KORAN ONLINE

Koran Online Baubau Post Edisi 06 Mei 2026

Koran Online Baubau Post Edisi 06 Mei 2026

baca Koran Online Baubau Post Edisi 06 Mei 2026 Versi PDF

 

 

baca Koran Online Baubau Post Edisi 06 Mei 2026

01 4 03 4 04 4 05 4 06 4 07 4 08 4 rotated

baca juga Koran Online Baubau Post Edisi lainnya:

  1. Koran Online Baubau Post Edisi 05 Mei 2026
  2. Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 04 Mei 2026

baca berita lainnya:

Gubernur Sultra ASR Resmikan Pusat UMKM di Kawasan MTQ Kendari, Dorong Ekonomi Berbasis Lokal

SULTRA,DURASITIMES.COM – Sekitar 100 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara ambil bagian dalam pameran yang menjadi rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 provinsi tersebut. Kegiatan yang dipusatkan di kawasan MTQ Kendari ini diresmikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, pada Jumat (24/4/2026). “Gubernur Sultra ASR Resmikan Pusat UMKM di Kawasan MTQ Kendari, Dorong Ekonomi Berbasis Lokal,”

 

Gubernur Sultra ASR Resmikan Pusat UMKM di Kawasan MTQ Kendari, Dorong Ekonomi Berbasis Lokal
Gubernur Sultra ASR Resmikan Pusat UMKM di Kawasan MTQ Kendari, Dorong Ekonomi Berbasis Lokal

Peresmian stand UMKM tersebut menjadi momentum strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memperkuat posisi UMKM sebagai tulang punggung ekonomi lokal di tengah dinamika ekonomi nasional dan global.

Usai peresmian, Gubernur bersama rombongan langsung meninjau area pameran, berinteraksi dengan pelaku usaha, serta mengamati berbagai produk unggulan yang dipamerkan, mulai dari kerajinan tangan hingga olahan pangan khas Sulawesi Tenggara.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menegaskan pentingnya peran UMKM dalam menopang ekonomi daerah. “UMKM adalah sektor yang terbukti tangguh menghadapi berbagai krisis, termasuk saat pandemi global beberapa tahun lalu,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran stand UMKM dalam perayaan HUT Sultra bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap peningkatan kapasitas dan daya saing pelaku usaha lokal. “Kami ingin memastikan UMKM Sultra mampu berkembang dan menembus pasar yang lebih luas,” katanya.

Prosesi peresmian sendiri ditandai dengan pengguntingan pita bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, perwakilan Bank Indonesia, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

F03.1C

Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Utama Perumda, Pelaksana Harian Sekda Sultra, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Gubernur juga mengajak masyarakat untuk turut meramaikan stand UMKM sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal. “Mari kita cintai dan gunakan produk daerah sendiri sebagai bagian dari penguatan ekonomi kita,” ujarnya.

Secara historis, sektor UMKM di Indonesia telah lama menjadi penopang utama perekonomian nasional. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, UMKM menyumbang lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja nasional.

Di tingkat global, penguatan UMKM juga menjadi perhatian utama banyak negara, terutama setelah krisis ekonomi dunia dan pandemi COVID-19 yang melanda sejak 2020. Organisasi internasional seperti OECD dan Bank Dunia mendorong negara-negara untuk memperkuat UMKM sebagai fondasi ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

baca juga:

  1. Ribuan Warga Kendari Padati Pawai Budaya HUT ke-62 Sultra, Gubernur Sultra ASR Saksikan Semarak Pawai Budaya di Kawasan MTQ
  2. Sinergi Daerah dan KKP, HMNI Sultra Targetkan Seluruh Wilayah Terlibat Program KNMP Termasuk

Sejalan dengan tren tersebut, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terus berupaya menghadirkan berbagai program pemberdayaan UMKM, termasuk melalui pameran, pelatihan, hingga akses pembiayaan.

Gubernur menilai, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang promosi, tetapi juga membuka peluang kolaborasi antar pelaku usaha. “Kami berharap kegiatan ini menjadi ruang bertemunya inovasi, kreativitas, dan peluang pasar,” katanya.

Peringatan HUT ke-62 Sulawesi Tenggara sendiri menjadi refleksi perjalanan panjang pembangunan daerah sejak terbentuk pada 1964, sekaligus momentum memperkuat ekonomi berbasis potensi lokal.

Melalui pameran UMKM ini, pemerintah berharap geliat ekonomi daerah semakin meningkat, serta mampu mendorong pelaku usaha lokal naik kelas dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional.(*)

Visited 2 times, 11 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *