ARTIS

Kabar Duka, Musisi Gustiwiw Meninggal Dunia Usai Terpeleset Dari Kamar Mandi, Pacar Histeris dan Ibu Hampir Pingsan Saat Jenazah Tiba di Rumah Duka

DURASITIMES.COM-Dunia hiburan Indonesia kembali dirundung duka. Musisi muda berbakat Gusti Irwan Wibowo, yang lebih dikenal dengan nama panggung Gustiwiw, dikabarkan meninggal dunia. Kabar tersebut disampaikan langsung oleh komedian dan aktor Ananta Rispo melalui unggahan di media sosialnya, Minggu (15/6/2025). “Kabar Duka, Musisi Gustiwiw Meninggal Dunia Usai Terpeleset Dari Kamar Mandi, Pacar Histeris dan Ibu Hampir Pingsan Saat Jenazah Tiba di Rumah Duka,”

Kabar Duka, Musisi Gustiwiw Meninggal Dunia Usai Terpeleset Dari Kamar Mandi, Pacar Histeris dan Ibu Hampir Pingsan Saat Jenazah Tiba di Rumah Duka
Kabar Duka, Musisi Gustiwiw Meninggal Dunia Usai Terpeleset Dari Kamar Mandi, Pacar Histeris dan Ibu Hampir Pingsan Saat Jenazah Tiba di Rumah Duka

Lewat akun X dan Instagram Stories miliknya, Rispo mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian Gusti. Ia menyebut Gusti sebagai pribadi yang luar biasa baik.

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Saya bersaksi demi Allah, @gustiwiw orang baik, baik banget malah. Semoga tenang dan ditempatkan di tempat terbaik, Allah ampuni dosanya, Allah terima amal ibadahnya, aamiin,” tulis Rispo

Dalam unggahan selanjutnya, Rispo juga mendoakan perjalanan Gusti di alam baru. “Selamat jalan Gusti, untuk perjalanan baru di tempat yang lebih indah,” ujarnya penuh haru.

12

Ucapan duka juga datang dari penyanyi Vidi Aldiano, yang menyampaikan bahwa dirinya sempat berencana untuk membuat pertunjukan bersama Gustiwiw.

“Punya plan untuk bikin pertunjukan bareng sama lo, tapi Tuhan manggil lo duluan… Rest in peace orang baik, Gusti. Makasih sudah bikin hari gue dan banyak orang lainnya bahagia di setiap kehadiran lo. You will be missed,” tulis Vidi dalam Instagram Stories-nya.

Gusti Irwan Wibowo bukan hanya dikenal sebagai musisi, tetapi juga sebagai penata musik, pencipta lagu, penyanyi, penyiar radio, dan komedian. Pria kelahiran Bekasi, 28 November 1999 ini merupakan anak dari musisi senior Indonesia, Timur Priyono.

Karya terakhirnya adalah lagu berjudul Diculik Cinta, yang menjadi soundtrack film GJLS IBUKU IBU-IBU, salah satu film komedi yang sedang tayang di bioskop.

Sementara itu, Suasana duka mendalam menyelimuti kawasan Puri Gading, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, saat jenazah musisi, penyiar radio, dan komedian Gusti Irwan Wibowo atau Gustiwiw tiba di rumah duka, Minggu (15/6/2025) sekitar pukul 14.20 WIB.

Setelah diberangkatkan dari Bandung, tempat almarhum mengembuskan napas terakhir, jenazah Gusti Irwan Wibowo disambut dengan isak tangis dari keluarga dan kerabat yang menunggu di rumah duka.

Nonton Versi Youtubenya:

Tangis pecah saat keranda pelantun lagu Cantikmu Bijaksana itu dibawa masuk ke dalam rumah. Suasana haru makin terasa saat para anggota keluarga histeris melihat jasad komedian yang kini tinggal kenangan.

Kekasih Gusti Irwan Wibowo, Dhea, juga terpukul. Ia tak mampu menyembunyikan kesedihan begitu jenazah tiba di rumah duka.
“Mau lihat Gusti,” ucap Dhea lirih, diselimuti isak tangis di Puri Gading, Bekasi.

Tak hanya kekasih, sejumlah keluarga rekan seprofesi dari dunia hiburan juga terlihat hadir untuk memberikan penghormatan terakhir. Di antara mereka tampak komedian dan selebgram seperti Oza dan Ovi Rangkuti, Apos Hutagaol, hingga musisi Kunto Aji. Wajah-wajah duka tampak terpancar dari para sahabat yang kehilangan sosok ceria dan menginspirasi ini.

13 1

Gusti Irwan Wibowo meninggal dunia di tengah puncak kariernya yang sedang bersinar. Dikenal sebagai sosok multitalenta, ia tak hanya dikenal lewat karya musik dan siaran radionya, tetapi juga karena kehadirannya yang hangat di berbagai konten hiburan digital dan panggung komedi.

Menurut manajernya, Pinkan, Gustiwiw meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di kamar mandi saat berada di sebuah penginapan di Lembang, Bandung. Ia terpeleset dan jatuh yang menyebabkan nyawanya tak tertolong.

baca juga:

  1. Pemutaran Gala Primer Film Komang di Cinemax 2 dan 3 di Baubau, Tiket Habis Terjual, Raim La Ode dan Para Pemain Serta Sutradara Bertemu Langsung Penonton
  2. Penyesalan Vicky Prasetyo Setelah Berbohong Pada Raffi Ahmad Dengan Mengucapkan Pernah Nikah 24 kali

Kepergian mendadak ini menjadi pukulan berat bagi keluarga dan dunia hiburan Tanah Air. Meski telah berpulang, sosok Gusti Irwan Wibowo akan terus dikenang melalui karya dan tawa yang telah ia sebarkan sepanjang hidupnya. (*)

Baca berita lainnya:

Ahmad Dhani Bantah Tuduhan Plagiat Lagu Luar Negeri, Bukan Menjiplak, Saya Beli

DURASITIMES.COM-usisi dan produser Ahmad Dhani angkat bicara soal sejumlah lagu ciptaannya yang disebut-sebut mirip bahkan identik dengan lagu-lagu Barat. Diketahui, beberapa lagu yang dipopulerkan Ahmad Dhani ramai disebut menjiplak lagu luar negeri karena banyaknya kemiripan. “Ahmad Dhani Bantah Tuduhan Plagiat Lagu Luar Negeri, Bukan Menjiplak, Saya Beli.”

Sebelum ramai disebut menjiplak atau plagiat lagu milik orang lain, Ahmad Dhani ternyata sudah menjelaskan tudingan tersebut.

Ahmad Dhani menegaskan, kemiripan tersebut bukan karena penjiplakan, melainkan karena ia secara legal membeli hak adaptasi lagu-lagu tersebut.
“Bukan mirip ya, itu 100 persen sama. Ya lagu Barat itu dong yang keluar duluan,” ujar Ahmad Dhani dalam sebuah wawancara di TVOne beberapa tahun lalu, dikutip Rabu (14/5/2025).

Ahmad Dhani Bantah Tuduhan Plagiat Lagu Luar Negeri, Bukan Menjiplak, Saya Beli
Ahmad Dhani Bantah Tuduhan Plagiat Lagu Luar Negeri, Bukan Menjiplak, Saya Beli

Menurut pentolan Dewa 19 itu, lagu-lagu yang identik tersebut memang telah dibelinya secara resmi untuk dialihbahasakan dan digubah liriknya ke dalam bahasa Indonesia.

“Saya memang beli rights-nya, jadi saya beli haknya untuk ganti liriknya. Itu hal pertama yang saya lakukan,” kata Ahmad Dhani. Ahmad Dhani menyebut contoh lagu “Cinta Mati 2” yang dinyanyikan Mulan Jameela, yang merupakan adaptasi dari lagu milik Sergio Mendes.

Ahmad Dhani juga menyebut lagu lain yang dibelinya dari musisi bernama Steven Simons. Menurut Ahmad Dhani, apa yang ia lakukan adalah lumrah, selain dirinya Ahmad Dhani menyebut ada juga band Indonesia yang melakukan hal serupa. Kata Ahmad Dhani, band tersebut adalah The Overtunes lewat lagu “Sayap Pelindungmu” yang mengalihbahasakan lagu milik Backstreet Boys berjudul “Center of Gravity”.

“Sekarang hal seperti itu sudah jadi tren. Banyak perusahaan rekaman yang melakukan hal serupa. Misalnya The Overtunes, lagunya dari Backstreet Boys yang dialihbahasakan,” ujar Dhani. Ahmad Dhani menegaskan bahwa langkahnya ini adalah bentuk profesionalisme dalam industri musik, dengan menghormati hak cipta dan membeli lisensi secara resmi.

Nonton versi Youtubenya dengan Judul yang sama:

Ahmad Dhani Bantah Tuduhan Plagiat Lagu Luar Negeri, Bukan Menjiplak, Saya Beli

 

Ahmad Dhani melihat, ramainya anggapan plagiat karena banyak yang belum tahu tentang mekanisme seperti membeli lisensi lagu atau mekanisme lainnya seperti advance royalty.

Sebagai informasi, “Rights” dalam lagu, dalam konteks hak cipta, mengacu pada hak eksklusif yang dimiliki oleh pencipta lagu atau pemegang hak cipta atas penggunaan karya mereka.

Hak ini mencakup berbagai aspek, termasuk hak untuk mengumumkan, menggunakan secara publik, dan mengizinkan penggunaan karya mereka oleh orang lain. Rights dalam konteks hak cipta terdapat beberapa elaborasinya, seperti Hak Cipta Lagu, Performing Rights, Mechanical Rights, dan Royalti.

Setidaknya ada tiga lagu Ahmad Dhani yang punya banyak kemiripan, seperti lagu “Jika Surga Dan Neraka Tak Pernah Ada” (2004) yang dinyanyikan Chrisye featuring Ahmad Dhani dengan lagu Stephen Simmonds, musisi Swedia yang berjudul “Tears Never Dry” (1997). Lalu lagu “Cinta Mati 2” – Mulan Jameela (2009) yang mirip dengan “Real Life” milik Sergio Mendes (1984), musisi terkenal asal Brasil.

Kemudian ada lagu “Cinta Mati 3” – Mulan Jameela (2010) yang mirip dengan “Do You Believe in Love” milik Michael English (1991).

Sebelumnya Pernyataan Bimo eks drummer Netral tentang tak ada musik asli yang dibuat musisi Indonesia mendadak viral menjadi sorotan karena potongan video yang beredar.

Bimo yang juga pernah bergabung dengan Ahmad Band hingga Romeo ini mengatakan bahwa musisi Indonesia belum bisa disebut legendaris. “Enggak ada yang legend,” kata Bimo dikutip dari YouTube Nanda Persada, Rabu (14/5/2025).

“Musisi Indonesia itu enggak ada yang legend, nyontek semua konsepnya,” sambungnya. Baca juga: Digelar September, Summer Lime Fest 2023 Hadirkan NTRL hingga Seringai Pernyataan Bimo tersebut dipotong dan kemudian dikaitkan dengan lagu ciptaan Ahmad Dhani yang dinyanyikan bersama mendiang Chrisye “Jika Surga dan Neraka Tak Pernah Ada”.

Lagu tersebut dianggap plagiat dari lagu berjudul “Tears Never Dry” dari Stephen Simmonds. Dhani sendiri sempat menanggapi kehebohan ini dan menjelaskan bahwa dirinya bukan melakukan plagiat karena sudah membeli hak ciptanya. Sehingga Dhani bisa melakukan gubahan secara resmi terhadap lirik lagu tersebut.

Sementara itu, Bimo yang dikenal memiliki hubungan baik dengan Ahmad Dhani sebenarnya dalam potongan video itu menjelaskan alasannya mengutarakan hal tersebut.

baca juga:

  1. Pemutaran Gala Primer Film Komang di Cinemax 2 dan 3 di Baubau, Tiket Habis Terjual, Raim La Ode dan Para Pemain Serta Sutradara Bertemu Langsung Penonton
  2. Penyesalan Vicky Prasetyo Setelah Berbohong Pada Raffi Ahmad Dengan Mengucapkan Pernah Nikah 24 kali

 

Bimo mengatakan, walaupun banyak lagu hits berhasil diciptakan, tapi Bimo memandang sampai saat ini belum ada yang bisa membuat revolusi di industri musik. “Kalau lagunya hits, iya. Cuma kalau originalitasnya enggak ada,” tutur Bimo.

“Nyiptain suatu genre baru yang ibaratnya bisa membuat revolusi musik dunia, enggak ada setahu gue,” lanjutnya. Bimo membandingkan dengan musisi luar negeri yang berhasil menciptakan genre musik baru.

“Kalau di Barat ada Beatles nyiptain genre, Nirvana nyiptain genre, Bob Dylan nyiptain genre,” kata Bimo. “Indonesia enggak ada,” jelasnya. Dalam video yang sama, Bimo juga sebenarnya memuji sosok Dhani yang dinilainya sebagai musisi jenius yang berbakat.(*)

 

Visited 41 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *