Jelang Haroana Baubau dan Pasca Maulid, Pemkot Gelar Gerakan Pangan Murah Untuk Kendalikan Inflasi
BAUBAU, BP-Menjelang pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Baubau yang ke-24 dan hari jadi Kota ke-484 atau yang lebih dikenal dengan Haroana Baubau 2025, Pemkot Baubau menggelar gerakan pangan murah di lapangan lembah hijau Kamis (02/10/2025). “Jelang Haroana Baubau dan Pasca Maulid, Pemkot Gelar Gerakan Pangan Murah Untuk Kendalikan Inflasi,”

Plt Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Ir Asva Rinny M.Si dalam keterangan persnya di Kantor Dinas Pertaninan dan Ketahanan Pangan berharap pelaksanaan gerakan pangan murah menjelang Haroana dapat dinikmati oleh keluarga keluarga yang membutuhkan.
Karena harganya adalah harga yang memang dibawah HET seperti harga beras SPHP per kemasan Rp 5 Kg dengan harga sebesar Rp 58.000. Sedangkan harga yang dijual di pasar untuk beras beras SPHP di harga Rp 60.000-Rp 62.000.
”Kalau kami tadi Pemkot Baubau berupaya untuk menstabilkan harga terutama kebutuhan pokok dengan GPM (gerakan pangan murah) seperti gula pasir tadi kami dengan harga Rp 17.000 perkg. Dan minat masyarakat tadi sangat besar dengan total 1 ton kita salurkan dengan beras SPHP sebesar 1 ton, gula pasir 50 kg dan minyak goreng kita tadi 120 liter Alhamdulillah hanya sekian waktu sudah habis,”ujarnya.
Ditambahkan, kehadiran gerakan pangan murah ini sangat dibutuhkan. Namun, dilakukan pembatasan untuk satu keluarga dua kemasan agar semua bisa kebagian.
Selain itu juga, mencegah ada upaya untuk menjual kembali dan itu bisa dirasakan langsung masyarakat itu sendiri karena tujuan sesungguhnya untuk menstabilkan harga.
Plt Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau ini mengakui, selama ini sudah ada beberapa kali melaksanakan gerakan pangan murah mulai dari moment Agustusan, kegiatan kemah exclusive di Lakalogou, di DPRD, stadion betoambari dua kali waktu itu kunjungan BPK di OPD dan di lembah hijau jelang moment hari jadi Kota Baubau yang ke 484.(*)
Pasca Maulid, TPID Tetap Kawal Harga Kebutuhan Pokok Aman
BAUBAU, BP-Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Baubau melakukan kegiatan rutin dengan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) pasa maulid Nabi Muhammad SAW pada sejumlah kebutuhan kebutuhan Pokok di pasar wameo, distributor, jembatan batu kemudian Hypermart Jumat (26/09/2025).
Kadis Perindag Kota Baubau H La Ode Ali Hasan, SE, M.Si dalam keterangan persnya Jumat (26/09/2025) mengungkapkan, Sidak Pasar yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Baubau bersama tim gabungan TPID di pasar tradisional dan pasar modern, untuk beberapa jenis komoditas bahan kebutuhan pokok cukup tersedia di pasar dan kemudian harga-harga juga masih terpantau dalam kondisi aman dan terkendali.
Menurutnya, tujuan dari Sidak TPID ini untuk memastikan ketersediaan bahan pokok, serta menjaga stabilitas harga pangan ditengah meningkat dengan permintaan masyarakat Pasca Maulid. Pasalnya, pengalaman yang lalu kalau bicara menjelang pasca maulid ini biasanya kebutuhan sangat meningkat, sehingga berdampak kepada harga-harga di pasar.
“Itulah kami pastikan bagaimana kondisi harga di pasar hari ini. Nah, terkait dengan ini tadi kami ke lapangan juga bersama TPID memastikan bahan kebutuhan pokoknya yang ada di pasar, mengecek barang-barang kebutuhan baik itu di pasaran maupun distributor memastikan harga serta pasokan kebutuhan pokok tetap terjaga,”ujarnya.
Ditambahkan, Sidak TPID juga ingin membandingkan harga-harga yang ada di pasar wameo, distributor, jembatan batu dan dengan pasar modern hypermart yang ternyata untuk harga kebutuhan pokok dalam kondisi aman dan belum ada kenaikan yang berat, kenaikan masih dalam tahap yang wajar. Kemudian stok masih cukup banyak. sehingga dipastikan untuk kebutuhan pokok masih kondisi aman dan terkendali.
“Dari hasil Sidak, ditemukan berapa harga komunitas pangan strategi seperti beras, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, minyak goreng, telur, daging ayam masih dalam kondisi stabil dan tidak mengalami kenaiakan signifikan.
baca juga:
- Otoritas Pelabuhan Murhum dan Pemkot Baubau Perkuat Sinergitas dan Kolaborasi Penanggulangan Kedarutan di Pintu Masuk Pelabuhan
- Penerbangan Murah Dengan Airbus Sudah Bisa Dinikmati, Sekarang Walikota Baubau Yusran Fahim Kembali Ajak Masyarakat ‘Perjuangkan” Provinsi Kepton
Ini artinya ada beberapa jenis komunitas yang sebelumnya mengalami kenaikan sekarang sudah berangsur-angsur turun Pasca Maulid. Nah, untuk menjaga keseimbangan harga dari pasokan kebutuhan pokok menjelang pasca maulid ini, kami juga tergabung dalam TPD mengambil langkah-langkah konkret, antara lain monitoring harga harian,”ungkapnya.
Ali Hasan berharap stabilitas harga tetap terjaga, kemudian berbagai upaya yang dilakukan untuk menjaga ketersediaan jangkauan harga, pangan termaksud berkoordinasi dengan pihak distributor setiap saat sehingga masyarakat dapat mendapatkan harga yang lebih baik lagi dari harga-harga sebelumnya termaksud ketersediaan stok.(*)
Baca Berita Lainnya:
Otoritas Pelabuhan Murhum dan Pemkot Baubau Perkuat Sinergitas dan Kolaborasi Penanggulangan Kedarutan di Pintu Masuk Pelabuhan
BAUBAU, BP-Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau memiliki slogan kerja bersama dalam mewujudkan visi kota budaya yang ramah, cerdas, ejahtera, dan bermartabat. Visi ini menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia, pertumbuhan ekonomi nomi kota yang inovatif, dan pengembangan kawasan-kawasan potensial secara merata dan berkualitas. “Otoritas Pelabuhan Murhum dan Pemkot Baubau Perkuat Sinergitas dan Kolaborasi Penanggulangan Kedarutan di Pintu Masuk Pelabuhan,”

Namun demikian, harus dukung oleh berbagai sektor, di antaranya Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Kendari melalui penguatan ketahanan kesehatan di pintu masuk pelabuhan dan wilayah Kota Baubau. Itu sangat diperlukan latihan simulasi penanggulangan kedaruratan kesehatan masyarakat di Kota Baubau.
Kegiatan simulasi penanggulangan kedaruratan kesehatan masyarakat bertujuan memperkuat sinergitas dan kolaborasi para otoritas pelabuhan dan Pemkot Baubau dalam menangani kejadian kedaruratan kesehatan masyarakat ara efektif, efisien, dan profesional.
Demikian dikatakan Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc saat membuka kegiatan Simulasi penanggulangan kejadian kedaruratan kesehatan masyarakat akibat patogen respiratorik di pintu masuk Pelabuhan Murhum Baubau Selasa (23/09/2025).
Menurut Wa Ode Hamsinah Bolu, berdasarkan PP nomor 28 tahun 2024, penanganan kejadian kedaruratan kesehatan masyarakat di pintu masuk negara dan wilayah merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah yang dilaksanakan secara terkoordinasi, terpadu, dan berkesinambungan sehingga melibatkan peran dari semua unsur terkait dengan mengedepankan sinergitas dan kolaboratif.
Diungkapkan, kejadian kedaruratan kesehatan masyarakat merupakan bencana non alam akibat terjadinya suatu wabah penyakit di suatu daerah. Dampak kejadian kedaruratan kesehatan masyarakat terlihat pada saat pandemi covid 19 yang menurunkan sistem perekonomian di seluruh wilayah Indonesia, di antaranya Kota Baubau.
Olehnya itu, dibutuhkan ketahanan kesehatan melalui kegiatan latihan simulasi sehingga dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan peran dari berbagai unsur pemerintahan, di antaranya balai kekarantinaan kesehatan kelas i Kendari dengan tugas pokok dan fungsi cegah tangkal penyakit di pintu masuk negara. Tentunya, dalam melaksanakan tugasnya diharapkan balai kekarantinaan kesehatan kelas I Kendari memperkuat koordinasi dan sinergitas dengan Pemerintah Kota Baubau dan lintas sektor terkait.
baca juga:
”Atas nama Pemkot Baubau menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Balai Karantinaan Kesehatan Kelas I Kendari serta kepada berbagai pihak yang telah berpartisipasi dan ikut mendukung kegiatan simulasi penanggulangan kejadian kedaruratan kesehatan masyarakat akibat patogen respiratorik di pintu masuk pelabuhan murhum Kota Baubau tahun 2025.
Untuk itu, dengan terlaksananya latihan simulasi kiranya dapat menjadi standar bagi pemangku kepentingan dalam menghadapi ancaman kedaruratan kesehatan masyarakat di pintu masuk pelabuhan dan wilayah Kota Baubau,”ungkapnya.(*)
Galeri Foto
Baca berita lainnya:
Kelompok Pengrajin Tenun Sulaa Kota Baubau Dapat Bantuan Dari Wapres RI Gibran Rp 100 Juta
BAUBAU, BP-Wakil Presiden RI Gibran Raka Bumingraka yang akrab dipanggil juga mas Wapres mengucurkan bantuan sebesar Rp 100 Juta kepada kelompok pengrajin tenun yang ada di Kelurahan Sulaa Kecamatan Betoambari Kota Baubau. “Kelompok Pengrajin Tenun Sulaa Kota Baubau Dapat Bantuan Dari Wapres RI Gibran Rp 100 Juta,”

Bantuan tersebut diserahkan langsung melalui stafsus Mas Wapres RI, Suwardi dan diterima oleh perwakilan pengrajin, Musida Rabu (24/09/2025. Menurut Suwardi, bantuan Mas Wapres ini adalah bantuan masyarakat, yang diberikan secara pribadi dari Mas Wapres, untuk pengembangan budaya, kearifan lokal, termasuk bagi para pengrajin tenun tradisional.
Wali Kota Baubau Yusran Fahim dalam keterangan persnya usai bertemu stafsus Wapres RI berharap bantuan tersebut digunakan sebaik mungkin untuk pengembangan usaha pengrajin di Sulaa, sehingga dapat terus berkelanjutan. Bantuan uang dari mas wapres akan dipergunakan para pengrajin untuk memperbaiki peralatan yang sempat dihantam ombak, juga belanja bahan seperti benang alam, benang extra, sisir, dan kebutuhan produksi lainnya. Bantuan mas wapres ini Bak Gayung bersambut atas koordinasi pemkot dengan pemerintah pusat dalam pengembangan ekonomi kreatif.
baca juga:
- Rustini Muhaimin Beri Sembako, Selimut, Handuk dan Uang Transport untuk Warga Miskin, Difabel dan Lansia di Baubau
- Rustini Muhaimin Berbagi di Baubau Untuk Lansia, Difabel, dan Warga Miskin
- Sementara itu, Pengarajin tenun khas Buton di Kelurahan Sulaa, Musida, mengucapkan terima kasih kepada Mas Wapres, yang meskipun tidak hadir langsung ke Baubau, namun sudah berempati untuk membantu pengembangan kerajinan tenun khas Buton.(*)
baca berita lainnya:
APBD Perubahan 2025 Telah Ditetapkan, Walikota Baubau Yusran Fahim Sebut Direncanakan Sebesar Rp 898,51 Miliar, Ini Dia Sumbernya
BAUBAU, BP-Setelah melewati proses pembahasan sesuai dengan mekanisme yang telah disepakati bersama, akhirnya Rancangan Peraturan Daerah Tahun 2025 tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Baubau Tahun Anggaran (TA) 2025 dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah pada sidang paripurna DPRD Kota Baubau Rabu (24/09/2025). “APBD Perubahan 2025 Telah Ditetapkan, Walikota Baubau Yusran Fahim Sebut Direncanakan Sebesar Rp 898,51 Miliar, Ini Dia Sumbernya,”

Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE dalam sambutannya pada Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD T.A 2025 mengatakan, Perubahan pendapatan dalam APBD Kota Baubau TA 2025 direncanakan sebesar Rp 898,51 M terdiri dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp 142 M, Pendapatan Transfer Daerah sebesar Rp741,98 M dan Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah sebesar Rp 14,53 M.
Proporsi terbesar dari Pendapatan Daerah, masih berasal dari Dana Transfer. Pada Rancangan APBD ini proporsi Dana Transfer sebesar 82,58% dari total pendapatan Daerah. Sedangkan Pendapatan Asli Daerah baru memberikan kontribusi sekitar 15,80% dan Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah sebesar 1,62%.
“Kita sadar bahwa, pembahasan Raperda ini sangat menyita waktu dan pikiran, namun semua itu dilakukan dengan ikhlas karena semata-mata sikap kepedulian, perhatian dan tanggung jawab kita yang telah disampaikan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah pada pembahasan Raperda Sebelumnya, itu semua dilakukan dalam rangka menyempurnakan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025 serta kesinambungan proses pembangunan di Kota Baubau yang sama kita cintai,”ungkap Yusran Fahim.
Ditambahkan, APBD merupakan jembatan dalam rangka upaya Pemkot Baubau mewujudkan visi Pemerintahan Daerah dan untuk menjawab isu-isu strategis dan permasalahan pembangunan daerah tersebut, Pemkot Baubau melalui Visi RPJMD tahun 2025-2029 yaitu”Baubau kota budaya yang ramah, cerdas sejahtera dan bermartabat”.
baca juga:
- Bertemu dengan Rombongan Rustini Muhaimin, Walikota Baubau HYF Bicara Soal BBM untuk Nelayan dan Alat Cuci Darah di RSUD Baubau untuk Pasien BPJS
- Pj Sekda Baubau Mz Amril Tamim Wakili Wali Kota Akan Dalami Pandangan Umum Fraksi DPRD Atas Raperda Perubahan APBD 2025
Untuk mencapai visi tersebut dilakukan secara bertahap sesuai dengan periode masa bakti Kepala Daerah, pelaksanaannya dimulai dari tahun 2026 sebagai tahap pertama dari lima tahap RPJMD Kota Baubau periode 2025-2029, yang menginginkan Kota Baubau maju dalam berbagai dimensi pembangunan sehingga berdampak kesejahteraan masyarakat.
Pada peningkatan Perubahan Anggaran Dalam RAPBD Kota Baubau TA 2025, Pemkot Baubau bertekad untuk mewujudkan pengelolaan keuangan yang lebih sehat, efektif dan berkelanjutan sehingga menjadi dasar kestabilan ekonomi dan mengoptimalkan alokasi anggaran pada semua sektor pembangunan agar benar-benar efektif serta mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Baubau.(*)












