaan turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.
Video penampilan mereka dengan cepat menyebar di berbagai platform digital dan memperoleh jutaan penonton hanya dalam waktu singkat. Tayangan resmi di YouTube bahkan melampaui lima juta penayangan dalam kurun kurang dari satu hari, menandakan tingginya perhatian publik terhadap pertunjukan tersebut.
Di tengah ramainya perbincangan, sebagian K-netizens justru memberikan penilaian positif kepada Lisa. Mereka menilai personel BLACKPINK itu mampu menunjukkan kualitas sebagai artis internasional dengan kemampuan panggung yang matang dan penuh energi.
Salah seorang pengguna media sosial menuliskan, “Dia terlihat cantik, penari yang luar biasa seperti biasa, dan kemampuan menyanyinya juga meningkat pesat.” Komentar tersebut menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap perkembangan kemampuan vokal Lisa.
Dukungan serupa juga datang dari warganet lain yang menilai kritik terhadap Lisa terlalu berlebihan. “Dia benar-benar tampil hebat. Mengapa harus dihina seperti ini? Dia bahkan mengenakan jersey Lee Kang In dan menunjukkan dukungannya untuk sepak bola Korea,” tulis seorang K-netizen.
Selain memuji kemampuan menari, sejumlah penggemar menilai kualitas vokal live Lisa mengalami peningkatan dibandingkan beberapa penampilan terdahulu. “Vokal live-nya luar biasa,” tulis seorang pengguna media sosial, sementara komentar lain menyebut, “Dia selalu menjadi performer yang hebat.”
Namun demikian, respons positif tersebut diimbangi oleh kritik dari sebagian K-netizens yang menilai penampilan Lisa belum memenuhi ekspektasi. Beberapa di antaranya menganggap koreografi yang disuguhkan terkesan biasa dan kurang memberikan kesan mendalam untuk panggung sebesar Piala Dunia.
Isu dugaan penggunaan lip sync juga ikut mencuat setelah video penampilan beredar luas. Seorang pengguna media sosial bahkan menulis singkat, “Dia jelas melakukan lip sync,” meskipun tidak disertai bukti yang dapat memverifikasi klaim tersebut.
Selain persoalan vokal, kritik juga diarahkan pada pemilihan kostum dan konsep pertunjukan secara keseluruhan. Meski demikian, para penggemar Lisa memberikan pembelaan dengan menyebut penilaian tersebut bersifat subjektif dan tidak mengurangi kualitas penampilan sang artis di atas panggung.
Secara historis, kehadiran musisi internasional dalam pembukaan turnamen sepak bola dunia bukanlah hal baru. FIFA dalam beberapa edisi sebelumnya kerap menggandeng artis papan atas untuk menarik perhatian audiens global, seperti penampilan Shakira dengan lagu Waka Waka pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan dan berbagai kolaborasi artis internasional pada edisi-edisi berikutnya yang menjadi bagian dari strategi memperluas daya tarik budaya populer dan olahraga.
baca juga:
- Klose Yakin Rekor Gol Piala Dunia Akan Tumbang, Messi Jadi Pilihan Favorit
- Empat Pelabuhan Rakyat di Baubau Resmi Naik Status Jadi Pelabuhan Laut untuk Optimalkan Arus …
Fenomena pro dan kontra terhadap penampilan artis di panggung internasional juga kerap terjadi. Di Korea Selatan sendiri, figur-figur K-pop yang tampil dalam ajang global sering menjadi bahan diskusi intens di kalangan K-netizens, terutama terkait kemampuan vokal, koreografi, dan kualitas pertunjukan secara langsung. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya ekspektasi publik terhadap para idol yang telah memiliki reputasi mendunia.
Terlepas dari perbedaan pandangan tersebut, penampilan Lisa bersama Anitta dan Rema berhasil menciptakan dampak besar di ruang digital dan menjadi salah satu topik yang paling banyak dibahas selama rangkaian pembukaan Piala Dunia 2026. Perdebatan yang muncul sekaligus menegaskan besarnya pengaruh budaya pop global dalam mengiringi perhelatan olahraga internasional.(*)









