Koran Online Baubau Post Edisi 20 Februari 2026
Koran Online Baubau Post Edisi 20 Februari 2026
baca juga Koran Online Baubau Post Edisi 20 Februari 2026
baca juga Koran Online Baubau Post Edisi lainnya:
- Koran Online Baubau Post Edisi 18 Februari 2026
- Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 19 Januari 2026
Baca berita lainnya:
Sekda Baubau La Ode Darussalam Pastikan Penyesuaian Jam Kerja ASN Selama Ramadhan Tetap Jaga Kinerja
BAUBAU, DT – Menjelang Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kota Baubau menerbitkan kebijakan baru terkait penyesuaian jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Regulasi tersebut ditegaskan tidak akan mengurangi kualitas pelayanan publik, sekaligus tetap menjamin pemenuhan jam kerja sesuai standar nasional. “Sekda Baubau La Ode Darussalam Pastikan Penyesuaian Jam Kerja ASN Selama Ramadhan Tetap Jaga Kinerja,”

Kebijakan penyesuaian tersebut disampaikan sebagai bagian dari persiapan pemerintah daerah dalam menghadapi dinamika pelayanan selama bulan suci. Aturan serupa sebelumnya juga diterapkan secara nasional setiap tahun melalui Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), yang menjadi acuan berbagai daerah.
Langkah Pemkot Baubau ini turut merujuk pada praktik internasional, di mana sejumlah negara mayoritas Muslim seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, hingga Malaysia juga menerapkan pengurangan durasi jam kerja saat Ramadhan. Namun penyesuaian dimaksud tetap mengedepankan efisiensi pelayanan dan akuntabilitas publik.
Sekretaris Daerah Kota Baubau, La Ode Darussalam mengatakan bahwa penyesuaian tersebut tetap memprioritaskan pemenuhan jam kerja ASN. Ia menegaskan pemerintah tidak menginginkan adanya penurunan etos kerja hanya karena perubahan jadwal selama bulan puasa.
“Bulan puasa bukan alasan untuk menurunnya produktivitas. Justru ini menjadi kesempatan meningkatkan kualitas kerja secara spiritual maupun profesional,” ujar La Ode Darussalam, Rabu (18/2/2026).
Dalam penjelasannya, ia menerangkan bahwa seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) telah diminta memastikan layanan kepada masyarakat tetap berjalan normal. Pemerintah menekankan tidak ada ruang bagi penurunan performa, meskipun ritme kerja berbeda dari hari-hari biasa.
Menurutnya, ASN harus mampu beradaptasi dengan situasi bulan puasa tanpa mengorbankan kecepatan dan ketepatan pelayanan. “Kami tetap ingin melihat kinerja terbaik selama Ramadhan. Pelayanan publik tidak boleh terpengaruh,” katanya.
Sebagai bagian dari menyemarakkan suasana religius, Pemkot Baubau juga telah menyiapkan agenda Safari Ramadhan yang akan dipimpin langsung oleh Wali Kota Baubau. Program ini akan menyasar sejumlah masjid di tingkat kecamatan dengan melibatkan tim dakwah yang telah disiapkan pemerintah.
Kegiatan Safari Ramadhan merupakan tradisi yang sudah berjalan cukup lama di Indonesia, termasuk di Baubau. Tradisi ini dikenal sebagai salah satu upaya pemerintah memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus menjaga komunikasi sosial selama bulan suci.
Tidak hanya kegiatan keagamaan, Pemkot Baubau juga memastikan rencana penyelenggaraan pasar murah menjelang Hari Raya Idulfitri tetap dilaksanakan. Program tersebut bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sembako dengan harga terjangkau.
La Ode Darusaalam menyebut pelaksanaan pasar murah merupakan langkah antisipatif mengingat tren kenaikan harga bahan kebutuhan pokok jelang Idulfitri yang hampir terjadi setiap tahun. “Kami ingin masyarakat tetap bisa membeli kebutuhan dasar dengan harga yang wajar,” ujarnya.
Data historis nasional menunjukkan bahwa pasar murah telah menjadi kebijakan rutin pemerintah sejak era Orde Baru sebagai strategi menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan. Hingga kini, kebijakan tersebut terus dipertahankan oleh pemerintah daerah dan pusat.
baca juga:
- Jadwal Imsyakiyah – Jadwal Puasa dan Sholat Ramadhan 1447 Η di 17 Kabupaten/Kota se Sultra
- Bapas Baubau Libatkan Klien dalam Aksi Bersih Islamic Center
Sementara itu, dalam tataran global, sejumlah negara seperti Mesir, Pakistan, dan Turki juga rutin menggelar bazar murah selama Ramadhan untuk mengatasi lonjakan harga pangan. Pola tersebut kini menjadi bagian dari mekanisme pengendalian inflasi musiman di berbagai negara Muslim.
Menutup penjelasannya, Pemkot Baubau menegaskan bahwa seluruh kebijakan Ramadhan tahun ini diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara peningkatan pelayanan, produktivitas ASN, dan pemenuhan kebutuhan masyarakat. Pemerintah berharap Ramadhan menjadi momentum memperkuat nilai kerja dan nilai religius masyarakat Baubau.(*)









