KORAN ONLINE

Koran Online Baubau Post Edisi 26 Mei 2026

Koran Online Baubau Post Edisi 26 Mei 2026

baca Koran Online Baubau Post Edisi 26 Mei 2026 Versi PDF

 

baca Koran Online Baubau Post Edisi 26 Mei 2026

01 17 02 16 03 17 04 17 07 17 08 17

baca juga Koran Online Baubau Post Edisi lainnya:

  1. Koran Online Baubau Post Edisi 25 Mei 2026
  2. Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 22 Mei 2026

baca berita lainnya:

Keteladanan Sitti Hajar Warnai Pesan Moral Khutbah Iduladha 1447H Yang Akan Disampaikan Kepala Kemenag Buton Selatan H Khalifah Sebagai Khatib

BUTON SELATAN, DURASITIMES.COM – Momentum Iduladha dimanfaatkan untuk mengingatkan pentingnya membangun keluarga yang penuh kasih sayang, penghormatan, dan pengorbanan sebagaimana dicontohkan Sitti Hajar. Pesan itu akan mengemuka dalam khutbah Iduladha yang akan disampaikan Kepala kantor Kementrian Agama Buton Selatan H Khalifah SPd MPd di hadapan jamaah salat Iduladha, yang akan dilaksanakan pada Rabu (27/5/2026). “Keteladanan Sitti Hajar Warnai Pesan Moral Khutbah Iduladha 1447H Yang Akan Disampaikan Kepala Kemenag Buton Selatan H Khalifah Sebagai Khatib,”

Kepala Kemenag Buton Selatan H Khalifah
Kepala Kemenag Buton Selatan H Khalifah

Dalam khutbah bertajuk “Menghidupkan Nilai Iduladha Melalui Keteladanan Sitti Hajar”, H Khalifah menegaskan bahwa Iduladha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah kurban, melainkan juga momentum memperkuat tauhid serta memperbaiki hubungan antarkeluarga dan sesama manusia.

“Iduladha mengajarkan keikhlasan, kesabaran, dan pengorbanan dalam menjalani kehidupan. Keteladanan itu tampak nyata pada sosok Sitti Hajar,” ujar H. Khalifah dalam khutbahnya.

Dia menjelaskan, kisah Sitti Hajar yang ditinggalkan Nabi Ibrahim AS bersama putranya, Nabi Ismail AS, di lembah tandus tanpa bekal yang cukup menjadi simbol ketawakalan seorang hamba kepada Allah SWT. Dalam kondisi sulit, Sitti Hajar tetap meyakini pertolongan Allah SWT akan datang.

Menurut khatib, perjuangan Sitti Hajar berlari antara Bukit Shafa dan Marwah demi mencari air untuk Ismail menjadi salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam. Perjalanan itu kemudian diabadikan dalam rangkaian ibadah sa’i pada pelaksanaan haji dan umrah yang dijalankan umat Islam hingga kini.

“Perjuangan seorang ibu tidak pernah sia-sia. Allah mengabadikan ikhtiar Sitti Hajar sebagai bagian dari syariat ibadah haji,” katanya.

Secara historis, Iduladha mulai disyariatkan pada tahun kedua Hijriah setelah peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah. Tradisi kurban berakar dari kisah Nabi Ibrahim AS yang diperintahkan Allah SWT untuk mengorbankan putranya sebagai bentuk ketaatan. Dalam perkembangan sejarah Islam dunia, nilai pengorbanan dan kepedulian sosial pada Iduladha menjadi simbol solidaritas umat Muslim lintas negara, termasuk dalam pelaksanaan distribusi daging kurban bagi masyarakat miskin di berbagai belahan dunia.

baca juga:

  1. Meski Sudah Miliki SKKH Resmi, Dinas Pertanian Buton Selatan Pastikan Sapi Brahman Bantuan Presiden Prabowo Dicek Lagi Kesehatan Fisiknya Sebelum Disembelih
  2. Laompo Dipilih Jadi Lokasi Penyembelihan Sapi Brahman 950 Kilogram Bantuan Presiden di ….

Khatib H Khalifah juga mengingatkan pentingnya menghormati peran perempuan, khususnya ibu dan istri, dalam kehidupan keluarga. Jamaah diminta memperlakukan pasangan dengan baik serta menjaga kasih sayang di tengah tantangan kehidupan modern yang semakin kompleks.

“Keluarga yang kuat lahir dari penghormatan kepada ibu, kesetiaan pasangan, dan kesabaran menghadapi ujian hidup,” tuturnya.

Dalam khutbah tersebut, H. Khalifah turut mendoakan jamaah haji asal Buton Selatan agar diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah di Tanah Suci serta kembali ke daerah masing-masing sebagai haji yang mabrur.(*)

 

Visited 34 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *