Komite I DPD Ingin Serap Aspirasi Masyarakat Kepton Soal Dinamika Penyelenggaraan Pemerintahan Yang Diatur UU No 23 Tahun 2014
Sultan Buton Titip Kepton, Komite I DPD RI Siap Dukung Pemekaran Provinsi Kepton
Anggota DPD Asal Papua Barat Daya Minta Masyarakat Desak Presiden RI Sahkan Pemekaran Provinsi Kepton
Wawali Baubau Wa Ode hamsinah Nilai Penanaman Pohon Simbol Keberlanjutan
baca juga:
- Lahirkan Inovator Baru, Balitbangda Baubau Helat Lomba Inovasi Daerah Untuk Jaring Ide Kreatif OPD
- Hadiri Rapat Paripurna, Walikota Baubau HYF dan DPRD Tandantangini Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS…
Galeri Foto
Baca Berita Lainnya:
Distan dan Ketapang Baubau Promosikan Gerakan Pangan Lokal KAMISEKATA
BAUBAU, DT-Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan dan Ketapang) Kota Baubau mempromosikan pangan lokal Kapusu, Kasuami, Kambuse, Kaombongi dan Taingkora (KAMISEKATA) saat kegiatan edukasi konsumsi pangan Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA) dengan tema sehari bersama KAMISEKATA utuk Baubau sehat dan berkualitas di hotel Galaxi Inn Rabu (12/11/2025). “Distan dan Ketapang Baubau Promosikan Gerakan Pangan Lokal KAMISEKATA,”

Plt Asisten II Setda Kota Baubau Moh Abduh, STP, M.Si mengungkapkan, lima Pangan Lokal khas Baubau yakni Kapusu, Kasuami, Kambuse, Kambongi dan Taingkora (KAMISEKATA) adalah sarat makna budaya sekaligus kaya gizi. Dengan gerakan ini, pihaknya mengajak seluruh masyarakat Kota Baubau untuk satu hari dalam seminggu mengonsumsi pangan lokal KAMISEKATA sebagai wujud cinta pada produk daerah sekaligus langkah nyata membangun Ketahanan Pangan.
Dikatakan, gerakan ini bukan hanya soal makanan, tetapi juga soal jati diri dan kemandirian. Dengan mencintai pangan lokal maka menguatkan ekonomi petani dan pelaku usaha kecil, sekaligus menjaga tradisi leluhur yang sarat kearifan lokal.
“Saya memberikan apresiasi kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau atas inisiatif dan kerja kerasnya dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Semoga gerakan Konsumsi Pangan B2SA ini menjadi contoh baik bagi masyarakat, sekolah, instansi Pemerintah, hingga rumah tangga di Kota Baubau,”katanya.

Ditambahkan, Kota Baubau memiliki kekayaan pangan lokal yang beragam dan bernilai gizi tinggi. Namun dalam keseharian, pola konsumsi masyarakat masih terlalu bergantung pada beras. Oleh karena itu, melalui gerakan B2SA ingin mengedukasi masyarakat agar semakin bijak dalam memilih makanan yang beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman. Pihaknya, mengajak seluruh masyarakat Kota Baubau untuk menjadikan gerakan ini sebagai gaya hidup sehat, bukan hanya seremonial. Wujudkan Baubau sehat, berkualitas, mandiri dan berdaya saing melalui pangan lokal sendiri. Kemudian, Kepala- Kepala OPD, Camat, dan Lurah untuk mulai mengonsumsi pangan lokal.(*)












