18 Barisan Ikut Lomba LKBB Tingkat Kota Baubau yang Digelar Dispora
BAUBAU, DT- Ajang kompetisi Lomba Keterampilan Baris-Berbaris (LKBB) merupakan moment yang ditunggu orang tua murid dan masyarakat Kota Baubau. Sedikitnya ada 18 barisan yang mengikuti lomba LKBB tingkat Kota Baubau yang dipusatkan di Kotamara lapangan futsal, Kelurahan NganganaUmala, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. “18 Barisan Ikut Lomba LKBB Tingkat Kota Baubau yang Digelar Dispora,”

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Walikota Baubau Yusran Fahim melalui Asisten I Sekretariat Daerah La Ode Aswad, dan dihadiri oleh berbagai unsur terkait Forkopimda, Camat, Lurah.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Baubau Muhammad Tasdik mengatakan, lomba LKBB pesertanya tidak lain Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah.
“Jadi, ada 18 barisan yang ikut lomba LKBB merupakan rogram kerja Dinas Pemuda dan Olahraga,” tutur Tasdik saat diwawancara pada awak media, Selasa (29/7/2025).
Tasdik Menambahkan, tujuan penyelenggaraan kegiatan ini salah satunya untuk meningkatkan pemahaman dan wawasan pengetahuan baris berbaris bagi peserta didik, serta menanamkan sikap disiplin, patriotisme, dan tanggungjawab membentuk sikap lahir batin yang diarahkan pada terbentuknya watak. Menumbuhkan sikap dan perilaku hidup sehat peserta didik melalui kecintaan terhadap aktivitas olahraga.
“Menumbuhkan motivasi peserta didik untuk menguasai dan meraih prestasi di
bidang olahraga, dan menggali potensi atau bakat olahraga peserta untuk ditampilkan ditingkat Nasional maupun Internasional,”pungkas tasdik.
Hal senada disampaikan Asisten I Sekretaris Daerah La Ode Aswad menuturkan, Tujuan Lomba LKBB bertujuan untuk meningkatkan olahraga, kekompakan, patriotisme, kebugaran, serta berkolaborasi bersama tim.
baca juga:
- Sekolah Rakyat TK Negeri Taman Siswa Baubau Bakal Lounching di Bulan Juli 2025
- Kejuaraan Lomba FLS3N, SDN 3 Katobengke Raih Enam Juara, Ini Dia Nama-namanya
“Jadi anak-anak kalau tidak kompak, tidak disiplin maka kesalahan satu orang mengakibatkan kesalahan tim,”tandasnya.
Aswad berharap, dewan juri harus bersikap netral, jujur dan tidak memihak pada salah satu peserta lomba sehingga dalam perlombaan tersebut melahirkan juara.
“Sapa yang menang di lamba ini bisa mewakili tingkat provinsi bahkan sampai tingkat Nasional,” tutup Aswad.(*)
Baca Berita Lainnya:
Pendaftaran SPMB SD dan SMP di Baubau Dimulai 28 Juni 2025
BAUBAU, DT – Pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) dimulai pada tanggal 28 Juni hingga 2 Juli Tahun 2025. “Pendaftaran SPMB SD dan SMP di Baubau Dimulai 28 Juni 2025.”

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Baubau Eko Prasetya mengatakan, sebelumnya, pendaftaran di tahun 2024 bernama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan tahun 2025 kini berganti nama menjadi SPMB. Pendaftaran SD dan SMP ditahun 2024 di buka 2 gelombang yang pertama jalur zonasi ke Dua prestasi, afirmasi, dan pinda orang tua.
“Maka tahun 2025, semuanya kita kumpulkan 1 tempat. 1 waktu yang sama dari 28 Juni sampai 2 Juli,”beber Kadis Dikbud Kota Baubau saat diwawancara pada awak media, Senin (16/6/2025).
Kemudian untuk pendaftaran SPMB SD dan SMP dapat menggunakan sistemn online seperti tahun sebelumnya dimana sistemnya tersebut akan memberikan kemudahan.
Kadis Dikbud Baubau menjelaskan, penerimaan SPMB SD nampak berbeda dari tahun sebelumnya, pasalnya, dari 100 orang yang mendaftar 75 jalur domisili 25 persen masuk afirmasi dan pindah orang tua. Sementara untuk penerimaan SMP 30 persen jalur domisili sisanya melalui afirmasi dan pindah orang tua.
Meski begtu, SPMB SMP tidak menghalangi masayarakat Kota Baubau mendaftar dimana Sekolah ia tuju asalkan tidak memilih jalur domisili. Karena pada saat mendaftar masyarakat Baubau bisa memilih jalur prestasi.
“Jadi harus pilih jalur prestasi karena jalur prestasi non zona. Karena prestasi yang dinilai seperti nilai report (akademik) sedangkan non akademik mengikuti kejuaraan,”jelasnya.
baca juga:
- Ulama Besar Habib Luthfi Dijadwalkan Bakal Berkunjung ke Sultra, Ini Agendanya
- Memastikan Siswa Siap Ikuti Uji Kompetensi, SMK Negeri 6 Baubau Verifikasi Alat dan Bahan Pada Tiga Jurusan Utama
Kadis Dikbud Baubau berharap tidak ada anak bangsa yang tidak sekolah khususnya di wilayah Baubau.
“Insya Allah semua sekolah seperti yang terjadi tahun 2024,” tutup Eko Prasetya. (*)


