KORAN ONLINE

Koran Online Baubau Post Edisi 27 Maret 2026

Koran Online Baubau Post Edisi 27 Maret 2026

baca Koran Online Baubau Post Edisi 27 Maret 2026 Versi PDF
 

 

baca Koran Online Baubau Post Edisi 27 Maret 2026

01 8 02 8 03 8 04 8 05 8 06 8 07 8 08 7

baca jugaKoran Online Baubau Post Edisi lainnya:

  1. Koran Online Baubau Post Edisi 25 Maret 2026
  2. Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 2 Maret 2026

baca berita lainnya:

Warga Resah, Dugaan Judi Sabung Ayam di Kampung Kadatua – Buton Selatan Kian Tak Terkendali

BUTON SELATAN, DURASITIMES.COM – Aktivitas perjudian sabung ayam yang diduga berlangsung hampir setiap hari di Kampung Kadatua, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, memicu keresahan warga. Praktik ini disebut-sebut melibatkan taruhan bernilai puluhan juta rupiah dan dinilai berpotensi mengganggu ketertiban umum. “Warga Resah, Dugaan Judi Sabung Ayam di Kampung Kadatua – Buton Selatan Kian Tak Terkendali,”

Warga Resah, Dugaan Judi Sabung Ayam di Kampung Kadatua - Buton Selatan Kian Tak Terkendali
Warga Resah, Dugaan Judi Sabung Ayam di Kampung Kadatua – Buton Selatan Kian Tak Terkendali
Penjualan Rumah

Keresahan masyarakat semakin meningkat seiring intensitas kegiatan yang terus bertambah. Warga khawatir praktik perjudian tersebut tidak hanya berdampak pada keamanan lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan masalah sosial yang lebih luas.

 
 

 

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa aktivitas sabung ayam kini nyaris berlangsung tanpa jeda. “Sekarang hampir setiap hari ada. Yang menang ingin terus menang, sementara yang kalah ingin mengejar kerugian,” ujarnya, Senin (23/3/2024).

 

 

Dalam setiap kegiatan, sedikitnya delapan ekor ayam disiapkan untuk diadu. Sebelum pertandingan dimulai, para pemain terlebih dahulu melakukan negosiasi untuk menentukan besaran taruhan yang akan dipasang.

 

 

Proses tawar-menawar tersebut kerap menjadi daya tarik tersendiri bagi warga sekitar. Tidak sedikit dari mereka yang awalnya hanya menonton kemudian ikut terlibat dalam taruhan.

 

 

“Awalnya hanya lihat-lihat, tapi lama-lama banyak yang ikut pasang uang,” kata warga lainnya. Ia menyebutkan bahwa suasana di arena sering kali ramai oleh penonton dan pemain.

 

 

Tak hanya sabung ayam, praktik perjudian di lokasi tersebut juga diduga melibatkan permainan dadu sebagai sarana taruhan tambahan. Permainan ini menjadi alternatif bagi para pelaku untuk memperbesar peluang keuntungan.

 

 

Nilai taruhan dalam permainan tersebut bervariasi, mulai dari nominal kecil hingga jumlah besar. Dalam beberapa kasus, total taruhan yang terkumpul dalam satu kegiatan bisa mencapai puluhan juta rupiah.

 
 

 

“Taruhannya tidak main-main, bisa sampai puluhan juta dalam satu kali permainan,” ungkap sumber lain yang mengetahui aktivitas tersebut.

 

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, aktivitas sabung ayam di Kadatua awalnya hanya dilakukan pada hari-hari tertentu, yakni Senin, Rabu, Kamis, dan Sabtu. Namun, dalam perkembangannya, frekuensi kegiatan meningkat hingga hampir setiap hari.

 

 

Fenomena ini sejalan dengan kecenderungan perjudian sabung ayam di berbagai daerah di Indonesia. Secara historis, praktik sabung ayam telah lama dikenal dalam budaya masyarakat Nusantara, bahkan sejak masa kerajaan sebagai bagian dari tradisi tertentu. Namun, dalam perkembangannya, aktivitas ini sering bergeser menjadi praktik perjudian yang melanggar hukum.

 
 

 

Secara nasional, perjudian telah diatur dan dilarang dalam berbagai regulasi, termasuk Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Aparat penegak hukum secara berkala melakukan penindakan terhadap praktik perjudian, termasuk sabung ayam, di berbagai wilayah Indonesia.

 

 

1 16

Di tingkat internasional, sabung ayam juga menjadi perhatian karena dianggap sebagai bentuk eksploitasi hewan dan aktivitas ilegal di banyak negara. Beberapa negara bahkan menerapkan sanksi berat terhadap pelaku yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

 
 

 

Kondisi di Kadatua menunjukkan adanya pola yang serupa, di mana aktivitas yang awalnya terbatas berkembang menjadi lebih terbuka dan masif. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan dampak jangka panjang terhadap kehidupan sosial masyarakat.

 

 

Warga berharap aparat penegak hukum segera turun tangan untuk melakukan penertiban. Mereka menilai langkah tegas diperlukan agar aktivitas tersebut tidak semakin meluas.

 

 

baca juga:

  1. KM Gandha Nusantara 17 Rusak Mesin Hingga Miring 20 Derajat di Laut Maluku Utara, Tim SAR Gabungan Bergerak di Tengah Ombak 3 Meter
  2. Wali Kota Baubau HYF Tinjau Banjir Sawah, Pembenahan Irigasi Diprioritaskan, Pemkot Baubau

 

“Kami berharap ada tindakan tegas dari aparat supaya kampung ini kembali aman,” ujar seorang warga.

 
 

 

Masyarakat juga menginginkan adanya pengawasan yang lebih intensif dari pihak berwenang. Dengan demikian, potensi gangguan keamanan dan ketertiban dapat diminimalkan.

 

 

Upaya penindakan dinilai penting tidak hanya untuk menegakkan hukum, tetapi juga untuk menjaga stabilitas sosial di lingkungan masyarakat. Warga berharap situasi di Kampung Kadatua dapat kembali kondusif dalam waktu dekat.(*)

Visited 44 times, 6 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *