Raphinha Kembali, Barcelona Siapkan Strategi Baru Lawan Girona
BARCELONA menghadapi tekanan besar jelang laga tandang melawan Girona FC pada lanjutan kompetisi La Liga akhir pekan ini. Kekalahan 0-4 dari Atletico Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey menjadi pukulan berat dan mengganggu konsentrasi tim menuju pertandingan tersebut. “Raphinha Kembali, Barcelona Siapkan Strategi Baru Lawan Girona,”

Pertandingan akan berlangsung di markas Girona, sebuah venue yang dalam dua musim terakhir kerap menjadi batu sandungan bagi tim-tim besar. Dalam konteks what, Barcelona membawa misi kebangkitan setelah performa terburuk mereka musim ini, sementara Girona mencoba keluar dari tren negatif tanpa kemenangan dalam tiga pertandingan.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menyatakan bahwa timnya harus bereaksi cepat untuk memulihkan kondisi mental. “Kami tidak boleh terpaku pada kekalahan itu. Yang terpenting adalah bagaimana kami bangkit,” ujarnya dalam konferensi pers.
Kekalahan dari Atletico terjadi di Stadion Riyadh Air Metropolitano, sebuah laga yang memperlihatkan kelemahan koordinasi di lini belakang dan minimnya intensitas permainan. Flick menyebut performa itu sebagai “penampilan yang jauh dari standar Barcelona.”
Barcelona harus menjawab kekalahan tersebut di laga melawan Girona, yang secara historis menjadi salah satu rival kompetitif dalam beberapa musim terakhir. Pada 2023–2024, Girona bahkan memenangi dua pertemuan liga, sebuah sinyal bahwa duel ini tidak akan mudah bagi Blaugrana.
Secara internasional, Barcelona memiliki sejarah panjang bangkit setelah kekalahan besar. Pada musim 2017, misalnya, mereka kalah 0-4 dari Paris Saint-Germain di Liga Champions namun membalas dengan kemenangan 6-1 di leg kedua, sebuah comeback historis yang dikenal sebagai La Remontada.
Di tengah tekanan itu, Barcelona mendapat angin segar dengan pulihnya Raphinha. Sang winger dianggap mampu menambah intensitas permainan. “Raphinha memberi kami energi dan keberanian dalam menyerang,” kata Flick.
Raphinha sebelumnya absen sejak laga melawan Albacete dan tidak dipaksakan bermain saat Barcelona kalah dari Atletico Madrid. Kondisinya kini dinyatakan siap, meski kemungkinan besar ia akan mulai dari bangku cadangan.
Absennya Marcus Rashford membuat kehadiran Raphinha semakin penting. Kecepatan dan kemampuannya membuka ruang dianggap dapat menghidupkan kembali kreativitas serangan Barcelona yang mandek pada laga sebelumnya.
Perhatian juga tertuju pada sektor bek sayap. Duo Alejandro Balde dan Jules Kounde tampil di bawah performa melawan Atletico. Kebobolan empat gol dalam 45 menit pertama memperlihatkan rapuhnya transisi bertahan Barcelona.
Flick membuka peluang melakukan perubahan di posisi tersebut. Joao Cancelo disebut sebagai opsi utama untuk menggantikan Kounde. Sementara Balde dinilai masih dapat diturunkan, meski kemungkinan ditempatkan lebih maju sebagai winger apabila Raphinha tidak sepenuhnya fit untuk memulai laga.
baca juga:
- Arsenal Libas Wigan 4-0, Pastikan Tempat di Babak Kelima FA Cup
- Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra Komitmen Wujudkan Pasar Kaloko yang Lebih Aman Tahan Dari Cuaca…
Dalam konteks “how”, Barcelona diperkirakan akan melakukan penyesuaian taktik dengan menambah tekanan pada fase awal pertandingan. Intensitas pressing serta keseimbangan antar lini menjadi fokus utama latihan dalam dua hari terakhir.
Secara historis di level nasional, Barcelona dikenal sebagai tim yang kerap bangkit setelah periode sulit. Pada musim 2008–2009, misalnya, mereka sempat kesulitan di awal musim sebelum kemudian meraih treble di bawah Pep Guardiola, menunjukkan bahwa kebangkitan bukan hal asing bagi klub.
Pertandingan melawan Girona kini menjadi momen pembuktian apakah skuat Flick mampu keluar dari tekanan dan memperbaiki kesalahan kolektif yang terjadi di laga sebelumnya. Dengan situasi kedua klub yang sama-sama membutuhkan poin, laga ini diprediksi berlangsung intens sejak menit awal.(*)
baca berita lainnya:
Mbappé Pulih, Real Madrid Siap Hadapi Tekanan Play-off Liga Champions di Markas Benfica
LISBON — Real Madrid memperoleh dorongan besar jelang laga penentuan play-off Liga Champions setelah penyerang utama mereka, Kylian Mbappé, dipastikan fit dan masuk daftar skuad untuk menghadapi Benfica di Estadio da Luz pada Rabu (18/2/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi krusial bagi Madrid yang gagal lolos otomatis ke babak 16 besar. “Mbappé Pulih, Real Madrid Siap Hadapi Tekanan Play-off Liga Champions di Markas Benfica,”

Pertemuan kedua tim kali ini berlangsung tiga pekan setelah duel pada fase liga, di mana Benfica sukses menundukkan Madrid dengan skor 4-2. Kekalahan tersebut turut memengaruhi posisi Madrid yang akhirnya harus menjalani jalur play-off untuk menjaga peluang melanjutkan perjalanan di kompetisi elit Eropa tersebut.
Meski datang dengan beban, Madrid memiliki modal penting berupa kembalinya Mbappé. Sebelumnya, ia sempat diragukan tampil akibat masalah lutut yang memaksanya absen saat timnya menang melawan Real Sociedad akhir pekan lalu. Pelatih Madrid, Alvaro Arbeloa, mengaku lega melihat kondisi sang pemain membaik. “Kami membutuhkan semua kekuatan terbaik, dan kehadiran Mbappé tentu sangat berarti,” ujar Arbeloa dalam konferensi pers.
Dalam laga terakhir melawan Benfica, Mbappé tampil tajam dengan sumbangan dua gol. Catatan itu membuat total golnya di Liga Champions musim ini bertambah menjadi 12 gol, sebuah pencapaian yang mengingatkan publik pada keberhasilannya menembus daftar top skor Eropa beberapa musim lalu ketika masih membela Paris Saint-Germain.
Pertandingan ini juga membawa catatan sejarah tersendiri. Real Madrid dikenal sebagai klub dengan tradisi kuat di kompetisi Eropa dengan 14 gelar Liga Champions, sementara Benfica—dengan dua gelar pada 1961 dan 1962—memiliki reputasi panjang sebagai salah satu klub besar Portugal. Pertemuan kedua tim telah menjadi bagian dari rivalitas lintas negara sejak era 1960-an.
Di tengah kabar baik soal Mbappé, Madrid tetap tidak bisa menurunkan kekuatan penuh. Penyerang sayap Rodrygo Goes dipastikan belum dapat memperkuat tim karena belum pulih sepenuhnya. Sedangkan gelandang andalan, Jude Bellingham, absen akibat cedera hamstring. “Kondisinya belum memungkinkan. Kami tidak ingin mengambil risiko lebih besar,” ucap seorang sumber internal klub.
Absennya dua pemain penting tersebut membuat variasi serangan Madrid lebih bergantung pada trio yang tersisa. Kehadiran Vinicius Junior dan kreativitas Brahim Díaz diperkirakan menjadi pelengkap bagi Mbappé di lini depan. Arbeloa menegaskan peluang timnya tetap besar. “Kami masih memiliki kerangka utama yang solid. Para pemain siap bekerja keras,” katanya.
Sementara itu, Benfica dikabarkan dalam kondisi siap tempur dan berupaya mengulang kemenangan tiga pekan lalu. Dukungan penuh dari publik Estadio da Luz menjadi kekuatan tambahan bagi tim tuan rumah. Secara historis, Benfica memang dikenal sulit dikalahkan ketika bermain di kandang.
Real Madrid berharap pengalaman panjang mereka di kompetisi Eropa dapat membantu menghadapi pertandingan yang sarat tekanan ini. Dalam sejarahnya, Madrid beberapa kali lolos dari situasi sulit di babak gugur, termasuk comeback monumental melawan PSG pada musim 2021/2022.
baca juga:
- Atletico Madrid Mengamuk 4-0 Atas Barca, Simeone Pamer Selebrasi Tajam dan Angkat Tiga Jari ke Lamine Yamal
- Stadion Betoambari Jadi Lokasi GPM, Pemkot Baubau Fokus Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan
Pertandingan ini menjadi salah satu sorotan besar di Eropa karena status kedua klub sebagai tim tradisional yang sama-sama memiliki basis pendukung besar. Hasil laga akan menentukan langkah mereka dalam perebutan gelar paling bergengsi di benua biru.
Berikut daftar lengkap skuad Real Madrid yang dibawa ke Lisbon:
Kiper: Courtois, Lunin, Fran Gonzalez
Bek: Carvajal, Alaba, Trent, A. Carreras, Fran Garcia, Rüdiger, Mendy, Huijsen, Joan Martinez
Gelandang: Camavinga, Valverde, Tchouameni, Arda Guler, Ceballos, Cestero, Thiago
Penyerang: Vinicius Junior, Mbappé, Gonzalo, Brahim, Mastantuono
Dengan skuat yang tersedia, Madrid diharapkan mampu menampilkan permainan terbaik demi menghindari tersingkir lebih awal dan menjaga reputasi mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara. (*)


