Mahasiswa Tekhnik Perkapalan UNDIP, Alumni SMAN 2 Baubau Muh Haykal Faturrahman Kasri Bersinar di Ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Universitas Halu Oleo, Gagas Teknologi Transportasi Laut
SULTRA, DURASITIMES.COM – Mahasiswa Universitas Diponegoro (UNDIP) yang merupakan alumni SMAN 2 Baubau Muh Haykal Faturrahman Kasri, berhasil lolos sebagai finalis dalam ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Halu Oleo Kendari. “Mahasiswa Tekhnik Perkapalan UNDIP, Alumni SMAN 2 Baubau Muh Haykal Faturrahman Kasri Bersinar di Ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Universitas Halu Oleo, Gagas Teknologi Transportasi Laut,”
Haykal yang merupakan mahasiswa semester empat Jurusan Teknik Perkapalan itu mengikuti lomba bersama tim riset kampusnya mewakilidi UNDIP. Mereka mengangkat subtema marine transportation technology dalam kompetisi bertema “Transformasi Teknologi Berkelanjutan untuk Penguatan Ketahanan Energi dan Infrastruktur Cerdas di Kawasan Pesisir dan Pedesaan Indonesia”.
“Karena fokus kami di bagian transportasi laut, kami mengambil subtema marine transportation technology,” ujar Haykal, Sabtu (16/5/2026), ketika dihubungi Koran Baubau Post. Ia menjelaskan, lomba tersebut memiliki tiga subtema utama, yakni renewable energy and energy security, smart infrastructure, dan marine transportation technology.
Tim UNDIP sendiri terdiri dari tiga mahasiswa, yakni Muh Haykal Faturrahman Kasri asal Baubau, Raka Habibie Saadi asal Banyumas, dan Abna Falma Silka asal Jawa Timur.
Haykal menjelaskan proses kompetisi dimulai dari tahap pendaftaran, penilaian abstrak, hingga penilaian paper atau laporan ilmiah. “Peserta diminta membuat abstrak terkait inovasi yang akan dibuat, kemudian disubmit untuk dinilai. Setelah itu masuk tahap penilaian paper,” katanya.
Pada tahap penilaian paper, tim dari UNDIP yang beranggotakan tiga orang berhasil meraih peringkat pertama. “Alhamdulillah kami memperoleh peringkat satu untuk laporan paper,” ungkapnya.

Dia pun mengungkapan Pendaftaran lomba dibuka dalam dua gelombang, yakni 12–18 April 2026 untuk gelombang pertama dan 19–25 April 2026 untuk gelombang kedua. Tim UNDIP mengikuti pendaftaran pada gelombang kedua.
Sementara penilaian abstrak dilaksanakan pada 26–28 April 2026 dan pengumuman finalis diumumkan pada 29 April 2026.
Haykal menyebut, hanya tujuh tim yang berhasil lolos ke tahap final nasional. Selain tim dari UNDIP dan tuan rumah Universitas Halu Oleo, finalis juga berasal dari Universitas Jember serta Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan.
“Kalau tidak salah dari UHO ada tiga tim yang lolos,” ujarnya singkat.
Tahap final akan berlangsung di Kendari mulai 19 hingga 24 Mei 2026. Agenda kegiatan meliputi registrasi peserta, presentasi poster, presentasi full paper, field trip, hingga pengumuman pemenang.
baca juga:
- SMK Negeri 3 Baubau Siap Buka Enam Jurusan untuk SPMB 2026/2027, Seni Tari Jadi Program Baru Unggulan dan Pertama di Sultra
- SMKN 1 Baubau Tegaskan SPMB Online 2026/2027 Diawasi Sistem Provinsi, Sekolah Pastikan
“Presentasi poster dilaksanakan 21 Mei, lalu presentasi full paper pada 22 Mei, dan pengumuman pemenang tanggal 24 Mei,” jelas Haykal. “Untuk anggota tim kami Semua satu jurusan, hanya berbeda angkatan,” katanya.
Haykal mengatakan, ide inovasi yang mereka angkat dilatarbelakangi kondisi wilayah kepulauan di Sulawesi Tenggara yang masih memiliki keterbatasan akses transportasi laut.
“Kami melihat masih banyak wilayah di Sulawesi Tenggara yang terisolasi atau masih kekurangan kapal transportasi,” tutupnya.(*)
baca berita lainnya:
Kelulusan SMK Negeri 3 Baubau Capai 100 Persen, Tata Busana Jadi Jurusan Favorit
BAUBAU, DURASITIMES.COM – SMK Negeri 3 Baubau mencatat kelulusan 100 persen bagi siswa kelas XII tahun pelajaran 2025/2026. Sebanyak 270 siswa dari empat jurusan dinyatakan lulus setelah mengikuti rangkaian ujian akademik dan uji kompetensi keahlian. “Kelulusan SMK Negeri 3 Baubau Capai 100 Persen, Tata Busana Jadi Jurusan Favorit,”

Kepala SMK Negeri 3 Baubau, Dra. Rosmawati, M.Pd., menjelaskan para siswa terlebih dahulu menjalani proses pembelajaran sejak kelas X hingga kelas XII sebelum mengikuti dua tahapan ujian akhir.
“Yang pertama adalah ujian akhir sumatif yang menyangkut akademik, pelajaran umum dan kejuruan. Yang kedua adalah uji kompetensi keahlian atau UKK. Setelah melalui kedua proses ini, alhamdulillah kelulusan kami mencapai 100 persen,” ujarnya, saat diwawancara awak media, Sabtu (9/5/2026).
Ia menjelaskan, total 270 siswa yang lulus berasal dari Empat jurusan. Jurusan Tata Busana menjadi penyumbang siswa terbanyak dengan 147 orang. Disusul Tata Kecantikan sebanyak 77 siswa, Kuliner 27 siswa, dan Akomodasi Perhotelan 20 siswa.
Menurut Rosmawati, Tata Busana masih menjadi jurusan favorit di sekolah tersebut karena memiliki jumlah peserta didik paling banyak dibandingkan jurusan lainnya. Posisi berikutnya ditempati jurusan Tata Kecantikan dan Kuliner.
Selain empat jurusan utama, sekolah juga mulai mengembangkan program keahlian baru. Tahun sebelumnya, sekolah membuka jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) yang kini telah memiliki 31 siswa. Pada Juni 2026 mendatang, siswa TKJ dijadwalkan naik ke tingkat kelas berikutnya.
baca juga:
- Konsultasi ke Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Gubernur Sultra ASR Pastikan Proyek Strategis Sesuai Aturan
- 146 Siswa SMAN 1 Batauga Lulus 100 Persen, 10 Orang Diterima di Universitas Haluoleo Tanpa Tes, …
Tidak hanya itu, tahun ini sekolah kembali membuka jurusan baru, yakni Sanitari. Jurusan tersebut telah memperoleh persetujuan resmi dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara.
“Alhamdulillah sudah ada SK-nya dari Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara untuk membuka jurusan Sanitari. Mudah-mudahan ada peminatnya,” pungkasnya
Pihak sekolah berharap penambahan jurusan baru dapat menjawab kebutuhan dunia kerja sekaligus memberikan lebih banyak pilihan bagi calon peserta didik di Kota Baubau dan sekitarnya.(*)


