
Persib Bandung memastikan diri menjadi juara Super League 2025/2026 setelah bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara.
PERSIB Bandung memastikan diri menjadi juara Super League 2025/2026 setelah bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5/2026). “Persib Bandung memastikan diri menjadi juara Super League 2025/2026 setelah bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara,”

Hasil imbang sudah cukup bagi Maung Bandung untuk mengunci gelar juara sekaligus mencatat sejarah dengan meraih tiga gelar liga secara beruntun.
Pada pertandingan tersebut, Persib tampil dominan dan terus menekan pertahanan Persijap sepanjang laga. Namun rapatnya lini belakang tim tamu membuat sejumlah peluang dari Beckham Putra dan Andrew Jung gagal berbuah gol.
Pelatih Bojan Hodak sempat melakukan beberapa pergantian pemain di babak kedua untuk meningkatkan daya serang. Luciano Guaycochea, Ramon, hingga Uilliam Barros dimasukkan untuk membongkar pertahanan Persijap.
Meski intensitas serangan meningkat, Persib tetap kesulitan mencetak gol. Bahkan di menit-menit akhir, Persijap justru beberapa kali memberikan ancaman lewat serangan balik.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-0 tetap bertahan dan memastikan Persib Bandung keluar sebagai juara Super League musim ini di hadapan ribuan Bobotoh yang memadati Stadion GBLA.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Borneo FC menang telak 6-1 atas Malut United pada pekan terakhir BRI Super League 2025/2026, Sabtu (23/5/2026).
Mariano Peralta dan Koldo Obieta masing-masing mencetak dua gol untuk kemenangan Pesut Etam. Namun hasil itu belum cukup membawa Borneo FC menjadi juara.
Gelar tetap menjadi milik Persib Bandung usai bermain imbang 0-0 melawan Persijap Jepara.
Persib dan Borneo sama-sama mengoleksi 79 poin, tetapi Maung Bandung unggul head to head dan resmi menjadi juara Super League 2025/2026.
Sementara itu, Persija Jakarta menutup musim dengan kemenangan 3-0 atas Semen Padang di Jakarta International Stadium.
Dua gol Gustavo Almeida dan satu gol Maxwell Souza memastikan Macan Kemayoran finis di posisi ketiga klasemen akhir dengan 68 poin. Sedangkan Semen Padang harus mengakhiri musim di zona degradasi.
Persis Solo dipastikan terdegradasi dari BRI Super League 2025/2026 meski menang 3-1 atas Persita Tangerang pada pekan terakhir, Sabtu (23/5/2026).
baca juga:
- Raphinha Kembali, Barcelona Siapkan Strategi Baru Lawan Girona
- Ny Siti Norma Adios Pastikan Posyandu 6 SPM Berjalan Rutin di Desa
Gol Persis dicetak Jefferson de Souza, Miroslav Maricic, dan Dejan Tumbas, sementara Persita membalas lewat Pablo Ganet.
Hasil itu tak cukup menyelamatkan Persis karena di laga lain Madura United berhasil mengalahkan PSM Makassar 2-0 lewat dua gol Junior Brandao.
Madura United finis di posisi 14 dengan 35 poin, sedangkan Persis berada di peringkat 16 dengan 34 poin dan harus turun kasta musim depan.(*)
baca berita lainnya:
Barcelona Gagal Pertahankan Keunggulan, Girona Menang 2-1 Dramatis
GIRONA mengalahkan Barcelona 2-1 pada pekan ke-24 La Liga 2025/2026 di Estadi Montilivi, Selasa (17/2) dini hari WIB, membuat Blaugrana kehilangan posisi puncak klasemen. “Barcelona Gagal Pertahankan Keunggulan, Girona Menang 2-1 Dramatis,”
Pertandingan yang berlangsung dalam tempo tinggi sejak menit awal itu berakhir dramatis setelah Girona mencetak gol penentu jelang laga usai. Barcelona yang sempat unggul lebih dulu tidak mampu mempertahankan momentum dan gagal kembali ke puncak klasemen yang kini dihuni Real Madrid.
Girona tampil disiplin sepanjang laga. Meski tertekan pada babak pertama, tuan rumah mampu memanfaatkan peluang yang datang pada momen-momen krusial. Pelatih Michel menyebut timnya menang karena keberanian mengambil risiko. “Kami bermain dengan keyakinan penuh. Saat kesempatan datang, para pemain tahu apa yang harus dilakukan,” ujarnya.
Barcelona, yang datang dengan misi mempertahankan posisi teratas, langsung menekan sejak kickoff. Pelatih Hansi Flick menginstruksikan serangan cepat melalui sektor sayap. Lamine Yamal, Raphinha, dan Ferran Torres silih berganti mengancam pertahanan Girona yang dijaga kiper Paulo Gazzaniga.
Pada babak pertama, Barcelona mencatatkan expected goals mencapai 2,04. Tekanan itu hampir berbuah gol ketika sepakan Raphinha membentur tiang gawang. Namun Girona membalas dengan efektivitas serangan balik yang menghasilkan 0,97 xG, termasuk dua peluang Viktor Tsygankov dan Vladyslav Vanat yang memaksa Joan Garcia melakukan penyelamatan penting.
Drama muncul pada masa injury time babak pertama ketika Barcelona mendapat hadiah penalti. Namun eksekusi Lamine Yamal digagalkan Paulo Gazzaniga sehingga skor tetap 0-0. “Saya bertanggung jawab atas kegagalan itu,” ujar Yamal usai laga, menegaskan dirinya tidak terbebani meski gagal membuka skor lebih cepat.
Memasuki babak kedua, pertandingan kembali berlangsung dalam tempo agresif. Barcelona memecah kebuntuan lewat gol Pau Cubarsí pada menit ke-59 setelah menerima umpan silang akurat dari Jules Koundé. Gol tersebut sempat mengangkat semangat Blaugrana yang berupaya menjaga jarak dari kejaran Real Madrid.
Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Dalam serangan cepat dari situasi restart, Vladyslav Vanat menusuk dari sisi kiri dan melepaskan umpan matang yang diselesaikan Thomas Lemar menjadi gol penyeimbang. Hanya dalam hitungan detik, kedudukan kembali imbang 1-1.
Pertandingan berjalan semakin terbuka setelah gol tersebut. Kedua tim saling balas serangan, tetapi Girona yang akhirnya menemukan gol kemenangan pada menit ke-86 lewat sepakan Fran Beltrán usai menerima umpan Joel Roca. Gelandang itu menembakkan bola ke pojok gawang tanpa bisa dihentikan Joan Garcia.
Kekalahan ini membuat Barcelona tertahan di posisi kedua klasemen sementara La Liga dengan 58 poin, terpaut dua angka dari Real Madrid yang kini mengambil alih puncak. Girona sendiri naik ke posisi ke-12 dengan koleksi 29 poin.
Secara historis, laga Girona vs Barcelona beberapa tahun terakhir kerap menghadirkan kejutan. Girona sempat mencuri poin dari Barcelona pada musim 2023/2024 dan menorehkan kemenangan bersejarah pada pertemuan awal musim 2024/2025. Di level global, kejutan serupa juga pernah terjadi saat klub-klub kecil menumbangkan raksasa, seperti kekalahan mengejutkan Real Madrid dari Sheriff Tiraspol pada Liga Champions 2021, atau ketika Leicester City menumbangkan tim-tim elite dalam perjalanan juara Premier League 2016.
baca juga:
- Atletico Madrid Mengamuk 4-0 Atas Barca, Simeone Pamer Selebrasi Tajam dan Angkat Tiga Jari ke Lamine Yamal
- Bupati Buton Utara Afirudin Mathara Tutup Persami KKRI, Soroti Pentingnya Moral Pemuda
Pelatih Hansi Flick menyebut kekalahan ini harus dijadikan pelajaran. “Kami menciptakan banyak peluang, tetapi sepak bola selalu menghukum tim yang tidak efisien. Kami harus lebih tajam,” ucapnya.
Pertandingan yang berjalan penuh tensi ini menegaskan ketatnya persaingan La Liga musim ini. Barcelona harus mengelola tekanan dengan lebih baik jika ingin kembali ke puncak, sementara Girona menegaskan kapasitas mereka sebagai tim yang mampu mengganggu klub-klub besar.
Daftar Susunan Pemain
Girona (4-5-1)
Pelatih: Michel
Paulo Gazzaniga; Hugo Rincon, Vitor Reis, Daley Blind, Arnau Martinez; Viktor Tsygankov, Thomas Lemar, Axel Witsel, Ivan Martin, Bryan Gil; Vladyslav Vanat.
Barcelona (4-3-3)
Pelatih: Hansi Flick
Joan Garcia; Jules Kounde, Pau Cubarsi, Eric Garcia, Gerard Martin; Fermin Lopez, Frenkie de Jong, Dani Olmo; Lamine Yamal, Ferran Torres, Raphinha.(*)

