DIVYANKA TRIPATHI DAN VIVEK DAHIYA RESMI MENJADI ORANG TUA SETELAH 10 TAHUN MENANTI
DURASITIMES.COM – Pasangan aktor televisi India, Divyanka Tripathi dan Vivek Dahiya, resmi menjadi orang tua setelah dikaruniai bayi kembar laki-laki. Kabar bahagia tersebut diumumkan pasangan yang menikah pada 2016 itu melalui media sosial pada 26 Mei 2026, sekaligus menandai berakhirnya penantian mereka selama satu dekade untuk memiliki buah hati. “DIVYANKA TRIPATHI DAN VIVEK DAHIYA RESMI MENJADI ORANG TUA SETELAH 10 TAHUN MENANTI,”

Dalam unggahan bersama, keduanya mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran dua putra mereka. “Hidup kami kini terasa lebih indah dari yang pernah kami bayangkan,” tulis pasangan tersebut dalam pernyataan yang dibagikan kepada para penggemar. Pengumuman itu segera mendapat respons luas dari kalangan penggemar maupun rekan sesama artis televisi India.
Kelahiran bayi kembar tersebut menjadi perhatian publik karena Divyanka dan Vivek selama ini dikenal sebagai salah satu pasangan selebritas televisi India yang paling harmonis. Sejak menikah pada Juli 2016, keduanya kerap menjadi sorotan media karena kehidupan rumah tangga mereka yang relatif jauh dari kontroversi.
Tidak lama setelah pengumuman kelahiran, Divyanka dan Vivek juga terlihat pertama kali tampil di depan publik bersama kedua bayi mereka saat meninggalkan rumah sakit. Momen tersebut langsung menjadi sorotan media hiburan India dan mendapat sambutan hangat dari para penggemar yang telah mengikuti perjalanan rumah tangga mereka selama bertahun-tahun.
Dalam suasana penuh kebahagiaan itu, Vivek Dahiya sempat melontarkan candaan kepada fotografer yang menunggu di luar rumah sakit. “Beli satu, gratis satu,” ujarnya sambil tersenyum, merujuk pada kelahiran bayi kembar mereka. Candaan tersebut segera viral di media sosial dan dianggap mencerminkan kebahagiaan pasangan itu.
Divyanka dan Vivek pertama kali dipertemukan melalui serial televisi populer Yeh Hai Mohabbatein yang menjadi salah satu tayangan dengan tingkat popularitas tinggi di India pada pertengahan dekade 2010-an. Hubungan keduanya berkembang di luar lokasi syuting sebelum akhirnya berlanjut ke jenjang pernikahan.
baca juga:
- Kajol Ungkap Lagu ‘Fanaa’ Dibuang Usai Syuting Ekstrem di Polandia
- Dinkes dan Laboratorium Kesehatan Baubau Lakukan Pemeriksaan Hepatitis A dan TB …
Secara historis, kelahiran anak kembar di kalangan selebritas India kerap menarik perhatian publik karena dianggap sebagai momen langka dan istimewa. Beberapa pasangan publik figur India maupun internasional sebelumnya juga pernah menjadi sorotan media ketika menyambut kelahiran anak kembar, termasuk pasangan aktor Bollywood serta sejumlah selebritas Hollywood yang menjadikan momen tersebut sebagai peristiwa keluarga yang mendapat perhatian luas.
Menurut sejumlah laporan media India, ucapan selamat terus berdatangan dari rekan-rekan artis televisi, produser, serta penggemar dari berbagai negara. “Kebahagiaan kami kini terasa berlipat ganda,” tulis Vivek dalam unggahan yang menggambarkan perasaan keluarga kecil mereka setelah kehadiran dua putra tersebut.
Kehadiran bayi kembar laki-laki itu menandai babak baru dalam kehidupan Divyanka Tripathi dan Vivek Dahiya. Setelah sepuluh tahun membangun rumah tangga, pasangan yang dipersatukan oleh dunia televisi tersebut kini memasuki fase baru sebagai orang tua dengan harapan membangun keluarga yang semakin lengkap dan bahagia.(*)
baca berita lainnya:
JUHI CHAWLA TOLAK RAJA HINDUSTANI, KARISMA KAPOOR MALAH BERSINAR
DURASITIMES.COM – Film legendaris Bollywood “Raja Hindustani” yang dirilis pada 1996 ternyata hampir menghadirkan aktris Juhi Chawla sebagai pemeran utama wanita sebelum akhirnya peran tersebut diberikan kepada Karisma Kapoor. Keputusan itu kemudian menjadi salah satu titik penting dalam sejarah perfilman India karena film tersebut sukses besar di box office dan mengangkat popularitas Karisma Kapoor ke level superstar Bollywood. “JUHI CHAWLA TOLAK RAJA HINDUSTANI, KARISMA KAPOOR MALAH BERSINAR,”

Sutradara Dharmesh Darshan mengungkapkan bahwa Juhi Chawla semula menjadi pilihan utama untuk memerankan karakter Aarti. Pilihan tersebut muncul setelah keberhasilan kerja sama keduanya dalam film “Lootere” yang dirilis pada 1993. Namun, proses casting mengalami perubahan setelah Juhi memutuskan menolak tawaran tersebut karena sejumlah pertimbangan pribadi dan profesional.
“Juhi adalah pilihan pertama saya setelah kami sukses di ‘Lootere’,” kata Dharmesh Darshan dalam sebuah wawancara mengenai proses produksi film tersebut. Setelah penolakan itu, tim produksi mempertimbangkan sejumlah nama lain sebelum akhirnya memilih Karisma Kapoor sebagai pemeran utama wanita mendampingi Aamir Khan.
Keputusan tersebut terbukti membawa dampak besar bagi perjalanan karier Karisma Kapoor. “Raja Hindustani” tidak hanya menjadi film terlaris di India pada 1996, tetapi juga menjadi tonggak penting yang memperkuat posisi Karisma sebagai salah satu aktris papan atas Bollywood pada era 1990-an.
Chemistry antara Aamir Khan dan Karisma Kapoor mendapat apresiasi luas dari penonton dan kritikus film. Hingga kini, pasangan tersebut masih dikenang sebagai salah satu duet paling ikonik dalam sejarah perfilman Bollywood. Kesuksesan film itu juga didukung soundtrack yang populer secara internasional dan menjadi bagian penting budaya pop India pada masanya.
Juhi Chawla sendiri pernah menanggapi hal tersebut dengan nada bercanda. “Saya bertanggung jawab atas kesuksesan Karisma Kapoor,” ujar Juhi dalam sebuah kesempatan wawancara. Pernyataan itu merujuk pada keputusannya menolak dua film besar, yakni “Raja Hindustani” dan “Dil To Pagal Hai”, yang kemudian sukses besar setelah dibintangi Karisma Kapoor.
Secara historis, “Raja Hindustani” menjadi salah satu simbol kebangkitan film romantis Bollywood pada pertengahan 1990-an. Pada periode yang sama, perfilman India mulai memperluas pasar internasional, terutama ke kawasan Timur Tengah, Inggris, dan Asia Tenggara. Film tersebut bahkan dikenal luas di Indonesia melalui penayangan televisi nasional pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an, bersamaan dengan meningkatnya popularitas film-film India di Asia.
baca juga:
- Priyadarshan Ungkap Kunci Pilih Akshay Kumar di Film Baru
- Wawali Baubau Wa Ode Hamsina Lepas 135 Jemaah Haji dengan Khidmat dan Titip Doa untuk …
Di tingkat internasional, era 1990-an juga dianggap sebagai masa ekspansi global Bollywood. Film-film India mulai dipasarkan ke diaspora India di berbagai negara dan berhasil menciptakan basis penggemar baru di luar Asia Selatan. “Raja Hindustani” termasuk salah satu film yang berkontribusi memperkuat posisi Bollywood sebagai industri hiburan terbesar di dunia dari sisi jumlah produksi film tahunan.
Keputusan Juhi Chawla menolak film tersebut akhirnya menjadi bagian menarik dari sejarah Bollywood. Penolakan yang awalnya dianggap biasa justru membuka jalan bagi Karisma Kapoor untuk mencapai puncak kariernya dan melahirkan salah satu film romantis paling berpengaruh dalam perfilman India modern.(*)

