KORAN ONLINE

Koran Online Baubau Post Edisi 22 Januari 2026

Koran Online Baubau Post Edisi 22 Januari 2026

baca Koran Online Baubau Post Edisi 22 Januari 2026 versi PDF

 

 

baca Koran Online Baubau Post Edisi 22 Januari 2026

01 1 02 1 03 1 04 1 05 1 06 1 07 1 08 1

baca juga Koran Online Baubau Post Edisi lainnya:

  1. Koran Online Baubau Post Edisi 19 Januari 2026
  2. Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 29 Oktober 2025

baca berita Lainnya:

Perikanan Jadi Andalan Baru Ketahanan Pangan Buton Selatan, Naviruddin: Akan Rintis Kerjasama Dengan Batalion Lamaindo

BUTON SELATAN, DT – Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Buton Selatan (Busel), Naviruddin SE, menegaskan fokus pemerintah daerah pada penguatan ketahanan pangan melalui sektor perikanan. “Perikanan Jadi Andalan Baru Ketahanan Pangan Buton Selatan, Naviruddin: Akan Rintis Kerjasama Dengan Batalion Lamaindo,”

Perikanan Jadi Andalan Baru Ketahanan Pangan Buton Selatan, Naviruddin: Akan Rintis Kerjasama Dengan Batalion Lamaindo
Perikanan Jadi Andalan Baru Ketahanan Pangan Buton Selatan, Naviruddin: Akan Rintis Kerjasama Dengan Batalion Lamaindo

Meski keterbatasan anggaran menjadi kendala, pihaknya tetap menyiapkan langkah strategis untuk mendukung kesejahteraan nelayan dan pengembangan industri perikanan di wilayah Busel.

Menurut Nafiruddin, sementara ini pemerintah daerah akan memprioritaskan kerjasama dengan pemerintah pusat.
“Kita buatkan dulu program dan konsepnya, baru kemudian kita ajukan ke pusat untuk mendapatkan dukungan anggaran,” ujarnya.

Selain itu, Nafiruddin juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pihak militer, khususnya Batalion Lamaindo, yang berfokus pada ketahanan pangan.

“Mereka bukan batalion tempur, tapi bisa membantu pembinaan disiplin nelayan serta mendukung program-program kami,” jelasnya.

Dalam hal pengembangan sektor perikanan, Nafiruddin menekankan dua aspek utama: budidaya dan penangkapan ikan. Budidaya udang menjadi salah satu fokus, namun tangkap tetap menjadi sektor penting.

“Nelayan di sini secara alami sudah memiliki kemampuan menangkap ikan, namun teknologi penangkapan dan akses pasar masih perlu ditingkatkan,” tambahnya.

Nafiruddin menjelaskan, perbedaan antara nelayan yang hanya “mencari” ikan dan nelayan yang menangkap ikan dengan teknologi modern, seperti penggunaan fish finder. Dengan teknologi ini, nelayan dapat menghitung jarak, lokasi, dan kebutuhan bahan bakar sebelum melaut, sehingga operasional menjadi lebih efisien.

“Kalau hanya menangkap ikan lalu dijual di pasar tradisional, pendapatan nelayan terbatas. Yang penting adalah membangun industri pengolahan agar nilai ikan meningkat, dan pembeli jelas,” katanya.

Program pengembangan ini juga mencakup penyediaan lahan untuk usaha pengolahan dan pengembangan kolstorit.

“Kami siap menyiapkan lahan, namun nelayan tetap membeli fasilitas yang ada. Untuk kolstorit, kapasitas akan ditingkatkan sesuai kebutuhan,” ujar Nafiruddin.

baca juga:

Buton Selatan Sukses Bentuk Koperasi Merah Putih
Bupati Busel H Muh Adios Launcing Gerakan Buselku Bersih, Sekaligus Serahkan Bingkisan Ramadan untuk 36 Petugas Kebersihan DLH Busel Berbagi

Meski belum ada program kerja resmi, Nafiruddin menegaskan pentingnya perencanaan dan persiapan sejak dini.

“Kita harus punya mimpi besar, karena tanpa persiapan, program tidak akan berjalan. Yang penting adalah menyiapkan infrastruktur, SDM, dan kerja sama dengan pusat maupun pihak lain,” pungkasnya.

“Dengan langkah-langkah ini, diharapkan perikanan di Buton Selatan dapat menjadi penggerak ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan,” tutup Nafiruddin.(*)

baca berita lainnya:

Gerakan Buselku Bersih Dilaunching Bupati Busel Muh Adios Yang Masuk Program 100 Hari Kerja, 36 Petugas Kebersihan Dapat Bingkisan Ramadan DLH Berbagi

BUSEL, DT- Bupati Buton Selatan (Busel) H Muh Adios melaunching pencanangan Gerakan Buselku Bersih dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Berbagi, Selasa (25/03/2025) di Kantor DLH Busel. “Gerakan Buselku Bersih Dilaunching Bupati Busel Muh Adios Yang Masuk Program 100 Hari Kerja, 36 Petugas Kebersihan Dapat Bingkisan Ramadan DLH Berbagi,”

Gerakan Buselku Bersih Dilaunching Bupati Busel Muh Adios Yang Masuk Program 100 Hari Kerja, 36 Petugas Kebersihan Dapat Bingkisan Ramadan DLH Berbagi
Gerakan Buselku Bersih Dilaunching Bupati Busel Muh Adios Yang Masuk Program 100 Hari Kerja, 36 Petugas Kebersihan Dapat Bingkisan Ramadan DLH Berbagi

Kegiatan itu dihadiri pula Wakil Bupati Busel La Ode Risawal dan Pj Sekda Busel La Ode Darussalam, Kadis DLH dan juga OPD se Busel, serta Petugas Kebersihan yang berjumlah 20 orang.

Launching itu ditandai dengan penyerahan tanaman mahoni, pembuagan sampah terpilah organik dan anorganik serta pemberian bingkisan ramadan kepada ‘pasukan kebersihan’ Busel yang dilakukan berturut-turut oleh Bupati, Wakil bupati, Pj Sekda, dan Kadis DLH Busel Mulyadi, SKM, MSi

H Muh Adios dalam sambutannya mengatakan kalau berbicara masalah lingkungan hidup berarti menyangkut kebersihan, kembali kepada diri sendiri. “Karena kebersihan pangkal iman kita semua. jadi kita melatih diri sendiri dulu, baru melihat orang lain,” ucapnya.

F04.2b

Kalau daerah sendiri sudah bersih, lanjutnya, baru kemudian melihat daerah orang lain. “Kenapa daerah lain bisa kenapa kita tidak bisa,” lanjutnya. Meskipun Demikian H Muh Adios yakin yakin dan percaya dengan kekompakan semia pihak Insya Allah daerah Buton Selatan akan termasuk dalam daerah yang bersih.

“Kenapa kebersihan harus kita utamakan karena bila tamu-tamu kita datang meninjau Busel dan melihat kota bersih itu akan menjadi suatu kebanggan bagi kita. dan kita patut bersyukur kepada yang baju merah itu (petugas kebersihan-red), karena merekalah pelaku utama,” ucap Bupati Busel Muh Adios sambil mempersihkan petugas kebersihan yang mengenakan baju merah berdiri dan disambut aplaus yang hadir.

F04.2 Launching

Bupati mengucapkan terimakasih kepada petugas kebersihan yang saat ini berjumlah 20 orang dan berpesan agar jangan bosan-bosan bekerja. “Nanti saya coba bicarakan sama ibu haji. Kalian ada 20 orang. Terimkasih saya. saya baru tahu ini ya ada kebersihan kota. minta maaf. Insyaah ada sedekah saya buat kalian,” ucap H Muh Adios.

Bupati Busel Muh Adios pun disela-sela sambutannya menceritakan kegiatannya memberikan sedekah yang sejak malam hari menerima kunjungan anak yatim piatu dari Kecamatan Sampolawa. Juga pemberian sedekah itu kepada Pol PP.

“Saya sampaikan kepada pol PP, kalau ada lihat di jalan kotor tolong dipungut sampahnya. Jadi dari tadi malam sampai subuh Pol PP, ada sedekah saya buat mereka itu. Kasian mereka, saya titip pesan mereka bukan hanya menjalankan tugas Pol PP tapi saya minta juga perhatikan keamanan Busel,” ungkapnya.

Bupati Busel juga menceritakan pengalamannya ketika berolahraga pagi dan melihat langsung jalan di Busel ini dinilainya sudah tergolong bersih.

“Alhamdulilah setelah saya melihat jalan setelah saya olahraga pagi di Buton Selatan ini sudah bersih. Hanya sayang pasar masih perlu kita benahi. Demikian juga untuk kantor-kantor pemerintah tolong dibenahi dijaga kebersihannya karena suatu saat juga saya akan berkunjung ke sana,” katanya mengigatkan.

baca juga:

Dia pun memberikan masukan agar selain tanaman mahoni yang disiapkan DLH, sebaiknya juga menanam tanaman yang berbuah. “Saya lebih suka tanaman buah-buahan karena selain dia berbuah masyarakat juga bisa menikmati buahnya. Saya harap sama-sama kita semua menjaga kebersihan Buton Selatan,” ucap H Muh Adios.(*)

Visited 24 times, 4 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *